Catatan Kecil Keluarga Nara

Abadikan lewat tulisan agar jadi kisah klasik di masa depan



Home / Betavila, Si Merah yang Merebut Perhatian


Betavila, Si Merah yang Merebut Perhatian

16 thoughts on “Betavila, Si Merah yang Merebut Perhatian”

  1. Masya Allah.. segar banget liatnya mbak. Iya namanya cantik yaa.. awalnya dikira nama cewek gitu mbak. hehehe salam kenal ya mbak šŸ™‚

  2. ahhhhh itu satu tangkainya banyak sekali yang bergelantunga. Rasanya gimana Mak, lebih maniskah dari tomat biasa? Kalo panen raya harga jadi terjun bebas ya Mak…. ahhhh kapan harga sayur bisa memakmurkan petani ya

    • Iya lebih manis, kulit buahnya tebal. Lebih tahan lama, tidak cepat membusuk. Klo sudah berbuah bisa 6-8 kali panen (selang 2 atau 3 hari). Pas panen pertama dapat harga 3000 per kilo. Makin lama makin turun, metik terakhir dihargai 1800 per kilo

  3. Aku selalu senang melihat kebun-kebun sayur dan buah. Tapi begitu nanam, sendiri gagal. Aku orangnya nggak telaten mba. Padahal mesti rajin merawat.

    • Kalau saya seneng lihat dan makan hasilnya mbak hehehe… saya juga nggak telaten merawat, selama ini suami aja yang ngurusi tanamannya

  4. Gimana dg masalah hama mbak??
    Sering terjadi tanaman sudah cukup besar…kena penyakit…daunnya bercak2 putih lalu mengering. Sehingga tidak bisa berbuah.??

    • Di kasih obat sebelum kejadian, paling tidak seminggu sekali di semprot, untuk menghindari ada penyakit pada daun. Kalau sudah berbuah, bisa tiga hari sekali disemprot supaya buahnya aman dari hama

  5. aduh rasanay mau metik saja, aku suka sekali metik sayur dan buah di kebun, dulu sering diajak ibuku lagi kecil

  6. Ya ampun mba, seger lihat tomat-tomatnya. Dulu saya pernah menanam tomat, cuman gagal hiks.

  7. Kelihatan segar, ya? šŸ˜€ Apalagi hasil sendiri.

  8. wah si Betavi;a cantik bener..
    selalu tergoda deh kalau lihat tomat segar memerah begitu, pengen langsung dilalap aja

Setiap jejak yang Anda tinggalkan akan sangat berarti bagi sang penulis

%d bloggers like this: