Kelud Meletus

Semalam menjelang jam 11 baru sampai rumah, balik dari bertugas ke Jakarta. Ngobrol-ngobrol dengan suami hingga menjelang tengah malam. Baru deh bisa tidur lelap. Terbangun karena mendengar suara nyanyian dari hp. Sepertinya masih gelap, siapa yang menelpon pagi-pagi buta begini. Setelah dilihat, ternyata dari kakak di klaten. Langsung deh pikirannya negatif klo ada saudara nelpon di pagi buta.

Kakak memberi tahu kalau di rumah hujan abu, semalam juga mendengar letusan lumayan keras. Keluarga di klaten khawatir dengan kondisi kami di malang. Klaten aja sampai hujan abu cukup tebal dan pandangan mata terbatas, gimana dengan di malang yang letaknya lebih dekat dengan gunung kelud, begitu pikir mereka. Mereka mengira kami sampai mengungsi.

Langsung deh saya buka pintu dan tengok-tengok keluar. Nggak ada apa-apa, halaman dan jalan depan rumah bersih. Tak ada bekas-bekas ada abu. Disambung akses internet, dan mendapati berita kalau gunung kelud meletus, jam 22.50 semalam. Lho kok semalam nggak dengar suara apa pun?

Setalah itu, telpon sering berdering, sms dan telpon dari teman dan kerabat, menanyakan kondisi kami di malang. BBM pun mengalir, semuanya pengen tahu kabar kami.

Alhamdulillah, kami baik-baik saja. Tak ada hujan abu di Malang. Sepertinya angin bergerak ke arah barat. Bahkan teman di  Temanggung pun mengabarkan kalau sekolah diliburkan, saking tebalnya hujan abu.

gunung-kelud-lava-di-kawahGambar diatas saya ambil dari sini

13 Comments

Add a Comment
  1. Di Jogja tuh yang lumayan parah kena abunya…

    Mdh2an segera turun hujan ya, biar abunya gak semakin tebal

    1. iya mbak, kabarnya solo, klaten, jogja parah

  2. aku juga baru tahu jam 4 tan tadi mbak..terus langsung tlp ke tulungagung…kena juga
    yang arah wetan..kademangan blitar dan juga arah malang kayaknya emang malah nggak kena mbak..arahnya ke barat katanya….makanay sampai solo yogya…tulungagung juga lumayan..lebih dashyat dari kecilanku dulu 1990 …

    1. iya mbak. disini pagi aja tadi langit gelap. Ntah awan atau deretan abu. sekarang dah cerah, matahari bersinar terang

  3. Semoga semuanya baik2 saja ya krn hujan abu ini..

    1. amiin…
      sama-sama kita berdoa

  4. Hah? Malang gak hujan debu?
    Bener, Mba. Anginnya ke barat. Hujan abunya sampai Banjarnegara, Mba.

    Syukurlah kalau Mba Nani dan keluarga tidak apa2. . 🙂

    1. malang kota nggak, malang perbatasan dengan blitar kena sedikit

  5. Alamdulillah… Mbak Nanik sekeluarga sehat wal afiat ya…

    1. alhamdulillah sehat mbak

  6. Saya juga begitu, di tempat saya (asrama) hujan debu, Orang rumah khawatir, padahal di sini cuman hujan debu aja.

    1. itu kan karena mereka peduli pada kita

      1. Hmm… mungkin juga sih, bisa jadi gitu.

Setiap jejak yang Anda tinggalkan akan sangat berarti bagi sang penulis