BacaanKu,  Parenting

Film Mahasiswi Baru, Inspirasi untuk Terus Bersemangat Menuntut Ilmu

“Mbak, ada tawaran beasiswa S3 nih, kamu nggak daftar?”

“Terima kasih infonya, Pak. Udah kepala 4 pak, berat buat mikir”

Begitulah yang terjadi, setiap kali ada rekan kerja yang menginformasikan bahwa ada tawaran beasiswa. Saya bukannya tak tergoda untuk mendaftar, maju mundur pengen daftar. Namun akhirnya, terlalu banyak menimbang, jadinya sampai batas akhir pendaftaran, saya tak kunjung mengumpulkan persyaratan untuk mendaftar.

Sudah tua, biar yang muda-muda saja yang daftar. Begitulah selalu alasan klasik saya. *Kalau soal ginian, saya mengaku tua hehehe….

Tak bisa saya pungkiri, pertambahan usia mempengaruhi kecepatan berpikir saya. Mempengaruhi kecepatan saya dalam menangkap informasi baru, mencerna, apalagi untuk memahami. Kondisi ini lah yang sering membuat saya bimbang, apa saya masih mampu berpikir jika nekad kuliah lagi? Apa saya bisa mengimbagi generasi di bawah saya, yang pastinya ada gap diantara kami. Entah dalam berperilaku, gaya bahasa, apalagi soal pergaulan.

Namun kemarin, saya seolah mendapat suntikan semangat baru. Saat sedang refreshing dengan melihat aneka video ringan di youtube, saya menemukan trailer sebuah film, yang berjudul Mahasiswi Baru.

mahasiswi baru

Widyawati dan Slamet Rahardjo, pasti tahu dong siapa mereka. Aktor dan artis Senior yang tak diragukan lagi kepiawaiannya dalam dunia akting. Bagaimana jika mereka main film bareng? Nggak perlu dipertanyakan lagi sebenarnya kan. Karena pasti kita sudah tahu jawabannya.

Ada juga Morgan, yang makin matang dalam dunia akting. Terus ada Mikha Tambayong, Umay Syahab, Karina Suwandi dan masih banyak lagi.

 

Adalah Widyawati, yang berperan sebagai Lastri, yang ingin tetap kuliah walau sudah jadi jadi nenek. Kebayang kan saat ospek, seniornya yang galak dan bersemangat menyambut generasi milenial, adik-adik angkatannya, langsung kaget begitu Lastri menyebut usianya sudah 70 tahun.

Lastri, memang patut diacungi jempol semangatnya. Walau paling tua, dan usianya selisih jauh dengan teman-teman sekelasnya, dia tak lantas menyendiri. tetap bergaul dengan anak-anak muda itu, bahkan membentuk gank dengan beberapa teman sekelasnya.

Nenek nyentrik kalau saya bilang hehe….

Banyak banget adegan lucu dalam film Mahasiswi Baru. Kalau ada nama Monti Tiwa, udah deh jaminan bahwa film ini lucu. Tak cuma lucu, namun ada pelajaran yang bisa diperoleh penonton. Ada konflik juga tentunya. Karina Suwandi, yang berperan sebagai anak Lastri pun harus mengubah jalan pikirannya. Ibunya, berperilaku layaknya anaknya, semua ini gara-gara dia kuliah.

Film Mahasiswi Baru, akan tayang serentak tanggal 8 Agustus nanti. Kalau melihat trailernya, saya nggak ragu merekomendasikan para pembaca untuk meluangkan waktu menonton film ini. Saya yakin, film Mahasiswi Baru ini akan jadi film keluarga yang layak ditonton orang tua beserta anak remajanya. Dari film ini, orang tua secara tidak langsung bisa memberi pelajaran pada anak-anaknya, bahwa tak ada kata tua untuk terus belajar. Usia boleh menua, namun semangat belajar harus tetap muda.

Khusus bagi saya sendiri, pola pikir memang sangat mempengaruhi ya. Kalau saya merasa tua, maka tak ada lagi semangat untuk duduk di bangku kuliah. Jadi setelah melihat trailer film ini, saya akan berusaha mengubah pola pikir saya, bahwa usia tak boleh menjadi penghalang bagi saya untuk kembali duduk di bangku kuliah.

Eits, jadi nggak sabar nih nunggu 8 Agustus. Mau ngajak kencan suami. Boleh kan sesekali berdua saja ke bioskop, biar serasa anak muda. Kamu juga jangan lupa ya, kosongkan jadwal, agendakan dari sekarang, 8 Agustus.

30 Comments

Setiap jejak yang Anda tinggalkan akan sangat berarti bagi sang penulis

%d bloggers like this: