• RamesanKu

    Anaknya Buat Saya Aja, Ya…

    Ini kisah seminggu yang lalu, ketika sulungku naik pesawat ke Bengkulu untuk nengok neneknya. Sedari naik pesawat di Jakarta menuju Bengkulu, ada seorang wanita yang terus memperhatikan Satria. Setelah turun dari pesawat, selagi menunggu bagasi, tiba-tiba wanita itu menghampiri satria, memeluknya dan menangis. Papanya tentu saja kaget, ada orang tak dikenal peluk-peluk anaknya. Satrianya lebih kaget lagi, dan otomatis langsung menangis. Didekati dan disapa orang yang belum dikenal aja dia langsung mengkerut, apalagi tiba-tiba dipeluk. Jadilah sedikit kehebohan disana. Karena satria menangis dan menjerit-jerit, wanita itu lalu melepaskan pelukannya. Mengangguk ke arah suamiku dan meminta maaf. Disampingnya wanita itu, berdiri seorang lelaki yang juga meminta maaf pada suamiku. “Anaknya buat…

  • NaylaKu

    Anugerah Terindah

    “Babam mana?” mungilnya berucap. Mata indahnya menatapku. Kalimat itulah yang selalu keluar pertama kali saat Nayla (1 tahun 5 bulan) bangun dari tidurnya. Selalu abangnya yang pertama kali ditanyakan. Setelah tahu dimana abangnya, pertanyaannya akan berganti “papa mana?”. Itu jika dia menemui aku disampingnya saat dia bangun tidur. Jika bangun tidur, yang disampingnya adalah papanya, maka pertanyaannya adalah “mama mana?”. Setelah tahu keberadaan papa/mamanya, dia lanjut bertanya lagi “mbak mana?” Pertanyaan itu akan terus diulang-ulang, walau telah dijawab/ditunjukkan keberadaan orang-orang yang ditanyakannya. Yah namanya juga anak-anak, baru bangun tidur pula. Orang tuanya yang harus sabar meladeni pertanyaannya. Keterikatan emosional. Itu yang aku lihat. Dd selalu mencari abangnya saat bangun tidur.…