Dunia KerjaKu

Paling di Cari : Guru Bahasa Jawa

Kemarin kedatangan tamu dari Mojokerto, seorang guru sebuah SMK negeri. Dia nanya, barangkali punya referensi teman/sodara yang alumni pendidikan sastra jawa. Karena sampai sekarang, di sekolahnya belum ada yang mengajar pelajaran bahasa jawa. Jadi kalau pas pelajaran bahasa jawa, anak-anak ya di maklumi kalau berkeliaran di luar kelas.

Dalam kurikulum 2013, tetap ada muatan lokal. Nah, untuk jawa timur, muatan lokal adalah bahasa Jawa. Sementara, di jawa timur ini, hanya ada satu universitas yang punya jurusan pendidikan sastra jawa. Jadi, ya harap maklum kalau sampai sekolah-sekolah mengalami kesulitan untuk mencari guru bahasa jawa.

Saya jadi ingat jaman SMP dulu, waktu kelas 1. Guru bahasa jawa saya pernah bercerita, alasan beliau dulu mengambil jurusan pendidikan sastra jawa saat kuliah. Alasannya adalah, karena orang tua beliau kurang mampu, jadi kalau mau kuliah, beliau harus kuliah di PTN. Karena persaingan masuk PTN itu sangat ketat, maka beliau mempertimbangkan jurusan yang kira-kira paling sedikit peminatnya, yaitu sastra Jawa. Dan akhirnya, memang guru saya tersebut akhirnya diterima di PTN.

Cuma bisa ikut miris saja. Bahasa jawa, bahasa daerah sendiri, sampai kesulitan mencari orang yang bisa mengajarkannya.

Jadi serasa ditimpuk juga, karena saya jarang berkomunikasi menggunakan bahasa jawa dengan anak-anak saya.

 

18 Comments

Setiap jejak yang Anda tinggalkan akan sangat berarti bagi sang penulis

%d bloggers like this: