kursus online gratis

Ingin Sukses Bersaing di Dunia Kerja? Tingkatkan Keahlianmu!

Setelah bekerja, bukan berarti lantas kita berhenti belajar. Kalau pemerintah dulu punya program wajib belajar 9 tahun, lalu ada wajib belajar 12 tahun, maka saya mewajibkan diri untuk belajar seumur hidup. Karena nyatanya, setelah masuk dunia kerja, saya tak boleh berhenti belajar. Jika saya berhenti belajar, maka pasti saya akan ketinggalan banyak hal.

Balada Senior vs Junior di Tempat Kerja

Punya senior di kantor yang nggak mau mengakui kalau juniornya lebih unggul itu sungguh menyebalkan. Ada lho senior yang melihat juniornya lebih maju, dapat banyak tugas, mampu menyelesaikan tugas dengan baik, jenjang karir maju pesat, terus dia meradang. Merasa tersaingi. Marah-marah nggak jelas. Berupaya menjatuhkan si junior. Tanpa melihat ke dalam dirinya sendiri.

Coba aja kalau dia mau melihat ke dalam dirinya. Membandingkan kompetensi yang dimilikinya dengan kompetensi si junior. Lalu berupaya meningkatkan kompetensi. Pasti deh nggak bakal ada tuh sikap iri. Karena junior itu bukan saingan. Dia rekan kerja yang seharusnya bisa diajak berkolaborasi menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh atasan.

Saya pernah memiliki senior seperti ini, sebut saja namanya Y. Walau hasil kerja saya bagus, dapat pujian dari atasan, tapi dalam pandangan Y, hasil kerja saya itu tetap tak bagus. Dia bakal mencari-cari celah untuk menjatuhkan saya. Hal ini tentu saja membuat suasana kerja menjadi tak nyaman.

Atasan saya bukannya nggak tahu soal ini. Dia sangat tahu, walau saya tak mengadu. Dia berpesan pada saya untuk cuekin saja senior yang seperti itu, karena kalau ucapannya diambil hati, dia akan makin menjadi. Tapi kalau dicueki, dia pasti lama-lama capek sendiri dan berhenti menganggu.

Saya pun menuruti nasihat atasan saya. Dan benar saja, lama-lama dia capek sendiri. Ah, seandainya si Y itu tahu bagaimana cara meningkatkan personal branding, pasti dia akan fokus pada dirinya sendiri. Pasti dia akan berusaha meningkatkan kemampuan, bukannya malah merecoki dan menjatuhkan mental anak-anak baru dengan ucapan yang sangat menyakitkan.

Junior Bukanlah Pesaing

Kini, saya telah memiliki beberapa junior. Saya tentunya tak ingin seperti senior saya dulu, yang tak suka melihat juniornya maju. Saya suka kalau junior saya bisa maju, bisa diajak berkolaborasi dan membagi ilmunya untuk saya. Dari junior juga, saya memperoleh informasi bagaimana meningkatkan kemampuan dengan cara yang mudah, tidak menyita waktu, belajar gak ribet dan bisa dilakukan di sela-sela jam kerja. Wah menarik sekali bukan?

Junior saya itu menyarankan untuk menggunakan aplikasi belajar online supaya bisa upskilling dan reskilling kemampuan saya.

Wah ini sih sejalan dengan programnya Ditjen Vokasi Kemdikbudristek untuk melakukan upskilling dan reskilling kemampuan para guru SMK. Program ini sudah dijalankan sejak 2020. Kalau para guru, yang sering dianggap sebagai gudangnya ilmu, tak berhenti belajar untuk meningkatkan kemampuan, apalagi kita. Iya, kan? Kita pun tak boleh berhenti belajar.

Junior saya juga bercerita, bahwa setelah lulus kuliah, dia memperbanyak ketrampilan secara teknis maupun sosial. Caranya dengan mengikuti webinar maupun kursus di aplikasi siap kerja.

Wow, emang ya teknologi semakin maju. Segala macam ilmu bisa kita dapat asal aktif memanfaatkan internet untuk mencari tahu. Bahkan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja pun, ada aplikasinya. Benar-benar belajar gak ribet kalau seperti ini. Asal ada koneksi internet, belajar bisa dilakukan kapan dan dimana saja. Cara belajar efektif seperti ini selayaknya kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Saya pun penasaran dong, kayak apa sih aplikasi siap kerja yang dia gunakan itu. Apalagi katanya, banyak juga kursus pengembangan karir bagi orang-orang yang sudah bekerja. Pas banget dengan yang saya butuhkan saat ini. Dia pun lalu memberitahukan pada saya nama aplikasi yang digunakannya. Kamu pengen tahu juga? Namanya adalah QuBisa.

Mengenal Aplikasi Belajar Online QuBisa

QuBisa merupakan platform belajar online berbasis web maupun aplikasi. Jadi Qubisa bisa diakses melalui web browser di laptop. Jika ingin praktis, gunakan saja handphone. Aplikasi belajar online QuBisa bisa dijalankan di hp android maupun iphone. Kalau saya pribadi, lebih suka membuka lewat web browser karena layarnya lebih lebar.

aplikasi belajar online

Di QuBisa ini ada banyak sekali kursus, webinar maupun microlearning yang bisa diakses. Ada yang gratis, ada pula yang berbayar. Beberapa kursus berbayar juga menyediakan sertifikat sebagai bukti telah mengikuti kursus.

Yang paling menarik bagi saya adalah program Keterampilan Digital Milenial (KDM). Program ini terdiri dari perkembangan digital, produktivitas digital, analisis data digital, komunikasi dan kolaborasi digital, keamanan informasi digital dan publikasi konten digital. Cocok banget buat generasi milenial. Segala hal yang berkaitan dengan dunia digital bisa didapatkan di sini.

aplikasi siap kerja

Pengalaman Mengikuti Kursus di QuBisa

Setelah membuat akun di QuBisa, saya pun menjelajahi berbagai kategori kursus, webinar maupun microlearning yang ditawarkan. Sempat bingung mau pilih yang mana saking banyaknya topik menarik dan relevan dengan dunia kerja saya. Rasanya pengen diangkut semua.

Tapi kan saya harus punya skala prioritas, mana dulu topik yang paling berhubungan dengan pekerjaan dan menjadi kebutuhan saya sekarang ini. Setelah menimbang-nimbang, saya pun menjatuhkan pilihan pada kursus online gratis dengan judul Tips Sukses menjadi Pembicara Handal.

Alasan Memilih Kursus Tips Sukses Menjadi Pembicara Handal

Bagi yang sudah mengenal saya, pasti tahu kalau saya ini orangnya tak banyak bicara. Sejak jaman sekolah, kalau ada pertanyaan dari guru, walau saya tahu jawabannya, saya memilih untuk diam saja. Saya baru akan menjawab kalau ditunjuk oleh guru.

Hingga kini, ditempat kerja pun masih demikian. Saat rapat, saya memilih untuk menjadi pendengar. Bahkan di group wa, saya lebih banyak menjadi silent reader. Padahal ada kalanya saya diminta untuk presentasi di depan pimpinan maupun kolega. Saya pun kerap diberi tugas ke luar kota dan harus berbicara di depan orang-orang baru. Jujur saja, sampai saat ini saya masih sering merasa grogi berbicara di depan umum. Karena itulah saya memilih untuk kursus ini.

Mengikuti kursus ini juga merupakan salah satu cara meningkatkan personal branding bagi saya. Saya yang dikenal pendiam, tapi bisa menguasai panggung saat diberikan kesempatan berbicara. Keren kan?

Tentang Kursus Tips Sukses Menjadi Pembicara Handal

Kursus online gratis Tips sukses menjadi pembicara handal di QuBisa ini menghadirkan Dr. Abdul Latief sebagai fasilitatornya. Sebelum memutuskan untuk mengikuti kursus, kita bisa melihat dulu profil fasilitator, deskripsi singkat kursus, tujuan dan berbagai informasi lainnya secara lengkap.

Dalam kursus tips sukses menjadi pembicara handal ini, saya mempelajari tentang :

  • Cara mempraktikkan teknik berkomunikasi di depan publik untuk kepentingan pribadi dan pekerjaan
  • Teknik meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif 
  • Cara menerapkan teknik vocal bicara yang profesional
  • Cara mempraktikkan teknik menaklukan kegugupan (grogi) pada saat berbicara di depan publik
kursus online gratis

Penyampaian materi dikemas dalam bentuk video dengan durasi total 54 menit, terbagi dalam 12 topik. Jadi ada 12 video yang membahas topik khusus. Video-video pendek ini bagi saya bisa menjadi cara belajar efektif, karena saya bisa langsung fokus pada materi. Soalnya kalau lihat video dengan durasi yang panjang, konsentrasi saya gampang ambyar.

Pembicara yang baik harus mampu memengaruhi audiens dengan ide ataupun pesan yang disampaikan sehingga menghasilkan perubahan luar biasa.

QuBisa

Kesan Setelah Mengikuti Kursus

Sepanjang menyimak video yang disampaikan oleh Dr. Abdul Latief, saya sering manggut-manggut. Membenarkan. Mengiyakan.

Saya juga jadi belajar lagi mengucapkan huruf, kata dan kalimat secara jelas. Mengucapkan A I U E O berulangkali di depan cermin, untuk bisa memperhatikan gerak bibir secara jelas. Saya sadar juga sih, suka jengkel kalau kalau ada pembicara yang artikulasinya nggak jelas. Saya sudah menajamkan pendengaran, tapi masih saja tak bisa menangkap maksudnya.

Saya juga belajar untuk mulai menata intonasi suara. Hihi… pokoknya setelah mengikuti kursus ini, saya jadi sering ngomong sendiri di depan cermin. Menata intonasi suara ini nggak terlalu susah buat saya, karena sering membacakan buku buat anak-anak. Jadi nada tinggi atau rendah bisa diatur. Eh, tapi ini kalau di depan anak-anak. Kalau di depan umum, saya sendiri merasakan bahwa nada suara saya itu datar saja.

Jadi rupanya, nada suara datar ini bisa mendatangkan kebosanan bagi pendengar. OK deh, saya akan belajar untuk mengatur nada saat berbicara, biar suaranya nggak datar-datar saja, tapi bisa menunjukkan emosi sesuai topik yang saya sampaikan.

Soal grogi berbicara di depan umum, ternyata sekelas Dr. Abdul Latief pun pernah mengalami lho. Saya jadi merasa tak sendiri nih. Jadi memang perlu proses, perlu jam terbang juga kalau pengen jadi pembicara handal. Tentunya dengan mengetahui juga teknik untuk menguasai audiens, seperti yang saya peroleh dalam kursus ini.

Kadang sambil nunggu peserta kumpul, saya pilih duduk di barisan peserta, lalu menyempatkan buka aplikasi QuBisa, melihat lagi videonya. Biar makin ngerti dan paham

kursus online gratis

Pokoknya, saya merasa puas mengikuti kursus ini. Apalagi saya bisa mengulang-ulang menonton videonya. Kebetulan bulan ini, saya ada banyak kegiatan di luar kota. Di sela-sela waktu istirahat siang, sambil rebahan di kamar hotel, saya pun mengulang menonton videonya. Waktu istirahat termanfaatkan dengan baik.

aplikasi belajar online
Belajarnya bisa sambil rebahan

Penutup

Agak nyesel juga kenapa baru sekarang saya kenal QuBisa. Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kan? Setelah mengikuti kursus ini, selanjutnya saya pengen ikut kursus pengembangan karir, terutama yang berkaitan dengan bidang pekerjaan saya. Saya pengen belajar editing video.

Nah, biar kamu nggak nyesel, buruan aja install aplikasi QuBisa dan ikuti kursusnya. Kalau kamu suka nulis, tulisin juga pengalamanmu mengikuti kursus di QuBisa. Soalnya, saat ini lagi ada lomba blog tentang QuBisa. Hadiahnya lumayan lho, totalnya 10 juta rupiah.

lomba blog QuBisa

46 comments

  1. Kadang memang suka sebal ya mbak kalau ada senior spt itu. Rasanya ingin angkat kaki, kalau aku mah. Hehehhe.

    Tp benar kho, kata belajar itu ya harus seumur hidup. Karena kita harus upgrade ilmu terus.

    Dengan aplikasi qubisa ini sangat membantu kita yang ingin terus upgrade ilmu. Narsum2 dari qubisa jg keren2, orang2 yg terkenal, dan ahli dibidangnya.

  2. Belum pernah mengalami punya senior yang jutek, tapi ketika saya jadi senior, banyak yang awalnya takut karena muka saya jutek katanya, padahal mah saya ramah, kalau lagi nggak kerja sih hahahaha.
    Zaman sekarang asyik ya, udah ada Qubisa yang bisa dijadikan cara upgrade potensi diri untuk bisa bersaing di dunia kerja 🙂

  3. Keren ya aplikasi QuBisa memberikan pelatihan gratis secara online. Aku juga sama kak kalau belajar dari video enaknya durasi pendek biar lebih konsentrasi, kalau panjang,ngantuk! Nanti aku juga mau mampir ke aplikasi QuBisa mau tambah ketrampilan seperti kak Nanik

  4. Senangnya bisa ikutan belajar dari artikel Jeng Nanik.
    Apa khabar Jeng, semoga kelg Malang sehat semua ya.
    Lama sekali saya nggak aktif ngeblog. Terkenang selalu kehangatan kelg Malang menyambut perjumpaan di Batu. Salam hangat

  5. wah hadiahnya gedeee…

    mau ah ikutan lomba aplikasi QuBisa

    karena saya setuju banget, kita harus selalu ningkatin skill

    siapapun dia, tua muda, lulusan SD maupun yang selevel profesor

  6. Sangat wajar jika orang sekarang pinter-pinter karena sarana belajar sangat banyak dan tidak terbatas, seperti aplikasi Qubisa, memberikan kemudahan untuk belajar. tinggal kitanya mau atau tidak belajar mengupgrade diri

  7. Junior diawali semangat memulai karya dan prestasi, senior sarat pengalaman keduanya jika rutin mengikuti pelatihan di aplikasi Qubisa akan semakin bagus.

  8. Harusnya sih mengetahui ada yang jauh lebih pintar itu bisa jadi media untuk belajar ya. Smoga yg pinter ngga peilit ilmu mau ngajarin…

    tp kenyataannya malah banyak yang ngga terima ada yang lebih unggul. merasa senioritas padahal udah nggga jaman lagi.

    Beruntung ya hidup dijaman apa2 belajar tinggal klik klik. Apalagi aplikasi yang lengkap seperti Qubisa ini…

  9. Sekarang banyak banget ya kursus-kursus online di internet. Ini sangat positif sih karena menyambut era digital maka semua orang dituntut untuk melek IPTEK. Kapasitas diri pasti harus ada yang diupgrade, pastinya dengan aplikasi QuBisa menjamin semua orang untuk bebas mendapatkan ilmu baru dan juga pengalaman yang hebat untuk menunjang karir dll.

  10. Sekarang semakin mudah sih mau menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan ya, Mba. Skill bisa diasah dengan mengikuti beragam pelatihan online sehingga tidak perlu kemana-mana. Dunia kerja semakin ketat persaingan makanya harus terus upgrade diri.

  11. Ih gemes banget sama senior kek gitu makanya aku gasuka sekantor dengan tim byk mending yg dikit tp solit. Sayangnya dimanapun kerja org julid mah pasti ada ya kak. Bener cuekin aja mending belajar sama Qubisa dan balas dendam terbaik adalah berprestasi utk kebanggaan diri sendiri

  12. Sering banget menemui hal seeprti ini, senior yang iri dengan junior dan tidak amu mengakui kalau junior lebih handal. Senior sendiri malas untuk upgrade skill akhirnya julid, dll. Harusnya walaupun sebagai senior kita ga perlu malu mengakui itu, yang ada harusnya kita lebih tertantang untuk upgrade skill kita.
    QuBisa ini sepertinya sangat bagus dan cocok untuk yang mau belajar atau upgrade skill agar dapat bersaing dengan SDM yang lainnya.

  13. Lah kok samaaaa

    aku juga terjebak di pilih kursus, webinar atau microlearning yang mana yaaaa

    semua menarique, bingung mau pilih yang mana saking banyaknya topik menarik dan relevan dengan dunia kerja

    mo ikutan semua? ulalaaaaa

  14. bener bangeet mba… hari gini kalau masih males untuk upgrade skills dan developed ourselves kita ngga akan ke mana – mana ya mba. Semangat terus untuk perkaya ilmu

  15. Iya mbak, suka kesel ya kalau ketemu senior yang suka iri ama kinerja juniornya terus cari2 kesalahan gitu. Toxic banget. Padahal kan lebih baik kalau energinya buat menjatuhkan junior itu dialihkan untuk upskilling dirinya sendiri. Apalagi skg ada aplikasi belajar yang mudah diakses kayak qubisa.

  16. Sepakat banget Mak, terkadang di dunia kerja adanya senior dan junior, tetep ya kita mesti upgrading, justru banyak belajar dr junior, apalagi kalo belajarnya lewat aplikasi Kek Qubisa makin nyaman deh, mudah diakses pulaa.

  17. iya dong, klo mw sukses bersaing di dunia kerja ya harus punya skill yang mumpuni
    Makanya latih dulu skillnya di QuBisa ini

  18. Senior yang enggak mau upgrade diri tapi iri lihat junior lebih maju dari dia…Memang selalu ada ya, Mbak
    Memang belajar seumur hidup itu perlu, siapapun di, meski sudah bekerja untuk menambah kemampuan, wawasan dan pengetahuan. Syukurnya semua ini makin mudah dijalani, lewat aplikasi QuBisa misalnya, yang praktis dan daging materi dan narasumbernya

  19. Beberapa kali membuka QuBisa, saya juga senangnya menggunakan web browser, Mbak. Apalagi ketika mengikuti webinar. Lebih nyaman. Banyak materi berguna ya di QuBisa.

  20. Waktu kerja sama orang di CV, belum kenal aplikasi QuBisa. Coba kalau udah. Bisa upgrade skill sehingga gak diremehkan sama mereka. Padahal waktu itu pangkat saya agak tinggian dari mereka. Eh gak ada yang manut dan berakhir saya mulu yang disalahkan. Jadi curhat 😁

  21. Banyak cara untuk menambah ilmu dan skill kita ya apalagi ada internet yang memudahkan kita untuk belajar banyak hal baru tinggal kemauan saja ya..

  22. Upgrade ilmu ini penting banget ya. Sebab akan menentukan dan membuat urusan terkait pekerjaan menjadi muda. Di kantor saya banyak yang awalnya gaptek. Maklum faktor usia. Tapi karena kita pakai E Kinerja. Mau gak mau belajar lagi. Kayaknya bisa juga belajar pakai aplikasi ini yah

  23. Zaman sekarang ningkatin skill itu mutlak kalo mau bisa bersaing. Apa pun itu. Toh untuk bisa ningkatin skill ini gak perlu repot. Ada cara online yang praktis dan bisa dipilih. Kayak di Qubisa ini ya.

  24. Kalo jaman now jangan sampe deh ya mikir “saya senior” gitu

    ga nyangka kalau di rumah aja anak anak junior belajar dari rumah pake QUBISA dan lebih pintar loh

  25. Mumpung masih WFH dan punya banyak waktu di rumah, jadi bisa dimanfaatkan buat nambah skill ya. Salah satunya ikutan kelas Qubisa. Hmm.. jadi penasaran pengen ikutan kelasnya yang seru-seru banget.

  26. Drama di kantor ini beragam yaa, kak Naniek.
    Kadang melelahkan juga, semacam menguji kesabaran. Alhamdulillah, kak Naniek terus belajar dan menjadi yang terbaik. Ternyata rahasianya diceritakan di blog ini yaa..
    Semoga sang senior membaca dan ikutan reskilling juga upskilling di aplikasi Qubisa.

  27. Belajar tuh tak pernah ada batasnya yaa… pun bagi kita yang sudah bekerja, masih memungkin dong upgrade skill melalui berbagai cara. Belajar melalui QuBisa ini tepat sekali, kita bisa flexible mengatur waktu.

  28. Bagus juga kursus yang mba Nanik ikuti. Saya yang dulunya penyiar radio mba, karena terlalu lama di rumah, jadi ibu rumah tangga, akhirnya kemampuan berbicara saya membuka acara pun hilang. Ngomong bisa grogi. Aaah saya harus ambil kelas itu juga.

  29. upskilling dan reskilling kemampuan berlaku untuk setiap orang yang mau sukses ya Mbak?

    seperti saya yang pernah menjadi chief accounting, tapi kan waktu itu kemajuan digital belum seperti sekarang

    jadi harus tau diri dan selalu upskilling dan reskilling

  30. setuju mba junior bukan pesaing dan pernah kejadian juga sama diri sendiri saat senior yang meradang hingga iri dengki krn daku lebih dulu promosi 😀 udahlah geger semua makanya penting buat upgrade skill

  31. Aku tuh waktu kerja kantoran pernah dapat staf yang semuanya berusia jauh lebih senior dariku. Udah kerja di kantor itu sejak kantor itu berdiri pula. Gimana nggak direcehin coba? :))

    Btw, aku pernah beberapa kali ikut kursus di QuBisa. Materinya keren-keren memang. Tapi dua bulanan ini belum sempat ikut lagi karena kerjaan sedang padat merayap.

  32. Up-skilling dan re-skilling. 2 poin yang menjadi bagian berkembangnya kualitas diri seseorang. Menjadi lebih baik dari segi pribadi maupun kemampuan tuh menurut saya berlaku untuk segala usia. Dan saya setuju dengan pendapat Mbak Nanik, bahwa belajar untuk menjadi lebih baik itu adalah pekerjaan seumur hidup.

    Saya, hingga saat ini, ketika ingin mengerjakan sesuatu dengan lebih serius, langkah pertama adalah BELAJAR DULU atau BELAJAR LAGI. Ilmu teori inshaAllah bisa melengkapi ilmu praktek dan pengalaman yang sudah kita miliki. Jadi kehadiran QUBISA menurut saya sudah tepat banget. Apalagi ada beberapa materinya disajikan gratis untuk publik.

  33. Persaingan dunia kerja memang kadang mengerikan ya mbak.. kalau yakin sama kemampuan diri sih gak bakalan ribet sama orang lain. Sekarang semua serba gampang mau upgrade diri apalagi ada Qubisa yang mendukung.

  34. Setuju dengan statement Junior bukan pesaing…malah saya lebih bnyk menimba ilmu sama Junior karena kemampuan adaptasi mereka luar biasa apalagi berkaitan dengan dunia digital hehe

  35. Saya pernah ikut kelas public speaking dari teman-teman satu komunitas yang memakai sistem institut. Masih belum selevel dengan mentor di QuBisa. Jadi kalau saya mau update skill ya harus ambil kursus di QuBisa ya.

  36. Sama-sama saling mengayomi antara senior dan junior di tempat kerja bikin suasana kondusif ya. Apalagi sambil meningkatkan kemampuan alias skillnya juga

  37. Kompetensi yang dibuktikan dari sertifikasi adalag syarat utama bersaing di dunia kerja saat ini. Bawa ijazah sarjana doang gak bisa lagi diandalkan karena zaman sekarang yang namanya sarjana udah banyak.

    Upgrade skill di QuBisa untuk personal branding dan meningkatkan kepercayaan diri.

  38. Setuju banget, Mba. Kalau pengen sukses di dunia kerja memang harus meningkatkan keahlian. QuBisa ini keren banget deh. Bisa belajar banyak lewat aplikasi siap kerja yang satu ini. Pilihan kelasnya banyak, instrukturnya juga udah pada ahli. Ada pilihan kelas gratis pula.

  39. alhamdulillah ya sekarang sudah ada aplikasi qubisa ini untuk membantu meningkatkan kemampuan kita. mana biayanya juga nggak mahal bahkan ada yang gratis. nggak boleh disia-siakan ini aplikasi

  40. Aplikasi QuBisa ini beneran membantu banget buat kita yang mau upgrade skill biar gak kalah sama junior. Ya, meskipun junior bukanlah pesaing kita. Tapi masa ya kita mau disalip gitu aja? No no, haha, kita juga harus ningkatin skillnya.

  41. kenapa baru tahu sekarang ada aplikasi belajar seenak ini ya mbak, materinya pun beragam dari yang gratis sampai berbayar dengan harga yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *