Pelajaran Berharga di Jumat Pagi

Sepulang dari berbelanja ke pasar, jalan yang biasa saya lalui mulai rame. Jalan tembus itu memang selalu ramai kalau pagi, karena mengarah ke SMP dan SMK, ada pula kompleks perkantoran dimana saya bekerja. Seperti biasanya, karena berjalan kaki, saya pasti mengambil jalan di pinggir. Ya, iya lah, kalau ditengah kan bisa dimarahi orang banyak.

Dari arah belakang, ada anak berseragam SMP naik sepeda mendahului saya. Belum jauh didepan saya, tiba-tiba dia menghentikan sepedanya. Sepedanya belum berhenti sempurna, dia sudah melompat turun, sementara sepedanya otomatis jatuh tergeletak begitu saja. Anak itu setengah berlari, ke tengah jalan. Saya masih kaget aja dengan tingkah anak kecil itu.

Dan, sesuatu dalam genggaman kedua tangannya membuat saya menghela napas. Seekor anak kucing! Rupanya, dia tadi bergegas karena ingin menyelamatkan anak kucing yang kebingungan ditengah jalan. Anak itu lalu menaruh si anak kucing di pinggir jalan, mengelus-elus sebentar lalu kembali berjalan ke arah sepedanya dan melanjutkan perjalanannya ke sekolah.

***

Sebuah pelajaran berharga dari seorang anak kecil yang memiliki kepedulian terhadap kondisi sekitarnya. Jika dulu waktu kecil, saya sering diajarkan untuk menyingkirkan duri yang ada dijalan, agar tak ada orang yang terluka karena menginjak duri tersebut. Maka pagi ini saya mendapatkan pelajaran yang saya pikir lebih tinggi nilainya. Menyelamatkan nyawa makhluk yang terlantar di jalanan.

Saya yakin, anak kecil itu selalu ditanamkan nilai-nilai kebaikan dalam keluarganya, hingga ditengah lalu lintas yang lumayan ramai, dia mau berhenti dan menyelamatkan anak kucing itu.

 

16 Comments

Add a Comment
  1. belajar memang bisa drmn saja ya mbak, dari anak kecil yg mbak ceritakan di atas juga bisa kita ambil pelajaran berharga

    1. iya, belajar dari universitas kehidupan

      1. bener mbak

  2. subhanallah….hmm….akhlak anak itu baik banget yah…semoga semakin dewasa tambah semakin baik…saya juga dapat pelajaran dari cerita ini 🙂

    1. amiin…. iya semoga tetap terjaga keluhuran budinya

  3. anak yang baik dan perhatian..

    ngomongin kucing, ingat sama Sandy hehe..

    1. sandy itu nama kucing atau teman yang suka piara kucing?

      1. hehe nama anak saya mbak Nik….

  4. Subhanallah..Semoga diberkahi lah anak itu sampai besar..Yah menunjukan social care gak mesti dari yg besar-besar saja ya Mbak..Kita bisa melakukannya dari yang kecil tapi nantinya akan memberi dampak besar 🙂

    1. amiin…. iya tingkat kepedulian pada lingkungan emang harus diasah mulai dari kecil dan dari “hal-hal kecil”

  5. Allisa Yustica Krones

    Salut sama anak kecil itu! soalnya kalo kejadian di aku, belum tentu seberani itu…secara…aku takut sama kucing 🙁

    1. klo saya sih nggak takut, tapi geli 🙂

  6. Kelas pembelajaran hidup ada dimanapun ya jeng Nanik. salam

    1. iya betul, di jalan, di kebun, di tempat kerja, dimana-mana

  7. Sungguh pelajaran yang sangat berharga ya Mbak.Thanks sudah sharing..

    1. mari sama-sama memetik hikmahnya mbak

Leave a Reply to Evi Cancel reply