Catatan Kecil Keluarga Nara

Abadikan lewat tulisan agar jadi kisah klasik di masa depan



Home / [Trip] Mengenal Budaya Karo


[Trip] Mengenal Budaya Karo

0 thoughts on “[Trip] Mengenal Budaya Karo”

  1. Mungkin Anak beru itu kalau di jawa anak baru ya, Bun. Jadinya masih berada dibawah, lha wong baru. πŸ™‚

    Tentang tatanan sosia aneh juga ya, Bun. Bagaimana bisa, kalau yang mau dibicarakan adalah bersifat rahasia gimana tuh? πŸ™‚

    Budaya di karo itu unik. πŸ™‚

  2. ada Batak Angkola juga …..
    di Tapanuli Selatan …, iya emang ada aturan nggak boleh ngomong langsung
    misalnya suamiku tak boleh ngobrol dengan istri adikku … tapi jaman sekarang sih sudah tak terlalu diikuti lagi

    • Jadi klo sekarang udah banyak yang bisa dan biasa bercakap-cakap dengan mertua atau ipar ya bun?
      Klo kata pemandu saya itu, klo yang diluar sumatra (diperantauan) emang udah mulai tidak terlalu ketat. Tapi klo yang masih di sumatra, masih tegak aturannya

  3. SElama ini yang saya kenali dan ketahui hanyalah generalisasi, semuanya batak. Meskipun beberapa kali sudah mendengar tentang adanya Batak Karo, Batak Toba, Batak Pakpak, Batak Sialungun, dan Batak mandailing. Termasuk tentang adanya ketabuah dalam berbicara dengan seseorang adalah sesuatu yang baru saya dengar kali ini.

  4. Belum paham si, tapi menambah wawasanku nih, Mbak Nanik…

  5. Senangnya menjalankan tugas sambil belajar budaya suku lain dan berbagi dengan kami.

    • iya, senang klo pas tugas pemandunya ramah dan antusias menceritakan tentang daerahnya, pengetahuan saya jadi nambah banyak soal budaya tempat-tempat yang saya kunjungi

  6. terima kasih mbak Nik, jadi tambah wawasan ne….

  7. Terakhir blogwalking dua tahun lalu, ternyata sekarang sudah banyak yang berubah.. banyak kaum hawa yang jago ngeblog. hebat!

  8. Seru ya, punya kesempatan berkunjung ke daerah orang, berwisata sekaligus belajar budaya.

  9. Oh saya baru denger perbedaan ini Mbak. Tahu sih ada nama-namanya tapi tidak mengerti apa bedanya secara detail. Terimakasih atas sharingnya..

  10. baru tahu ternyata banyak macamnya ya mbak πŸ™‚

  11. Wah, jadi kepengen jalan-jalan kesama Mbak…berarti adat Karo mirip sama adat Minang mbak. Kalau di Batak ada marga, di Minang ada suku. Kalau mau nikah, ga boleh antara suku yang sama. Kalau tetap nekad nikah sama orang yang sukunya sama, bakalan diusir juga dari kampung. πŸ™‚

  12. Aku orang Minang mbak, makanya aku rasa Budaya Batak ini mirip sama budaya Minang…:-)

  13. Indonesia memang nedara yang kaya raya ya, tak hanya sumber daya alam yang melimpah, tapi kebudayaan yang beragam, sudah sepatutnya pemerintah memperhatikan dan melestarikan setiap budaya nusantara

  14. Pingback:Dari BERAT menjadi BERKAT | RyNaRi

  15. wah, menyenangkan sekali perjalanan ini ya Bu..
    saya jadi tahu banyak hal dari cerita ini. terima kasih ya…

  16. marga karo ada berapa ya?

Setiap jejak yang Anda tinggalkan akan sangat berarti bagi sang penulis

%d bloggers like this: