Keluarga Nara

Abadikan lewat tulisan agar jadi kisah klasik di masa depan



Home / Ke Surabaya Ketemu Bu Risma


Ke Surabaya Ketemu Bu Risma

0 thoughts on “Ke Surabaya Ketemu Bu Risma”

  1. Semoga diluar sana banyak bu risma2 yang jujur dan mengayomi warganya

  2. Satu lagi berita bagus tentang beliau. Saya sebelumnya membaca tentang ini di blog lain dan beliau luar biasa dengan mengatakan kesalahan memang ada di pemimpin kalau misalkan di suatu organisasi ada yang berjalan tidak sebagaimana seharusnya. Salut!

  3. Sangat sedikit sekali pemimpin seperti bu risma..

  4. pimpinanlah untuk mendidik anak buahnya agar tidak menjadi “bajingan” … ini luar biasa … seorang pemimpin yang bertanggung jawab atas pekerjaan dan perbuatan anak buahnya …

    dan saya salut juga … Bu Risma langsung follow up pengaduan …
    tentu saja … yang mengadu juga harus mau bertanggung jawab atas aduannya

    salam saya Mbak Nanik

    (24/3 : 7)

    • iya pak, si pengadu langsung gelagapan waktu bu risma minta diambilkan hp, mau langsung telp staff yang diadukannya. mungkin nggak menyangka juga reaksinya bakal secepat itu 🙂

  5. aku ketemu sekali ama ibu Risma, orangnya sederhana banget ya

  6. Semoga ada banyak Bu Risma Bu Risma lain ya Mbak…

  7. Hebat ya bu risma ini. Mirip jokowi dan pak karwo juga sebenernya. Mirip ahok juga. Mereka setipe semua. Jika saja pemimpin seperti mereka makin banyak.

  8. Semoga segera lahir pemimpin-pemimpin seperti bu Risma berikutnya,
    yang ingat bahwa pertanggung jawabannya bukan hanya saat ini.
    *tahu sosok beliau cuma di acara mata**** dan wawancara tv lainnya.

  9. meminta pengamen untuk menyanyi di taman dan dibayar. ini solusi jitu untuk mengatasi masalah

  10. Mengagumi tampilan beliau di mata Najwa dan kini di postingan Jeng Naniek. Pemimpin yang mau memimpin dengan keteladanan beliau. Salam

  11. Semoga Bu Risma diberi kesehatan dan kekuatan agar bisa memimpin yang cakupan wilayahnya lebih luas lagi. Rakyat Indonesia sudah lama merindukan pemimpin yang seperti ini 🙂

    • Waktu ditanyakan kesediaannya untuk memimpin Indonesia, beliau menggeleng. Bagaimana kalau jatim, beliau bilang “Nggak. suroboyo wae mumet opo meneh jatim”. Bagaimana kalau surabaya untuk periode kedua, beliau tersenyum sambil tetap menggeleng

Setiap jejak yang Anda tinggalkan akan sangat berarti bagi sang penulis

%d bloggers like this: