Pengalamanku Mengatasi Duri Ikan Nyangkut di Tenggorokan

cara mengatasi duri ikan nyangkut di tenggorokan

Kalau tangan atau kaki tertusuk duri, sakit memang, tapi kita masih bisa mencabut durinya. Kalau durinya besar, bisa langsung dicabut saja pakai tangan. Kalau durinya kecil, misalnya duri bayam, bisa pakai bantuan peniti. Tapi kalau ada duri ikan nggak sengaja tertelan dan nyangkut ditenggorokan, bagaimana mau mencabutnya?

Belum lama ini saya mengalaminya. Tak sengaja menelan duri ikan dan durinya nyangkut di tenggorokan. Berbagai cara saya coba untuk membuat durinya lepas dari tenggorokan menuju lambung. Kali aja suatu saat kamu mengalami kejadian kayak aku, jadi simak terus ya tulisan pengalamanku mengatasi duri ikan nyangkut di tenggorokan ini.

Tak Makan Ikan Tapi Kena Durinya

Ada peribahasa yang menyatakan tak makan nangka tapi kena getahnya, yang artinya tidak ikut berbuat tapi turut kena akibatnya, atau menanggung kerugian karenanya. Saya belum pernah sih mengalami ini.

Tapi saya mengalami tak makan ikan tapi kena durinya.

Kok bisa?

Ceritanya, saya masak gulai rebung dan ikan patin. Daging ikan patin itu kan lembut sekali, jadi ada duri-durinya yang rontok dan bercampur dengan sayur rebungnya. Nah, siang itu saya makan berlauk gulai rebung ikan patin ini. Saya nggak ngambil ikannya, cuma ambil rebungnya. Rupanya ada duri ikan patin diantara rebung ini dan ikut tertelan dan nyangkut di tenggorokan.

Gulai rebung ikan patin
Gulai rebung ikan patin

Uh, rasanya sakit banget. Saya pun menghentikan aktivitas makan dan segera minum air putih. Untuk menelan air putih saja, rasanya sakit sekali. Saya berusaha agar bisa batuk dengan keras, berharap durinya keluar, namun tak berhasil.

Saya pun memijat-mijat leher, berulang kali menelan ludah, berharap durinya terlepas. Menggerakkan otot-otot leher pun saya lakukan. Terasa durinya berubah posisi, namun belum bisa tertelan juga.

Lalu saya ingat nasihat ibu. Kalau ada duri nyangkut, makanlah nasi yang di kepal-kepal. Kepalan kecil saja. Makan nasinya tanpa di kunyah, kalau perlu dorong menggunakan air. Harapannya, durinya akan tergilas kepalan nasi ini lalu masuk ke lambung.

Sampai habis nasi sepiring, tapi durinya masih nyangkut juga. Huhu….Pas buat nelan nasinya, nggak terlalu sakit. Tapi kalau buat nelan minuman, sakit banget, dan rasanya posisi nusuknya itu berpindah-pindah. Bayangin ajalah sakitnya ketusuk jarum suntik.

Karena nggak tahan dengan sakitnya, saya pun ambil sikat gigi. Berusaha menjangkau duri dalam tenggorokan dengan menggunakan sikat gigi. Duri nggak berhasil teraih, malah saya muntah-muntah.

Baiklah. Saatnya cari informasi di internet soal duri ikan nyangkut di tenggorokan ini.

Bahaya Duri Ikan Nyangkut di Tenggorokan

Dari berbagai sumber, saya memperoleh informasi bahwa duri ikan yang tertelan bisa hancur di dalam perut. Jadi nggak perlu khawatir kalau ada duri ikan yang tertelan.

Tapi kalau duri ikan nyangkut di tenggorokan, harus diupayakan supaya duri ikan itu bisa tertelan dan masuk ke perut. Jika tak bisa masuk perut, duri ikan bisa saja membuat luka di tenggorokan. Padahal tenggorokan berhubungan dengan telinga dan hidung. Kalau ada luka di tenggorokan akan mempengaruhi juga telinga dan hidung.

Dari artikel yang saya baca, dilarang untuk mengorek tenggorokan saat ada duri ikan yang nyangkut di tenggorokan. Dikhawatirkan akan terjadi gesekan dan malah membuat luka di tenggorokan.

Duh baca ini, saya langsung ingat tadi berusaha mengorek-orek tenggorokan menggunakan sikat gigi. Jadi ternyata ini adalah cara yang salah dan malah bisa berbahaya.

Cara Mengatasi Duri Ikan Nyangkut di Tenggorokan

Masih dari hasil baca-baca beberapa artikel di internet, saya memperoleh informasi cara untuk mengatasi duri ikan yang nyangkut di tenggorokan.

1. Makan Nasi yang dikepal

Ini cara yang diresepkan juga oleh ibu saya. Nasi di kepal-kepal, tanpa dikunyah langsung ditelan. Tekstur nasi kan lengket juga, jadi harapannya duri akan nempel di nasi dan ikut masuk ke dalam perut.

Saya sudah mencoba cara ini, bahkan habis sepiring nasi hangat, namun gagal. Durinya nggak mau ngikut nasi, masih tetap nyangkut.

2. Makan Pisang

Ambil potongan buah pisang, masukkan ke mulut. Jangan di kunyah, di emut saja. Setelah cukup lembap akibat tercampur dengan air liur, telan pisang tersebut secara perlahan

Saat kejadian, kebetulan sedang tak ada pisang di rumah. Jadi saya belum sempat mencoba cara ini.

Pisang berlin
Pisang berlin

3. Minum Minyak Zaitun

Minyak zaitun bisa sebagai pelumas alami untuk menghilangkan duri ikan di tenggorokan. Bisa diminum secara langsung ataupun dicampur air hangat.

Saya tak mencoba cara ini, karena tak ada persediaan minyak zaitun. Lagian, bayangin nelan minyak aja sudah membuat perut saya malah mual.

4. Minum Air Garam

Dengan meminum air garam, diharapkan tenggorokan akan menjadi kering dan durinya bisa terlepas dan akhirnya masuk ke saluran cerna.

Saya pun mencoba cara ini, segelas air hangat diberi setengah sendok teh garam. Asin!

Ya iyalah, namanya juga garam, pasti asin.

Setelah minum satu gelas, ditunggu 5 menit nggak ada reaksi. 10 menit nggak ada efeknya juga.

5. Makan Marshmallow

Menurut artikel yang saya baca, tekstur marshmallow yang tebal dan kenyal akan berubah menjadi lengket apabila terkena air liur. Hal inilah yang memungkinkan tulang ikan menempel pada marshmallow sehingga akan luruh menuju saluran pencernaan.

Di hari kedua duri itu bertahan di tenggorokan, saya ke minimarket, beli marshmallow. Coba ngemut 2 lalu telan. Belum ada efeknya. Ngemut 2 lagi, telan, tetap nggak berhasil juga. Akhirnya saya hentikan, karena menurut saya rasa marshmallow itu nggak enak.

Yang seneng tentu saja anak-anak, soalnya selama ini nggak pernah dikasih jajan marshmallow, eh tiba-tiba saja emaknya kok beli.

Menarik Ikan Menggunakan Ikan

Sampai keesokan harinya, duri ikan itu masih nyangkut di tenggorokan saya. Saat bangun tidur sih, tenggorokan saya terasa enak. Lalu saya pun mengambil air minum. Saat menelan air minum itulah kembali terasa, cekiiit… terasa ada benda tajam yang menusuk tenggorokan.

Sudah sehari, tapi saya masih menahan diri untuk ke dokter. Saya ngerasa nggak keren aja kalau ditanya dokter “ada keluhan apa?” dan jawaban saya adalah “ada duri nyangkut ditenggorokan, Dok.”

Haha… emang ada gitu sakit yang keren?

Hari ini saya harus bertemu kepala sekolah TK lewat aplikasi zoom, dari jam 08.30 sampai 12.45. Walau tenggorokan tak nyaman, semoga saja tak menganggu acara tatap muka virtual kami.

Hari kedua ini, saya tetap makan nasi yang di kepal. Sesekali makan marshmallow, namun tetap durinya belum luruh juga.

Saat menelan, refleks saya mengarahkan makanan agar tak melewati bagian yang terasa sakit kena duri. Saya menghindari rasa sakit itu. Bisa jadi inilah yang menyebabkan durinya tak juga ikut tertelan bersama makanan. Saat makan memang tak terasa sakit, saat minum, baru deh rasanya sakit banget. Jadinya saya menghindari banyak minum.

Hari ketiga. Saat bangun tidur, saya rasakan posisi duri sudah agak turun, tapi masih di area tenggorokan. Saya pun minum, eh kok kayaknya posisinya naik lagi. Saya coba batuk dengan keras, tak mau keluar.

Hari ini saya masak ikan lagi. Ikan nila goreng. Bismillah, makan nasi dikepal-kepal sama daging ikan nila.

Saya sudah tak mengarahkan dibagian mana nasi itu masuk tenggorokan. Saya mengunyah dan menelan makanan pelan-pelan.

Sepiring nasi plus sepotong nila goreng habis. Usai makan saya coba gerakkan otot-otot dalam tenggorokan, mencari sumber rasa sakit. Tak terasa sakit, tak terasa ada ganjalan di tenggorokan.

Saya coba menelan ludah berulang kali, tak ada rasa sakit karena tertusuk. Saya pun lalu minum air putih, nggak terasa lagi ada duri nyangkut di tenggorokan. Hore… akhirnya durinya masuk perut juga.

Alhamdulillah, nggak perlu ke dokter. Saya ngerasa nggak keren aja kalau ditanya dokter “ada keluhan apa?” dan jawaban saya adalah “ada duri nyangkut ditenggorokan, Dok.”

Jangan Takut Makan Ikan

Demikianlah pengalaman saya mengatasi duri ikan yang nyangkut di tenggorokan. Semoga kamu nggak pernah mengalaminya, karena rasanya sungguh tak mengenakkan.

Setelah kejadian itu, saya tak lantas kapok makan ikan. Habis gimana ya, ikan itu enak sih. Di sayur ataupun di goreng, apalagi kalau ada sambalnya.

Selain enak, ikan juga mengandung banyak nutrisi. Saya nggak kapok, cuma meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan duri saja. Jadi makannya lebih hati-hati dan pelan-pelan.

Jangan takut makan ikan ya…

Kalau kamu, pernah punya pengalaman duri ikan nyangkut di tenggorokan? Bagaimana caramu mengatasinya?

53 Comments

  1. Yey berhasil! Pake ikan juga akhirnya ya Mbak. Kalo saya dulu dibilangin cust katanya makan manisan buah yang kering bisa ngatasin ketulangan, tapi ya belum pernah nyoba juga.

  2. Kalau saya sih minum air plus ditarik-tarik daun telinga. Dan itu benar-benar ampuh banget langsung turun ke perut.

  3. Aku juga pernah nih mbak mengalami hal yang sama, kalo aku banyak minum air putih sama makan nasi kepal sih huhu dan emang ngga enak banget, tapi satu hal yang ngga kalah penting adalah dont panik.. karena kalo panik bisa lama itu nyangkutnya duri ikan di tenggorokan hehe

  4. kak … lamaaa banget itu nyangkutnya.
    Itu ngga enak segalanya, ngga cuma makan, apalagi ketemu kepala sekolah TK, mana panjang banget.

    Saya bacanya simpati tapi pengen ketawa juga, kebayang makan nasi udah habis sepiring tapi masih nyangkut. Lalu saya malah bayangin makan nasi sama marshmello yang di hari ketiga.

    Aku penah sih kak.
    Tapi lupa juga gimana bisa hilang.

  5. Dulu masi kecil pernah bbrp kali, menyiksa sekali huhu
    obatnya ya itu tadi makan nasi panas di kepel, Trus minum dengan melebarkan tenggorokan hehe

  6. Aih sama nian saran ibunya Mba Nanik dengan ibuku. Kebiasaan sama, makan nasi kepal itu masih saya terapkan sampai sekarang, bahkan saat anak saya juga kesangkut duri ikan. Hihihi. Apalagi nasi kepalnya kalo hangat-hangat yaaa, enak rasanya itu tenggorokan setelah duri ikannya langsung jleb ke bawah.

  7. Pernaaaah. Pas kecil, awal sD kalo ga salah. Dan saking sakitnya, aku sampe keinget trus mba. Lupa sih ikan apa, tapi yg pasti durinya gede dan sakit banget. Sama lah dibawa minum ttp aja ga luruh. Cuma aku ga inget gimana akhirnya itu duri ikan bisa lepas. Setelah 2 harian juga kalo ga salah. Mama sampe bingung jg gimana mau ngeluarin.

    Tp cara di atas aku bakal inget2, takutnya anakku ntr ngalamin.

    Eh tapi rasa minyak zaitun diminum gitu aja enak kok mba. Aku tiap pagi minum itu. Bangun tidur, perut kosong, minum sesendok minyak zaitun. Manfaatnya banyak bgt, tp yg aku incer itu salah satu anti aging :D. Makanya udh brp THN aku slalu minum zaitun, tapi pilih yg extra virgin olive yaaa.

    • wah…saya tetap belum doyan minum evoo. Uda cobain tp ga masook :D.
      btw..sedari awal baca artikel ini saya berusaha mengingat2 istilah utk kejadian ini. Sampai googling loooh utk ketemu istilah ketulangan. Eh ternyata ada di komen2 hehe. Bersyukur durinya akhirnya luruh ya mbak..

  8. Istilah tindakan medisnya: evakuasi corpal. Biasanya pake alat penjepit dan tongue spatel untuk ngambil durinya. Dulu saya juga pernah, duri ikan lele. Sakit banget emang. Haha.

  9. makanya saya agak malas makan ikan mas. lebih simple makan ikan gindara steak atau ikan dori fillet. atau gurame/kakap fillet.
    ga enak soalnya kalo nyangkut di tenggorokan

  10. Bener deh duri ikan nyangkut itu ga enak bgt rasanya. Kalau yg di tenggorokan bawah dimasukin nasi kepal gitu bisa.

    Kalau yg di leher aja susah. Kemarin anakku kan nyangkut duri, aku suruh telen nasi 2 kepal masih ada. Pas aku sorotin flash, ternyata NYANGKUT DI AMANDEL. Duh ya makanya pake nasi ga bisa malah makin kedorong.

    Akhirnya aku suruh mangap dan pake jari. Bener2 harus pas juga biar anaknya ga muntah 😅

  11. Apa mungkin sebenernya semua tips yang telah dicoba memberikan kontribusi tanpa disadari meskipun hanya sebagian kecil dari hasilnya ya, mba? Seperti si Marshmellow yang beberapa kali dicoba? Hehe saya kasihan tetapi ceritanya kocak, jadi maaf, sambil mengernyitkan dahi sayaa pun tersenyum kecil.

  12. Bener banget tuh mbak! Kadang kalau di posisi nelen emang g enak..ohh pakai nasi kepalan bisa ya. Mungkin dengan dibarengi nasi yg masih dikepal durinya bs nempel ke nasi ya trus masuk deh seperti biasa. Tapi bermanfaat banget tulisn begini pasti ada aja di luar sana orang2 yg juga nelen duri *ehh

  13. Kayaknya aku belum pernah deh Mbak Nanik separah ini nyangkut si duri ikan di tenggorokan. Memang benar kok kayaknya enggak keren ya kalau ke dokter karena masalah duri hihi
    Tapi ikhtiarnya Alhamdulillah berhasil ya. aku baca jadi ikut ngilu bayangin sakitnya.
    Sehat-sehat ya Mbak

  14. I feel youu mbakk hikz. Molly sering banget nih ketelen tulang .. nyangkut di tenggorokan, nyangkut di gigi dan nusuk gusi juga sering.. rasanya beuuhh.. tp bbrp hari kemudian durinya rontok sendiri 🙁

  15. Nah aku juga suka dikasih tau mamaku dulu kalau ada duri ikan nyangkut makan nasi aja gitu katanya. AKu agak sensitif nih pasti langsung sakit tenggorokan

  16. Ya ampun mbak ga kebayang itu sakitnya sampe 3 hari gitu. Kalau anak-anak mungkin bakal rewel ya heuheu. Belum pernah ngerasain duri nyangkut, mudah-mudahan aja engga, tapi makasih udah berbagi tips ya Mbak. Akhirnya setelah perjuangan selama 3 hari durinya ketelen juga.

  17. ya ampun..baca ini langsung kebayang gimana ga enaknya. Saya pernah nih mengalaminya dulu, atasinya ya itu dengan cara banyak makan nasi. Huhuhu..semoga ga terjadi lagi deh..beneran gak enak rasanya.

  18. Aku juga pernah makan ikan dan durinya nyangkut di tenggorokan.
    Seriuus yaa..gak nyaman banget.
    Dan karena jaman dulu gak ada google, jadi cuma makan biasa dan minum biasa…walau sakit, paksakeun.
    Alhamdulillah, 2 hari kemudian…luruh.

    Tapi ya…itu, gak nyamannya bikin banyak-banyak istighfar…

  19. Huaaaa seremmm. Pasti ga enak ya mak.aku ga berani makan ikan emang mak dari dulu. Soale kasian liat ikannya. 😂 seringnta bantu kucingku durinya nyangkut
    Sehat2 y mak. Untung bisa itu durinya ya ga ngelukai

  20. walah mba itu lama juga yah soalna jadi inget temen pas kuliah namanya anak kos pas terjadi tragedi nelen duri heboh wkwkk..tpi emang betul temenku akhire bisa nelen lg pake nasi dikepal mba

  21. Aku beberapa waktu lalu juga kena dong. Itu udah kukasih nasi kepal sama garam tetep gak ilang. Ada sampai 24 jam lebih. Sakit banget. Terus akhirnya hilang juga tapi masih agak sakit karena mungkin terlalu lama nyangkutnya. Btw, aku tetap gak kapok makan ikan

  22. Waduh, kok ikutan tegang nih bacanyaaa!
    Ternyata bisa sampai 2 hari gitu nyangkut yah sih duri ikan, pasti terasa gak nyaman banget deh.
    Jadi solusinya duri ikan dibalas sama ikan lagi aja yah mbaaak hehe
    Makasih tipsnya yaah

  23. EMang paling gak enak kalau duri ikan nyangkut dan aku pernah nih langsung ngepalin nasi. Tapi dulu mantan bosku setiap tahun selalu ke dokter karena selalu ketulangan.

  24. Wah, jadi pengen makan ikan goreng cocol sambal terasi nih aku mba!

    Dulu pernah sekali nih ada duri nyangkut, tapi jaman masa kecil, Saat itu, bisa lepas pake metode nelan kue lapis yang dikunyah dikit …

  25. Whuahh horor banget aku deg-degan bacanya mbak, alhamdulillah selama ini selesai dengan nasi dan pisang sih, gak kebayang kalo sampe berhari dan itu duri patin which is keras banget itu duri. Alhamdulillah hepi ending ya mbak. Btw, setau aku, untuk lewatnya makanan biasanya kerongkongan ya mbak, bukan tenggorokan. Karena tenggorokan utk jalur pernafasan. Cmiiw ya

  26. Alhamdulillah mbaaa.. Ikut deg degan bacanya. Aku pun jg solusinya sama nih. Selalu makan nasi yg dikepal. Berharap kerjanya layaknya bola menggelinding ditenggorokan n mengambil duri.

