mengatasi balita susah makan

5 Tips Jitu Mengatasi Anak Balita Susah Makan

Bunda memiliki anak balita yang susah banget kalau di suruh makan? Atau kalau mau makan, pengennya menu yang itu itu aja? Kalau iya, jangan cemas, banyak temannya kok hehehe…. Artinya banyak teman yang bisa diajak sharing, bagaimana menjadikan anak yang semula susah makan, menjadi anak yang semangat kala jam makan tiba.

mengatasi balita susah makan

Tentunya diperlukan kesabaran untuk mengubah hal ini, kesabaran berlapis dalam diri Bunda dalam menghadapi anak yang susah makan. Nah, saya bakal membagikan tips jitu cara mengatasi balita susah makan. Tips ini sudah saya praktekkan pada anak-anak, alhamdulillah berhasil.

Mulai dengan Porsi Kecil

Biasakan memberi makan pada anak dengan porsi kecil. Jika anak pengen nambah, tinggal diambilkan lagi. Porsi makan karbo/nasi itu adalah sekepalan tangan. Kalau untuk makan si kecil, tentu saja pakai ukuran kepalan tangan dia. Jangan pakai ukuran kepalan tangan kita.

Jangan lupa juga untuk menerapkan gizi seimbang. Ikuti aja panduan isi piringku.

isi piringku

Jadilah Role Model bagi Anak

Anak-anak adalah peniru ulung. Mereka bisa dengan cepat menirukan apa yang dilihatnya dilakukan/diucapkan oleh orang dewasa disekitarnya. Termasuk juga dalam soal makan.

Jika ingin anak makan sayur, maka Bunda juga harus menyediakan sayur dan memakan sayuran tersebut sehingga anak melihatnya. Biarkan anak melihat bahwa Bunda menikmati banget makan sayuran itu. Sekali dua kali mungkin dia masih akan cuek. Jangan putus asa. Jika sering melihat Bundanya sangat menikmati makan sayur, lama kelamaan anak akan penasaran dan ingin makan sayur juga.

Jangan sampai hanya di level membujuk dengan manis ataupun memerintah dengan tegas saja, sementara Bunda tidak melakukan hal itu.

Jika ingin anak gemar makan buah, maka kenalkan aneka buah-buahan sejak dini. Usahakan pula selalu menyediakan buah di rumah. Tak perlu buah yang mahal apalagi import. Buah lokal pun tak kalah banyak variasi dan juga nutrisinya.

mengatasi balita susah makan

Jangan ada Paksaan

Salah satu sifat dasar manusia itu adalah tidak suka di paksa. Melakukan sesuatu secara terpaksa pasti tidak akan optimal hasilnya. Demikian pula dalam urusan makan.

Jika saat ini anak belum mau makan brokoli yang ada dalam sayur sop yang bunda sajikan, jangan di paksa untuk memakannya. Terima dulu penolakannya. Mengalah sejenak pada anak demi untuk menang.

Besok, bikin lagi sayur brokoli. Kalau dia masih menolak, jangan putus asa. jangan menyerah. Baru 2 kali di tolak masa mau menyerah?

Dulu saya pernah ikut seminar parenting, salah satu narasumber mengatakan bahwa pembiasaan dalam hal makan itu butuh waktu.

“Coba sampai 30 kali memberikan menu brokoli. Kalau anak tetap tidak mau, baru Anda boleh menyerah.”

30 kali?

Iya, 30 kali. Makanya di atas tadi kan saya sebutkan, bahwa Bunda harus memiliki kesabaran berlapis soal membiasakan makan pada anak. Soalnya, menurut para ahli seorang balita bisa menolak makanan tertentu sebanyak 10 kali hingga akhirnya menyukainya. Bunda, sudah berapa kali konsisten memberikan menu dengan bahan pokok salah satu sayuran pada anak?

Tentunya jangan sampai brokolinya di sayur sop terus. Bunda harus kreatif membuat menu berbahan brokoli. Kreatif juga dalam penyajiannya. kalau visualnya bagus, rasanya enak, anak pasti bakalan suka.

Konsisten Menciptakan Pola Makan yang Baik

Saat makan, usahakan menghindari hal-hal yang bisa menganggu fokus anak pada makanan yang ada dihadapannya. Jangan sambil nonton TV ataupun melihat hp.

Susah?

Banget.

Apalagi saya dulu biasa kalau nyuapin anak tuh sambil saya ajak ke taman. Lihat burung-burung terbang, sambil lari-larian, sesekali hap, nggak terasa menu sepiring bisa habis.

Baca juga : 4 Aktivitas Seru di Taman

Bahkan dulu sampai berdebat sama suami. Suami nggak suka kalau saya ngasih makan anak sambil jalan-jalan. Makan itu ya di rumah, duduk manis menghadapi makanannya. Soalnya saya yakin, kalau duduk manis, pasti makanannya nggak akan habis.

Terus saya tantang suami buat ngajak anak-anak makan, di rumah saja. Duduk manis. Hari pertama makannya sedikit dan lama. Hari kedua makannya sedikit dan lama. Hari ketiga mulai agak banyak, tapi masih lama.

Setelah seminggu membiasakan ini, akhirnya makannya bisa habis dalam waktu yang tidak terlalu lama. Triknya adalah, suami bilang ke anak kalau makannya cepat selesai, maka setelah makan boleh main ke taman. Jangan pakai bahasa ancaman ya Bun.

“Toto nggak boleh main ke taman kalau makanannya belum habis”

Jangan begitu, kalau pakai kalimat itu maka anak akan merasa tertekan. kalau dia merasa tertekan, malah bisa rewel. Coba gunakan kalimat lain yang intinya sama. Misalnya

“Mama tahu Toto pengen banget main ke taman. Iya, kan? Tapi lari-larian di taman itu kan butuh tenaga, bisa bikin haus juga. Biar Toto kuat larinya, makan dulu ya, makanan ini nanti akan jadi tenaga. Jadi Toto nanti pasti kuat, Mama bisa kalah nih lomba lari ngejar Toto”

Motivasi anak awalnya memang biar segera boleh main ke taman. Tapi kan dia akhirnya terbiasa makan tenang dan fokus pada makanan yang ada di depannya. Semakin anak besar, taman sudah tak menarik lagi baginya. Tapi kebiasaan makan dengan baik ini, akan tetap terbawa.

Satu lagi, suami istri harus sepakat dalam soal aturan makan dan tetap konsisten di hadapan anak. Jangan sampai saat Bunda sedang berusaha merayu agar anak mau makan sayur, eh si ayah malah menyodorkan ayam goreng. Buyar deh.

Ekspresif dalam Berkisah Soal Makanan

Anak-anak suka sekali mendengarkan dongeng. Apalagi kalau Bunda membawakan dongeng dengan ekspresif, bisa mengubah-ubah nada suara saat mengilustrasikan dialog tokoh-tokoh dalam dongeng.

Cobalah ekspresif juga dalam menunjukkan bahwa sayuran itu rasanya lezat. Buah itu rasanya manis. Melihat ekspresi Bunda, anak pasti bakalan tertarik untuk mencobanya.

mengatasi anak susah makan sayur
Dongeng ibu dan anak Gambas, bakal jadi sayur apa ya….

Jika anak memiliki boneka kesayangan, Bunda bisa memanfaatkannya. Misalnya, Toto sayang banget sama boneka kuda poni. Maka saya memanfaatkan boneka itu untuk mengajarkan banyak hal, termasuk soal makanan.

Jika saya ingin Toto makan dengan sayur bayam, maka yang pertama saya ajak makan adalah bonekanya, setelah itu baru ngajak Toto.

“Poni…., ayo makan sama sayur bayam, biar badanmu kuat”

Biasanya Toto bakal protes, katanya Poni kan boneka, mana bisa makan.

Baru deh masuk ke intinya

“Oh iya, mama sampai lupa kalau Poni nggak bisa makan. Kalau gitu, Toto aja yang makan sayur bayamnya ya. Biar Toto kuat, bisa gendong poni kemana-aman.”

Penutup

Itu tadi pengalaman saya dalam mengatasi anak susah makan. Intinya emang sabar dan harus kreatif. Semoga bermanfaat. Kalau Bunda punya pengalaman lain, boleh banget sharing di kolom komentar.

26 comments

  1. anak pertamaku sdh lewat masa susah makan. nah yg kedua nih, saya msh butuh proses. dia ogah makan sayur. salah satu bantahannya : sapi kan makan sayur, jd elo makan sapi aja kan sama aja udah makan sayur :d

  2. Gemesh sama Toto..ya ampun itu gambasnya juga seger bangets. Memang kala anak balita susah makan itu pusing kepala. Mesti sabar dan kreatif kita ya , juga beri teladan . Jangan emaknya ga suka sayur maksa anak makan sayur …Kalau aku karena dari kecil kikrik(pilah-pilih makanan), sempat kuatir anak-anak gitu..syukur dapat suami tipe makan apa aja hahaha…jadi anak-anak masih lihat bapaknya, dan sayur segala macam termasuk mudah dimakan

  3. ini yang masih jadi PR-ku, mbak. Anakku itu alhamdulillah mau mencoba menu makanan baru. Porsi makanannya sudah OK tapi kok BB seret, yah. Jadinya aku bolehin dia makan sambil main HP supaya lebih banyak makanan yang masuk. Harusnya mah enggak, fokus aja tapi ya gitu BB dia itu lho. Ada saran, mbak?

  4. Anakku alhamdulillah jarang drama urusan makan, tapi sebelum usia 2 tahun memang lebih serinh drama. Mungkin sekarang jauh lebih baik karena sudah bisa menyampaikan apa yang dia mau, misal hari ini mau makan sama apa gitu. Saya sih selalu ngikutin maunya dia, tapi tetap saya usahakan pedoman gizi seimbang dan betul banget lho mbak penting sekali orangtua berusaha menggambarkan makanan dengan cerita yang enak hahaha.. Saya pun sering bercerita soal sayuran dan anak saya sukaaa banget sayur

  5. Masakkin selama 30 hari itu aku salut padamu Mba β˜ΊοΈπŸ‘ Yg aku noticed sih beda anak kadang beda kemauan makannya. Jadi aku liat kebiasaannya, terus disesuaikan. Bener banget sebaiknya jangan dipaksa ☺️

  6. Kalimatnya bener2 halus ya mba, pelan2. Anak jadi ngerti kenapa harus maem. Sebelum main butuh tenaga. Bisa dicoba untuk anak lanang aku yg baru mau 2 tahun..makanan bervariasi
    Gumuuush Toto.

  7. wah ini sulit abnget ya, lihat anak orang kalau sudah susah makan bikin emosi ibunya, alhamdulilah kedua anakku gak ada yg susah makan

  8. Memang memerlukoan stok kesabaran yang full dan juga harus kreatif menyajikan menu. Semoga anak-anak nggak ada gerakan tutup mulut lagi ya.

  9. Dulu saya diberi tahu bahwa salah satu penyebab anak susah makan adalah karena tekstur makanan yang memang susah diolah oleh gigi mereka yang masih mungil. Jadi saya atasi dengan kasih makanan yang lebih gampang dikunyah.

    Kita memang mesti sabar kalau mau meminta balita menghabiskan makanannya. Karena kalau balita nggak menghabiskan makanan, nanti tumbuh kembangnya terganggu.

  10. Hahahaaa..Toto lucu inii, Poninya harus sehat juga yaa.
    Iya banget mak, ada masanya anak2 GTM, harus pinter2nya orang tua dan kreatif memberikan makanan buat anaknya yaa dan yang terpenting adalah kesabaran.

  11. Langsung ingat pengalaman sama putriku Yasmin.
    Sepertinya aku memang belum maksimal sabarnya, saat itu.
    Hahaha.
    … dan juga kurang variatif masakanku.

    Bertambah lagi nih referensi tips jitu mengatasi balita susah makan.

  12. Memang diperlukan konsistensi dan kesabaran menghadapi balita susah makan ya. Terutama saat ngasih menu yang mereka nggak suka. Nggak boleh dipaksa nanti malah jadi trauma mereka. Kalau saya waktu itu memang kurang sabarnya, jadi sekarang anaknya ya meski sudah nggak susah makan tapi jadi picky eater huhuhu

  13. Wow sabarnya sampai 30 kali, aku keknya kurang sabar nih hehe
    Anakku no 1 pemakan segala, yg kedua nih agak susah. Buah aja dia cuma suka pisang huhu. Untungnya belakangan dia udah tertarik makan segala macam sayur dan buah mulai nambah, krn melihat temannya atau org lain di YT makan πŸ˜€

  14. wah iya ya mbak menghadapi anak susah makan memang harus kreatif dan sabar ya mbak
    anak anakku susah makan dan picky eater

  15. Doyan makan anaknya gembilll. Aku pun alhamdulillah anak doyan makan apa saja mak. Kalau dia ga mau ya sudah setop ga nawarin. Tapi untung aman masalah makan

  16. Kreatif banget idenya..gak sedikit ibuk yang kurang telaten dan sabar jadinya malah makan serasa dipaksa ya.. Semangat sabar mengatasi anak susah makan..

  17. semua terkesima membaca 30 kali cara mengubah mindset anak ke makanan tertentu!
    Aku sih waktu itu santuy, ya makluuum mbak Naniek, aku kan anaknya banyak, deket deket pula jarak lahirnya… gampang buat disuapin!

    Intinya sih, aku menyuapin pake suasana fun, dan saat mereka beneran lapar, jadi jamnya memang udah aku atur sedemikian rupa

  18. Bener yaa, kak… menjadi Ibu itu kudu paket lengkap.
    Saat anak susah makan, berarti orangtuanya kudu lebih aktif lagi eksplorasi berbagai menu. Sehingga lebih banyak rasa yang dikenal oleh lidah sang anak.

  19. Luar biasa mbak pengalamannya, nggak gampang buat ajarin anak makan itu. Aku jadi inget adikku waktu balita dulu makannya pilih-pilih, kebawa sampe besar jadi malesin kalau diajak traveling tuh. Wkwk. Aku nggak mau kejadian nanti ke anakku, intinya harus sabar ya mbak.

  20. Iya, inget banget dulu keponakanku bilang.. Mau makan bayem biar kuat seperti Popeye haha.
    Aku percaya, role model ini sangat berpengaruh. Salah satunya untuk urusan makan sayur, ala bisa karena biasa. Lihat ortu ya suka makan sayur buah, insya Allah anak anak ikutan juga. Pengalaman banget ini di anakku

  21. Jadi ingat kisah pribadi mengajarkan mereka makan sayur. Mereka sampai jatuh sakit karena kekeuh mau makan tanpa sayur. Akhirnya setelah pengalaman diopname, baru deh pada request sop lah, Bayam bobor lah haduh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *