• PengalamanKu

    Suka Duka Mahasiswa Beasiswa

    Jaman kuliah D3 dan S1 dulu, saya rajin cari beasiswa, tapi selalu terbentur dengan syarat “surat keterangan tidak mampu”. Jadi, karena bapak saya itu PNS, aparat desa di kampung saya nggak mau membuatkan surat keterangan tidak mampu. Padahal, bapak saya itu guru SD dengan 5 anak, yang hidupnya pas-pas an, bahkan sering kurang. Tapi ya sudahlah, masih banyak yang lebih kekurangan di kampung saya. Alhasil, biasanya tetap saya ajukan saja persyaratan untuk mendapatkan beasiswa, walau tanpa surat keterangan tidak mampu. Dan, hasilnya sudah bisa ditebak. Saya gugur di seleksi administrasi.

  • Dunia KerjaKu

    Shock di Hari Pertama Kerja

    Tulisan ini menjawab rasa penasaran Ryan tentang pengalaman pertama saya masuk ke dunia kerja. Tapi tentu saja, siapapun anda yang mampir ke sini, boleh membacanya, boleh berkomentar, boleh reblog juga. Jadi ceritanya, saya dulu kuliah di jogja. Saya lulus tahun 2004. Nah, suatu saat instansi tempat saya bekerja sekarang ini (posisinya di malang), pasang pengumuman di kampus, akan mengadakan rekrutmen bagi fresh graduate, posisinya adalah sebagai tenaga pengajar yang akan ditempatkan diseluruh wilayah Indonesia. Berhubung waktu itu jiwa petualang masih tinggi, maka saya langsung mendaftar, dengan niat awal semoga diterima dan ditempatkan di wilayah perbatasan. Karena jujur, saya ingin sekali tahu bagaimana kehidupan di wilayah perbatasan.

  • SatriaKu

    Kalau Mamanya Ada Dua…..

    Sabtu Minggu, waktunya untuk keluarga. Babang dan dd seperti biasanya, rebutan perhatian kalau mamanya libur kerja. Minggu pagi, barusan selesai menjemur cucian, rumah masih berantakan. Dd minta ditemani lihat kartun dilaptop. Babang minta ditemani main lego. Pas pula papanya lagi sibuk membenahi kandang ayam didepan rumah. Mamanya jadi lincah lari2. Temani dd sebentar pilih hidupin laptop dan pilih2 kartun yang mau dilihat. Pindah mengarahkan babang untuk menyusun legonya. Pindah lagi nengok papa yang lagi mindahin ayam-ayam ke kandang sementara. Masih bersama papa, Babang dan dd dah teriak-teriak minta ditemani. Aduh, seandainya bisa membelah diri kayak amoeba. “Sebentar lah nak, mamanya kan cuma satu, gantian ya” Saya coba membujuk supaya mereka…

  • PengalamanKu,  SatriaKu

    Pilih Oreo atau Handphone?

    Beberapa hari yang lalu lihat iklan yang cukup kreatif dan menggelitik plus menyindir dengan sangat tepat menurut saya. Seorang ayah yang nampak menunggui putrinya yang sedang bermain, namun asyik dengan gadget dalam genggamannya. Si anak tampaknya pengen ayahnya terlibat dalam permainan dengannya, bukannya hanya duduk menunggu tapi perhatiannya pada hal lain. Saya rasa inilah gambaran sebagian besar orang tua saat ini, lebih asyik dengan gadget dibanding bermain dengan anaknya. Jadi ingat juga pada postingan seorang teman di FB beberapa waktu yang lalu, yang memperlihatkan kondisi keluarganya. Dia menampilkan sebuah foto dimana dia, suami dan anaknya duduk dalam satu ruangan. Suami asyik dengan laptopnya, dia sendiri asyik dengan BB nya, sementara…