    Tp, di daerahku sendiri ada cara lucu mengatasi duri ikan nyangkut ini mba. Dibacain mantra zuraida zuraida.. Bla bla. . Gak tau jg sih Lanjutannya tp kata orang zaman dulu sll manjur entah faktor apa. Haha lucu

  27. Waaaah mbak tahan sekali nahan sakit 3 hari. Saya pernah beli nasi goreng jam 7 malam dan makan sambil main hp. tak lama seperti ada semacam lidi kecil lembuut halus yang nancep di tenggorokan. Awalnya saya kira steples. Makan nasi dikepal gak mempan. Minum banyak – banyak gak mempan. Jam setengah 8 ke dokter spesialis THT di RS dekat rumah dan dapat giliran jam 8 lebih. Kata dokter harus dirontgen dan rontgennya udah tutup jam 8. Beliau gak bs ambil. Akhirnya ganti rumah sakit ke RS Haji smbil nunggu pak suami pulang kantor. Sampai sana jam 9 an dan yg buka hanya IGD. Mereka gak bisa ambil dan harus ke RS khusus THT di proklamasi. Untungnya 24 jam. Mungkin jam setengah sebelasan sampai sana. Anak-anak masih kecil waktu itu dan nunggu di mobil sama ayahnya. Aku masuk sendirian. Udah deg degan aja kalau harus operasi leher atau tenggorokan. Ternyata di sana alatnya lengkap banget. Diambil bentar langsung bisa. Alhamdulilaaaaah.

    dan ternyata bukan steples seperti dugaanku di awal. Tapi lidi kecil halus sebesar steples. Sekarang kapok makan sambil main hp. Karena mata fokus ke hp bukan ke makanan. hampir jam 12 malam sampai rumah setelah ganti 3 dokter dan 3 rumah sakit. Pengalaaman tak terlupakan

  28. Anakku tuh mba pernah dan panik bnget semua sudah di coba pada akhirnya hilang sendiri pas makan,, Aku suruh ,,Ayo de coba paksa makan akhirnya durinya ikutan masuk Juga alhamdulillah

  29. Kalau kata org Sby “kleleken eri” hehe.
    Ah jd keinget kisah makan nasi kucing di kereta ekonomi dalam perjalanan menuju Yogya pas zaman gadis. Gak sengaja nelen duri jg haha.
    Saya bolak balik mengalaminya dan alhamdulillah gk kapok makan ikan krn emang gemar makan ikan :D.

  30. Baru kejadian nih sama anak bungsuku. Makan ikan mas yang sangat banyak durinya itu, padahal saya udah hati2 banget, tapi durinya emang tipis tapi panjang. Dari makan nasi kepal, es krim, pisang, nutrijel dingin, sampai dia kekenyangan dan muntah, akhirnya keluar tu durinya. Saya kasih paracetamol karena ada luka pasti nyeri dan sirup imun booster. ALhamdulillah sebentar aja rewelnya , udah bisa bilang Mi, dah sembuhh!

  31. Duh mba, baca artikelmu ini aja bikin tenggorokan terasa perih hehehee… Kebetulan aku bukan pemakan ikan sih, kalaupun makan pasti udah parno banget sama durinya, singkirin satu-satu. 🙂

    Berarti Mb Nanik itu durinya luruhnya ga sengaja gitu ya. Mungkin dia udah melunak di tenggorokan karena udah sampai 3 hari gitu ya nyangkut di situ. Hiks… ngilu ngebayanginnya.

  32. Seringg mba, soalnya aku paling demen makan ikan dibanding protein hewani lainnya.
    Biasanya emang ikan yang durinya alus seperti bandeng.
    Cara mengatasinya, minum air putih banyakk, alhamdulillah hilang.
    Pasti menderita banget kalo sampe 3 hari ngga hilang 🙁

  33. Wih iyha sih Mak kalo patin nggak hati2 saat dimakan bakal kejebak sama durinya. Aku pribadi suka banget patin dan pelihara patin buat konsumsi pribadi keluarga. So far kalo digoreng sih nggak begitu masalah. Semoga tips ini bisa jadi solusi buat yg mungkin lagi ngalamin juga ya mak :’

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan ini, ditunggu komentarnya. Please... jangan meninggalkan link hidup ya