Catatan Kecil Keluarga Nara

Abadikan lewat tulisan agar jadi kisah klasik di masa depan



Home / Kala Si Bocah Membalikkan Kalimat Orang Tuanya


Kala Si Bocah Membalikkan Kalimat Orang Tuanya

0 thoughts on “Kala Si Bocah Membalikkan Kalimat Orang Tuanya”

  1. Belajar dan di tegur sama anak sendiri memang paling afdol…

    Punya cerita sedikit, tentang Bapaknya anak2 Ramadhan kemarin sholat tarawihnya gak bolong blas, karena teguran si kecil begini : ayooo Pak traweh, di dawuhi Pak Kyai lho Pak..ketika Bapaknya masih leyeh2 di depan TV…padahal adzan Isya sudah berkumandang….. langsung deng berangkat ke mesjid !

  2. iya setuju mbak Nik,,, jika kata dan perbuatan kita sama akan lebih mudah untuk di tularkan…

  3. kadang tindakan emang lebih “berbicara” daripada kata2 ya..salam kenal πŸ™‚

  4. setuju sekali mbak dengan kalimat kalimat penutupnya πŸ™‚

  5. Duh pandainya babang dan dd memahami nasihat mama. Senada dengan Jeng Ely, penutup yang membahagiakan. Salam

  6. Lisa armis says:

    Bu Nanik benar!Terkadang apa yang kita ajarkan bertentangan dengan apa yang kita lakukan. Kemarin saya bikin kue bolu pandan. Kurang hijau dengan daun suji, saya tambahkan pewarna. Anak – anak protes;” katanya kami ga boleh makan makanan dan minum minuman yang berpengawet dan berpewarna…tuh, ibu bikin kue aja pake pewarna. Nanti kami ga mau ah makan kuenya klu udah masak!”. Saya jadi menyesal. Tapi ga mungkin dong kuenya saya buang….jadi saya beralasan ini dikit kok ditambahkan.

Setiap jejak yang Anda tinggalkan akan sangat berarti bagi sang penulis

%d bloggers like this: