Kontribusi Freeport Indonesia untuk Memajukan Pendidikan Masyarakat Papua

Kontribusi Freeport Indonesia untuk memajukan pendidikan masyarakat Papua, hal itulah yang sangat saya harapkan. Saya masih ingat betul, tahun 2011, saat saya pertama kali menginjakkan kaki di bumi Papua. Kala itu, saya mendapat undangan dari Dinas Pendidikan Propinsi Papua untuk memberikan pelatihan bagi guru-guru SMK di sana.

bandara papua

Peserta yang datang dari berbagai kabupaten di Papua. Deiyai, Jayapura, Jayawijaya, Keroom, Yapen, Merauke, Mimika, Nduga, Sarmi. Kala itu saya berharap, yang ikut pelatihan adalah warga asli Papua. Iya, saya ingin mengenal dan berinteraksi langsung dengan mereka. Mendengarkan kisah mereka untuk memajukan pendidikan di daerahnya masing-masing.

Nyatanya, yang datang lebih dari separo bukan warga asli Papua, melainkan pendatang. Kala itu, tak banyak warga asli Papua yang menjadi guru di level SMK, terutama jurusan Teknik Komputer dan Jaringan. Di sela-sela sesi pelatihan, saya sering berbincang dengan mereka. Mendengarkan kisah dan juga perjuangan mereka untuk mengajar.

pelatihan guru papua

Ah, Papua. Saya jadi kangen ingin ke sana lagi. Merasakan keramahan penduduknya dan juga menikmati keindahan alamnya.

Untuk mengobati kerinduan itu, kali ini saya akan bercerita tentang Freeport Indonesia dan kontribusinya dalam memajukan pendidikan bagi masyarakat Papua.

Mengenal Freeport Indonesia

PT Freeport Indonesia merupakan perusahaan tambang mineral afiliasi dari Freeport-McMoRan (FCX) dan Mining Industry Indonesia ( MIND ID ). PTFI menambang dan memproses bijih menghasilkan konsentrat yang mengandung tembaga, emas dan perak.  Konsentrat tersebut dipasarkan ke seluruh penjuru dunia dan terutama ke smelter tembaga dalam negeri, PT Smelting. PTFI beroperasi di dataran tinggi terpencil di Pengunungan Sudirman, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Indonesia.

Saat ini PT Freeport Indonesia (PTFI) menerapkan dua teknik penambangan, yakni open-pit atau tambang terbuka di Grasberg dan tambang bawah tanah. Bijih hasil penambangan kemudian diangkut ke pabrik pengolahan untuk dihancurkan menjadi pasir yang sangat halus.

Kontribusi Freeport Indonesia dalam Bidang Pendidikan di Papua

Sejak tahun 1996 PTFI telah berkomitmen untuk menyisihkan sebagian dari pendapatannya untuk kepentingan masyarakat setempat melalui Dana Kemitraan PTFI untuk Pengembangan Masyarakat. Dana Kemitraan ini dikelola dan disalurkan oleh sebuah organisasi yang bernama Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK). LPMAK dikelola oleh sebuah Badan Pengurus dan sebuah Badan Musyawarah yang terdiri dari wakil-wakil pemerintah lokal, para tokoh Papua, pemimpin lokal masyarakat Amungme dan Kamoro, dan PT Freeport Indonesia sendiri.

Di akui atau tidak, Angka Partisipasi Sekolah di Kabupaten Mimika masih rendah. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya akses dan fasilitas pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Mimika serta rendahnya tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan. Oleh karena itu,  PTFI dan Biro Pendidikan LPMAK melakukan program pengembangan masyarakat dalam bidang pendidikan untuk membuka akses seluas-luasnya kepada putra-putri daerah untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Dalam implementasinya, PTFI dan Biro Pendidikan LPMAK bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Lembaga Pendidikan, Konsultan Pendidikan, dan mitra-mitra lainnya.

Berikut ini adalah sebagian sumbangsih bagi negeri yang telah diberikan oleh PTFI dalam bidang pendidikan bagi masyarakat Papua

1. Memberikan beasiswa bagi warga Papua

PTFI dan LPMAK ssejak Tahun 1996 hingga tahun 2018 telah memfasilitasi 11.000 siswa dalam program beasiswa mulai dari tingkat SD sampai dengan S3 dan secara rutin melakukan monitoring langsung ke sekolah-sekolah dimana para penerima beasiswa tersebut menempuh pendidikannya.

Program beasiswa ini tidak hanya untuk menempuh pendidikan di dalam negeri, melainkan juga di luar negeri. Pemberian beasiswa ini untuk memperluas kesempatan bagi warga Papua untuk memperoleh pendidikan terbaik yang pastinya akan bermanfaat bagi kehidupannya di masa mendatang

View this post on Instagram

Dua putra asli Papua kembali diwisuda pada awal April 2019 dan menyandang gelar Sarjana Pertambangan dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Manfret Sedik dan Jener Duwit meraih gelar S1 melalui Papuan Bridge Program (PBP) yang diselenggarakan Freeport Indonesia. PBP merupakan program pengembangan untuk mahasiswa Papua yang telah lulus dari universitas dan akan terjun ke dunia usaha atau kerja. PBP terdiri dari 2 jalur yakni PBP reguler yaitu program pemagangan singkat selama tiga bulan yang diselenggarakan oleh Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN), untuk mengembangkan putra-putri Papua yang baru lulus S1 atau S2, dan program PBP D3 Pertambangan yang menjembatani putra-putri Papua lulusan D3 Pertambangan dari universitas yang ada di Papua, untuk alih jenjang melanjutkan studi ke Strata Satu (S1) di Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB dengan beasiswa penuh dari Freeport Indonesia. #FreeportIndonesia #Freeport #Freeporters #Mining #Mine #Miners #KitaFreeportIndonesia #Tambang #Grasberg #Portsite #Jobsite #PapuaBridgeProgram

A post shared by Freeport Indonesia (@freeportindonesia) on

2. Distribusi Buku Bacaan di pedalaman Papua

Buku adalah jendela dunia. Melalui buku kita bisa mengetahui gambaran tempat-tempat yang jauh, kebudayaan serta kondisi masyarakatnya. Pengetahuan ini tentu akan memperkaya wawasan kita, bahwa bumi itu sangat luas. Ada banyak orang, ada banyak tempat, ada banyak pengetahuan diluar sana yang bisa kita ketahui dengan membaca buku.

Demi membuka wawasan anak-anak Papua, PTFI telah melakukan pendistribusian buku bacaan ke pedalaman Papua. Buku adalah barang langka dan mahal di Papua, sehingga tak banyak keluarga yang bisa memilikinya. Oleh karena itu, bantuan dari PTFI ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi warga Papua

 

3. Membangun Sekolah Asrama di Papua

Dalam mendukung peningkatan kualitas bagi siswa-siswi dari daerah terpencil, maka PTFI dan LPMAK bekerjasama dengan Yayasan Pesat dan Keuskupan Timika dalam pengelolaan 5 asrama putra dan putri di Mimika dan dengan Yayasan Binterbusih di Jawa Tengah. Penerapkan pendidikan berpola asrama ini bertujuan untuk menanamkan sikap disiplin bagi siswa-siswi agar mereka memiliki kemandirian dan memiliki pola hidup teratur.

4. Institut Pertambangan Nemangkawi

PTFI juga membangun sebuah Institut Pertambangan untuk melatih putra dan putri asli Papua agar trampil menjadi pekerja tambang klas dunia yang siap bersaing di dunia industri pertambangan.

Di institut pertambangan Nemangkawi, peserta magang selama 3 tahun dan akan menjalani program pelatihan kejuruan yang tentunya berkaitan dengan kegiatan pertambangan seperti mekanik alat berat, operator dan pekerja tambang bawah tanah. Sistem pendidikan disini adalah pendidikan nonformal, para peserta tidak memperoleh ijazah tapi sertifikat kompetensi. Tujuannya ketika mereka on job training nantinya kompetensi yang didapat dari pelatihan match dengan yang dibutuhkan di lapangan.

 

Itulah beberapa kontribusi Freeport untuk masyarakat Papua dalam bidang pendidikan. Semoga semakin banyak masyarakat Papua yang berkesempatan untuk meraih pendidikan

40 thoughts on “Kontribusi Freeport Indonesia untuk Memajukan Pendidikan Masyarakat Papua”

  1. emang kontribusi freeport indonesia buat Papua gede banget ya kak, mulai dari pendidikan, kesehatan dan kemajuan wilayahnya.. yang terakhir malah sport centernya yang menghabiskan dana yang lumayan ya..

  2. kalo dengar cerita papua dan pendidikan, rasanya miris ya. mereka kaya tapi tidak dikembangkan pemerintah pusat. SDA nya dikeruk, tapi hasilnya yang menikmati hanya Jawa. semoga ada kebijakan yang lebih konkret bagi Papua. dan upaya masyarakat atau swasta sangat berarti

  3. Pendidikan dan kesehatan, dua kebutuhan utama Papua saat ini supaya bisa setara dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Semoga semakin banyak perusahaan seperti Freeport yang betul-betul maksimal berkontribusi bagi SDM masyarakat Papua, dan tentunya tanpa mengenal batas usia.

  4. Freeport ternyata ada sumbangsihnya ke warga Papua ya, jadi engga habis manis sepah dibuang. Dulu di kampusku ya pernah ada mahasiswa Papua. Begitu lulus, dia pulang mengabdi, jadi PNS, trus jadi Camat. Seneng dengernya…

  5. Baru tau kalo freeport ngadain beasiswa buat masyarakat papua, dan ternyata banyak hal-hal yang mereka kontribusikan demi kesejahteraan pendidikan orang papua.

  6. Semakin banyak kontribusi yang mereka berikan dan semakin banyak yang menuliskannya.. semakin banyak juga yang akan sadar… tidak hanya beroperasi disana saja freeport tapi juga memberikan dampak bagi kehidupan sekitarnya

  7. Semoga kontribusi pengembangan masyarakat papua aslinya terus dikembangkan oleh freeport, karena kekayaan alamnya sudah diambil ,sehingga masyarakat papua asli merasakan kesejahteraan ke depannya.

  8. Ah ya, kesadaran akan pendidikan di sana memang masih kurang bagus, ya. Bisa saya bayangkan, sebuah daerah yang kaya sumber daya alam, biasanya akan bergantung dnegan alam, tanpa sadar bahwa SDA juga terbatas jumlahnya, dan tak bisa digantikan.

  9. Wah, banyak juga ya ternyata kontribusi freeport terkait pendidikan. Semoga dengan divestasi ini bisa membuat kontribusi ke papua bisa semakin besar

  10. Ternyata cukup banyak jug ya kontribusi Freeport untuk Papua ya. Semoga kedepannya sinergi ini makin baik, antara Freeport, Masyarakat lokal dan pemerintah sehingga kehidupan masayarakat Papua semakin baik, terutama dalam hal hal layanan kesehatan dan pendidikan

  11. Wiiih, ternyataaaa Mba Nanik udah pernah ke Papua, gokiilll!
    Freeport memang berkontribusi buanyaak utk masyarakat Papua ya
    Semoga lebih membahana lagi sumbangsihnya th ini dan ke depannya

  12. Bahagia banget melihat kontribusi Freeport untuk masyarakat Papua, semoga makin banyak warga Papua yang bisa meraih pendidikan tinggi dan berprestasi ya..

  13. Kenapa Bun waktu memberikan pelatihan di papua, yang datang lebih dari separo adalah para pendatang bukan penduduj aslinya? Apa karena itu tadi mereka kurang peka arti pentingnya ilmu dan pendidikankah? Wah ternyata banyak ya yang sudah dilakukan PT freeport ini untuk mencerdaskan masyarakat papua ya 😊

  14. Kabarnya tambang freeport akan beralih ke penambangan dalam bumi dari saat ini terbuka, semoga perusahaan juga menyiapkan skenario memberikan manfaat pelatihan keterampilan agar lebih banyak warga tempatan yang bekerja pada perusahaan BUMN ini

  15. Terharu aku tuh kalo liat orang wisuda, mengingat jauhnya jarak demi menempuh pendidikan itu. Temanku saja dari papua, tidak pernah pulang mudik sampaj dia sarjana saking jauhnya dan besarnya biaya mudik. Saluttt

  16. Terus maju pendidikan di Papua supaya semakin banyak pemuda lokal yang merasakan perbaikan masa depan.

  17. DUkung banget kemajuan Papua menjadi lebih baik dan juga maju. Memagn butuh waktu tapi juga butuh kontribusi banyak pihak

  18. Banyak sekali yah kontribusinya termasuk memberikan beasiswa, semoga panjang dan seterusnya ya kontribusi ini.

  19. Benar-benar bagus banget ya apa yg telah dilakukan oleh PT Freport untuk Papua, terutama di bidang pendidikan. Bahkan bagi mereka yang ingin mengenyam pendidikan tetapi jauh dari rumah, saat ini sudah sediakan asramanya.

    Semoga makin maju pendidika di tanah Papua. 😍

  20. Bagus nih programnya Freeport. Semoga kedepannya semakin banyak putra daerah yang menikmati program pendidikan sekaligus bisa untuk pemberdayaan manusianya.

  21. Melihat senyum bahagia anak Papua yang wisuda di ITB, bikin hati saya ikut bangga. Pasti perjuangan mereka sangat besar ya, meninggalkan kampung halaman dan belajar bersama teman-teman dari berbagai daerah.Tentunya Freeport punya andil dengan memberikan kontribusi melalui CSRnya ya

  22. Freeport mempunyai effort yg besar bngt buat Papua walaupun masih Ada tenaga asing disana semoga saja dlm waktu dekat bisa jd milik Indonesia seutuhnya

  23. Banyak ternyata ya mak freeport ini untuk Papua. Apalagi skrg pendidikannya juga makin digitalisasi jadi ngejarnya juga wajib kenceng biar pendidikan terpenuhi baik

  24. Alhamdulillah ternyata freeport masih memperhatikan dimana ia berpijak ya Mbak. Kontribusi di dunia pendidikan sungguh investasi yang menguntungkan bagi kemajuan Papua di masa depan.

  25. Semoga selalu bermanfaat bagi rakyat Papua. Terutama program Papua Bridge itu. Keren. Bisa menyekolahkan rakyat Papua setinggi mungkin.

  26. Sumbangsih Freeport khususnya dalam sektor pendidikan ternyata lumayan banyak ya. Mulai dari tingkatan SD hingga pemberian beasiswa bagi jenjang pendidikan S3. Semoga dengan upaya ini, makin banyak rakyat Papua yang bisa menempuh kehidupan lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya.

  27. Harapan dan doa yang sama untuk saudara-saudara di Papua.
    Sahabatku juga ada yang ditempatkan di Papua sebagai guru.
    Aku berharap, kesejahteraan warga rata di seluruh pelosok negeri Indonesia.

  28. pendidikan bagi warga papua adalah sangat perlu. senang sekali saat tahu ada alumni ITB juga. ah semoga papua semakin maju dan berkembang di tangan anak negeri

  29. Banyak juga ya program Freeport untuk menaikkan taraf pendidikan warga Papua. Ada beasiswa sampai S3. Pembangunan sarana dan prasarana untuk semolah dari SD sampai institut juga ada,

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan ini, ditunggu komentarnya. Please... jangan meninggalkan link hidup ya