Berkat Imugard, Imunitas Terjaga, Puasa pun Lancar




Sudah mulai ada iklan sirup di televisi, tandanya udah dekat bulan Ramadhan. Yah, Ramadhan ini sepertinya masih akan sama suasananya dengan Ramadhan tahun kemarin, dijalani dalam masa pandemi. Kalau tahun kemarin, bisa jadi masih denial, masih nggak rela kalau menjalani Ramadhan dalam suasana berbeda. Maka tahun ini masyarakat sudah dalam fase menerima, siap menjalani Ramadhan dalam kondisi pandemi dan juga new normal.

Baca juga : Tarawih dan Mengaji di Rumah Aja

Walau sudah mulai dilakukan vaksinasi covid-19 secara bertahap, namun jumlah penderita masih tetap tinggi. Bahkan pemerintah masih memberlakukan PPKM Mikro, yang sekarang sudah mengalami empat kali masa perpanjangan.

Menjalani puasa di tengah pandemi, tentu kita tetap harus meningkatkan daya tahan tubuh kita agar tak mudah terserang berbagai bakteri dan virus yang menyebabkan kita sakit. Tapi tak usah khawatir berlebihan menyambut bulan Ramdhan dan menjalani puasa di tengah pandemi ini, karena berkat imugard, daya tahan tubuh terjaga, puasa pun lancar.

Imugard? Apaan tuh?

Penasaran ya?

Sabar ya, sebelum bahas apa itu imunogard, kita bahas dulu tentang imunitas. Sering banget kan di masa pandemi ini kita dengar dan baca kalimat “jaga imun ya…” atau juga maraknya konsumsi aneka minuman herbal untuk meningkatkan imun. Emang beneran ada hubungan antara konsumsi minuman herbal dengan peningkatan imunitas tubuh?

Sistem Imun (Kekebalan Tubuh)

Sistem imun adalah semua mekanisme tubuh untuk mempertahankan keutuhannya terhadap bahaya dari luar tubuh maupun dalam tubuh sendiri. Bahaya dari luar tubuh bisa berasal dari berbagai patogen, bakteri, virus, jamur maupun parasit yang ada di lingkungan sekitar. Jika berbagai patogen ini masuk ke dalam tubuh dan tubuh tidak mampu menyingkirkan, maka akan timbul penyakit. Bisa juga mengakibatkan kerusakan jaringan tubuh. Bahkan juga kemungkinan terburuk, yaitu kematian.

Gangguan bisa saja timbul dalam sistem imun, sehingga tak mampu memberi perlindungan pada tubuh. Gangguan pada sistem imun ada 2 macam, yaitu :

  • sistem imun tidak adekuat, sehingga timbul infeksi ataupun keganasan patogen menyerang jaringan dalam tubuh
  • sistem imun berlebih, sehingga terjadi autoimun dan hipersensitif (alergi)

Ada dua cara memperoleh sistem imun, yaitu secara alamiah dan tidak alami. Misalnya kita bersin-bersin atau batuk, ini sebenarnya respon alamiah tubuh untuk melindungi diri dari serangan bakteri/virus. Kalau yang tidak alami, misalnya kita peroleh dari memberikan zat tertentu ke dalam tubuh, sehingga memicu timbulnya kekebalan.

Pada saat jaringan tubuh kita kemasukan patogen atau benda asing, maka sistem imun akan meresponnya. Proses yang terjadi adalah :

  1. Patogen yang masuk ke dalam jaringan tubuh akan memicu alarm sel yaitu terjadi inflamasi
  2. Patogen (antigen) yang masuk ke dalam jaringan juga akan ditangkap oleh sel dendrit
  3. Sel dendrit yang telah menangkap patogen bermigrasi ke nodus limfa dan mengaktifkan limfosit. Pada nodus limfa terjadi pembentukan antibodi yang spesifik terhadap antigen tersebut
  4. Antibodi dan limfosit teraktivasi akan bermigrasi ke tempat inflamasi untuk melisis patogen
respon sistem imun

Imunomodulator

Imugard aja belum terjawab, ini ada istilah baru lagi, imunomodulator?

Hihi… sabar ya, dikit lagi kita akan sampai kok ke pembahasan imugard. Pengetahuan tentang imunomodulator ini penting juga kok untuk kita ketahui.

Imunomodulator adalah zat atau substansi yang dapat memodifikasi respon imun, mengaktifkan mekanisme pertahanan alamiah maupun adaptif dan mampu mengembalikan ketidakseimbangan sistem imun yang terganggu.

Ada dua jenis mekanisme kerja imunomodulator, yaitu imunostimulan dan imunosupresif.

1. Imunosupresif

Imunosupresif ini adalah suatu senyawa yang digunakan untuk menekan respon imun, meredakan hiperinflamasi, mengatasi penyakit autoimun, atau mencegah penolakan transplantasi.

2. Imunostimulan

Imunostimulan merupakan senyawa yang dapat meningkatkan kerja komponen-komponen sistem imun. Diberikan untuk meningkatkan respon imun terhadap penyakit atau infeksi.

Contoh imunostimulan adalah isoprinosin, ekatrak herbal (echinaceae, elderberry, ginseng, saffron, meniran, jinten hitam, kunyit, sambiloto, bawang putih, kelor, jahe, pegagan, temulawak). Banyak yang sudah akrab dengan bahan-bahan herbal ini kan? Atau ada yang rajin mengkonsumsinya?

Banyak sekali ya herbal yang mudah ditemui di sekitar kita yang memiliki peranan sebagai imunomodulator. Herbal-herbal ini dapat dikombinasikan untuk mendapatkan efek modulasi respon imun yang lebih optimal dengan tetap mengutamakan pertimbangan keamanan pemakaian jangka panjang.

Misalnya, kombinasi imunomodulator herbal meniran, kunyit dan daun kelor. Meniran memiliki sifat anti peradangan dipadukan dengan keunggulan kunyit dalam memperbaiki sistem pencernaan ditambah lagi daun kelor sebagai sumber nutrisi yang cukup seimbang, terciptalah imunomodulator yang optimal untuk menjaga imun tubuh.

Kini, nggak perlu lagi repot meracik tiga komponen itu, karena sudah ada produk yang praktis, yaitu imugard.

Jaga Imunitas Tubuh dengan Imugard

Imugard adalah produk herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan formula herbal 3 in 1, yaitu meniran, daun kelor dan kunyit. Imugard bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

imugard

Meniran

Jaman saya kecil, saya nggak tahu kalau tanaman liar berdaun kecil yang banyak ditemukan di ladang ini adalah meniran. Tanaman liar yang ternyata memiliki banyak manfaat.

meniran

Memiliki nama latin Phyllanthus Ninuri, meniran adalah imunomodulator yang bersifat imunostimulasi. Salah satu manfaatnya adalah mempercepat penyembuhan infeksi virus cacar air. Meniran aman digunakan dalam jangka panjang.

Berbagai penelitian yang telah dilakukan terhadap kandungan meniran, membuktikan bahwa meniran relevan terhadap penyakit-penyakit infeksi. Konsumsi ekstrak meniran 50 mg 3 kali sehari secara signifikan meningkatkan regulasi respon imun oleh sel-sel imun seperti leukosit dan limfosit Th-2.

Daun Kelor

Sayur bening daun kelor, sambal dan ikan asin. Duh-duh, makan pakai ini aja bisa nambah-nambah nasi lho. Iya, daun kelor emang biasanya saya konsumsi dengan cara di sayur bening. Daun kelornya minta di tetangga, dia banyak nanam di halaman rumahnya.

Daun kelor, sumber gambar okezone.com

Daun kelor ini merupakan sumber nutrisi yang sangat lengkap. Memiliki kandungan kalsium, zat besi, fosfor, kaliun, protein, vitamin A, B, C, D, E dan K serta asal folat dan biotin.

Kunyit

Ini adalah salah satu bumbu dapur yang wajib ada di rumah. Mau masak ayam atau ikan, kunyit tak pernah ketinggalan dipakai untuk membumbui. Ternyata, kunyit tak hanya membuat masakan menjadi lebih sedap dan lezat, namun juga bermanfaat untuk kesehatan.

Kunyit, Sumber gambar jawapos.com

Memiliki nama latin Curcuma longa, kunyit bersifat imunostimulasi dan juga anti radang. Bermanfaat untuk memperbaiki sistem pencernaan dan aman untuk pemakaian jangka panjang.

Kombinasi Meniran, Daun Kelor dan Kunyit dalam Imugard

Kini, kita nggak perlu konsumsi satu persatu ketiga bahan herbal tersebut, karena Deltomed telah meraciknya, mempersembahkan untuk kita dalam bentuk tablet, di beri nama imugard.

Imugard ini ini telah tersertifikasi dari badan POM dan pastinya memenuhi CPOTB ( cara pembuatan obat tradisional yang baik). CPOTB adalah petunjuk yang menyangkut aspek produksi dan pengendalian mutu obat tradisional yang meliputi seluruh rangkaian pembuatan obat tradisional yang bertujuan agar produk obat tradisional yang dihasilkan senantiasa memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan sesuai dengan tujuan penggunaan.

Aturan konsumsi imugard adalah 1 kaplet setiap hari untuk menjaga daya tahan tubuh. Jika merasa kondisi tubuh sedang drop maka bisa konsumsi 2 kaplet per hari. Jika kondisi tubuh sudah membaik, dilanjutkan konsumsi 1 kaplet per hari. Imugard ini bisa di minum oleh anak usia di atas 12 tahun ya. Jadi bagi yang berusia 12 tahun ke bawah, tidak disarankan.

Harganya 30 – 35 ribu per blister. 1 blister isinya 10 kaplet. Imugard ini bisa di beli di apotik di dekat rumah. Kalau malas keluar bisa juga kok beli di official storenya Deltomed di marketplace lazada, shopee, tokopedia, blibli dan bukalapak.

Oke, udah nggak penasaran lagi kan tentang imugard. Tetap jaga kesehatan ya. Selamat menyongsong bulan ramadhan, jangan lupa sedia imugard di rumah

77 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *