WisataKu

Bepergian dengan Kereta Api itu Aman, Nyaman dan Pastinya Selamat Sampai Tujuan

“Nan, ada info seminar nih”

Seorang sahabat, yang tahu kalau saya sedang suka menghadiri seminar, memberitahu kalau bakal ada seminar yang topiknya memang saya suka. Segera saya lihat flyer yang dikirimkannya. Hmm… lokasinya di Bandung. Lalu saya lihat jadwal saya, kebetulan di tanggal itu saya tidak ada kegiatan. Jadi saya putuskan untuk mendaftar.

Setelah mendaftar, selanjutnya adalah memilih moda transportasi yang akan digunakan. Pilihannya adalah naik bus, kereta api dan pesawat. Karena ini pakai biaya sendiri, pilihan naik pesawat pasti saya coret, beda kalau dibiayai kantor hehehe…. Naik bus, juga saya coret. Pasalnya saya ini walau sudah sering bepergian, kadang masih mengalami mabuk darat kalau bepergian dengan bus. Lagian bisa saja macet dalam perjalanan, bisa terlambat saya datang ke acara seminar. Jadi akhirnya pilihannya adalah naik kereta api.

Ada dua kereta api yang melayani rute Malang-Bandung pp yaitu Malabar dan Mutiara Selatan. Setelah melihat jadwal keberangkatannya, saya memilih menggunakan kereta Malabar. Kereta Malabar ini ada tiga kelas, yaitu eksekutif, bisnis dan ekonomi. Harganya bervariasi untuk setiap kelas. Saya memilih kelas bisnis, dengan pertimbangan agar nyaman dalam perjalanan.

Untuk pemesanan tiketnya, saya lakukan di minimarket dekat rumah. Setelah memilih tempat duduk dan melakukan pembayaran, saya mendapat struk yang berisi kode booking. Kayak mau naik pesawat ya, ada kode bookingnya.

Saat hari H keberangkatan, meluncurlah saya ke stasiun Malang. Di Stasiun Malang tinggal melakukan chek in secara mandiri, dengan cara memasukkan kode booking pembelian tiket. Selanjutnya mesin cetak akan mengeluarkan boarding pass yang berisi keterangan tentang keberangkatan, dilengkapi kursi tempat duduk. Setelah chek in barulah masuk ruang tunggu dengan terlebih dahulu menunjukkan boarding pass dan kartu identitas pada petugas.

Dalam perjalanan ke Bandung, kereta Malabar singgah di beberapa stasiun untuk menaikkan dan juga menurunkan penumpang. Stasiun-stasiun yang disinggahi antara lain Kepanjen, Blitar, Tulungagung, Kediri, Madiun, Solo, Jogjakarta, Kroya, Banjar, Tasikmalaya, Cipeundeuy, Kiara Condong dan berakhir di Bandung. Kalau ada stasiun yang disinggahi namun terlewat tak saya sebutkan, berarti saat berhenti distasiun itu, saya sedang tertidur.

Tempat duduk untuk kelas bisnis adalah 2-2. Di kelas bisnis, semua kursi menghadap arah yang sama, sementara untuk kelas ekonomi, kursi tempat duduk saling berhadapan.

tempat duduk kereta malabar

Malang-Bandung berjarak sekitar 700 km.  Dari Malang berangkat pukul 16.00, sampai di Bandung pukul 08.06 keesokan harinya. Jadi total 16 jam saya duduk di kursi kereta. Perjalanan selama itu, pasti akan membosankan kalau cuma diisi dengan duduk diam saja. Gerbong dan tempat duduk nyaman, gerbong ber AC, ada layar televisi di setiap gerbong yang menayangkan hiburan, ada restoran juga. Kalau saya sih, yang paling penting ada colokan listrik. penting banget, jadi handphone bisa tetap full baterainya, kalau pengen nyambi kerja pakai laptop juga bisa.

Karena perjalanannya malam hari, gerbong juga ber AC, jadinya makin terasa dingin. Sebaiknya sih bawa jaket, biar nggak masuk angin, apalagi buat yang nggak terbiasa dengan AC. Tapi kalau pas nggak bawa jaket, bisa kok sewa selimut. Untuk penumpang di kelas eksekutif, sudah disediakan bantal dan juga selimut. Sementara untuk kelas bisnis dan ekonomi tidak tersedia. Penumpang bisa menyewa, dengan tarif Rp 7.000,00 untuk bantal dan Rp 10.000,00 untuk selimutnya. Bantalnya keras dari bahan busa, kalau selimutnya wangi dan nyaman.

Menjelang pukul 8 pagi, saya sampai di stasiun Bandung. Masih ada waktu 1 jam sebelum acara seminar di mulai. Alhamdulillah keretanya tepat waktu. Jadi bepergian dengan kereta api tuh jaman sekarang ini sudah nyaman banget, dan pastinya selamat sampai di tujuan.

Kenyamanan perjalanan dengan kereta api ini, tentunya adalah berkat usaha keras kemenhub yang telah berupaya memperbaiki sistem maupun pelayanan kereta api. Selain pembenahan di kereta api, kemenhub juga banyak melakukan pembenahan di moda transportasi lainnya. Kalau pengen tahu informasi terbaru kiprah kemenhub, bisa di cek langsung saja di web maupun media sosial kemenhub.

Web : http://dephub.go.id

Twitter : @kemenhub151

Instagram : @kemenhub151

 

Setiap jejak yang Anda tinggalkan akan sangat berarti bagi sang penulis

%d bloggers like this: