Mengenalkan Kandungan Nutrisi Bayam pada Anak




Mengenalkan Kandungan Nutrisi Bayam pada Anak. Akhir pekan, saatnya main ke sawah. Dari usai subuh, Toto sudah ribut aja ngajakin ke sawah. Padahal saya belum beres-beres rumah, piring kotor bekas makan semalam juga belum di cuci. Belum masak juga buat bekal ke sawah.

Setelah di bujuk-bujuk barulah dia mau menunggu. Sementara Toto dan dua kakaknya bergantian mandi, saya dan suami beres-beres dan masak. Suami mencuci piring dan menyapu rumah sementara saya memasak. Masak yang gampang dan cepat saja. Sayur daun lumai, ayam goreng tepung, tahu dan tempe goreng. Usai masak, anak-anak sudah rapi, giliran suami yang mandi, sementara saya menyiapkan bekal. Terakhir, saya yang mandi.

Menjelang pukul 06.30 kami berangkat. Perjalanan lumayan lancar. Sekitar 45 menit kemudian, kami tiba di sawah. Setelah memarkir mobil, kamipun lalu berjalan beriringan menyusuri pematang, kebetulan posisi sawah berada di tengah.

Panen Bayam

Hari ini, kami berencana mau panen bayam. Kebetulan bayam merah dan juga bayam hijaunya sudah waktunya di panen. Tanaman bayam ini jadi cepat sekali pertumbuhannya karena hampir tiap hari hujan, jadi kebutuhan airnya terpenuhi dengan baik.

kandungan nutrisi bayam

Sambil memetik bayam, sambil ngobrol juga sama anak-anak.Tentu saja masih berkaitan dengan bayam. Karena tiba-tiba babang bertanya tentang bayam merah.

“Ma, kenapa ada bayam merah?”

“Ya, karena jenisnya memang ada bayam hijau dan bayam merah”

“Kandungannya bayam merah itu apa?”

“Macam-macam, ada serat, ada vitamin juga?”

“Bukan itu. Kalau bayam hijau kan mengandung klorofil, kalau bayam merah mengandung apa kok warna daunnya jadi merah”

“Waduh apa ya, ntar kita tanya google deh” Selalu begini jadinya kalau nggak bisa menjawab pertanyaan babang. Tanya sama google.

perbedaan bayam merah dan bayam hijau

Saat istirahat, mulailah kami menelusuri informasi dengan bantuan google tentang warna merah pada daun dan batang bayam merah.

Dari hasil penelusuran itu, kami memperoleh informasi bahwa bayam hijau mengandung lebih banyak klorofil dan betakaroten. Sementara bayam merah lebih banyak mengandung pigmen betasianin dan antosianin.

Kandungan Nutrisi Bayam Merah dan Bayam Hijau

Selesai memetik bayam, kami pun lalu membuka bekal. Sarapan di gubuk pinggir sawah. Usai makan, kami lanjutkan lagi belajar tentang bayam.

Dari situsnya Bobo kami mendapatkan informasi bahwa baik bayam hijau maupun bayam merah sama-sama mengandung antioksidan yang tinggi. Dengan antioksidan yang tinggi, bayam hijau dan merah memiliki manfaat antiaging yang sama kuat.

Pada bayam hijau maupun merah terdapat energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, serat, zat besi, dan vitamin C. Dari segi jumlah, nutrisi tersebut lebih banyak terdapat dalam bayam merah daripada bayam hijau.

bayam merah

Sementara dari situsnya Detik, kami mendapatkan informasi bahwa dalam 100 gr bayam hijau mengandung energi sebesar 16 Kkal, protein 0,9 gr, lemak 0,4 gr, karbohidrat 2,9 gr, kalsium 166 mg, serat 0,7 gr, zat besi 3,5 mg dan 41 mg vitamin C.

Sedangkan untuk 100 gr bayam merah mengandung energi sebesar 41,2 kkal, 2,2 gr protein, 0,8 gr lemak, 6,3 gr karbohidrat, 520 mg kalsium, serat 2,2 gr, 7 mg zat besi dan 62 mg vitamin C.

Warna bayam yang lebih gelap, baik itu merah maupun hijau, memiliki kandungan nutrisi dan gizi lebih tinggi daripada bayam yang berwarna lebih terang. Bagi penderita kadar asam urat tinggi, artritis, dan peradangan di saluran cerna sebaiknya tidak terlalu banyak mengonsumsi bayam.

Senangnya, hari ini anak-anak belajar memanen bayam dan juga kandungan nutrisi yang ada pada bayam, baik yang merah maupun yang hijau.

panen bayam

42 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *