Catatan Kecil Keluarga Nara

Abadikan lewat tulisan agar jadi kisah klasik di masa depan



Home / Merapat ke Pejabat, Urusan jadi Lancar?


Merapat ke Pejabat, Urusan jadi Lancar?

0 thoughts on “Merapat ke Pejabat, Urusan jadi Lancar?”

  1. Agak aneh memang mba harus begitu-begitu.. Salut sama sikapnya. Reeki insyaAllah memang sudah diatur ya mba..

  2. jadi begitu ya…

  3. Masalah rejeki, kalau memang sudah menjadi jatah saya, saya yakin nggak akan kemana dan tidak ada manusia yang dapat menghalanginya—> Setuju 😀

    Rejeki tidak akan pernah tertukar mbak, semoga segala sesuatunya akan dimudahkan oleh Allah..

  4. Mbak nani berprinsip… sip… teruskan mbak….

  5. Hehehehe. ..
    Saya sering mendengar hal2 semacam itu di Kantor, Mba. Ada yang langsung sigap, ada juga yang mengabaikan untuk bertemu langsung dg pimpinan.

    Yaaa, lagi2 itu pilihan, ya. 🙂 Salam buat si ganteng Satria dan si Manis Nay. ^_*

  6. jd inget wkt ngurussurat surat buat pindah kesini mbak 🙂

  7. Menarik juga untuk coba menghadap beliau dengan prasangka awal positif Jeng Naniek saja sehingga bisa tahu yang sebenarnya. Sehingga kita memiliki penilaian sendiri yang tidak terlalu dipengaruhi penilaian teman lain.
    Selamat berkarya Jeng.

  8. Agak-agak aneh kalau satu permasalahan yaitu SK, dsikapi degan kebijakan yang berbeda buat setiap orang. Apalagi pake bawa-bawa suami segala, duh, nggak ada hubungannya kali…
    Sepakat mbak, merapat itu bukan ke pejabat, tapi pada Allah Swt.
    🙂

Setiap jejak yang Anda tinggalkan akan sangat berarti bagi sang penulis

%d bloggers like this: