Transportasi Aman dan Nyaman, Perjalanan pun jadi Menyenangkan

pengalaman naik kapal laut

Transportasi Aman dan Nyaman, Perjalanan pun jadi Menyenangkan. Iya, apalagi jika perjalanan yang ditempuh adalah perjalanan jauh, antar kota antar propinsi, bahkan bisa jadi antar pulau. Perjalanan yang jauh dan lama pun tak akan begitu terasa menjemukan dan melelahkan apabila moda transportasi yang digunakan aman dan nyaman.

Transportasi, Dulu dan Kini

2004, kabar mengejutkan itu datang. Bapak dari lelaki yang kini menjadi suami saya meninggal. Waktu itu kami belum saling mengenal. Lelaki itu merantau ke Malang, sementara asalnya dari Bengkulu. Menjadi pegawai kecil, tak memungkinkan lelaki itu pulang ke Bengkulu naik pesawat, nggak kuat bayar tiketnya yang mahal. Pilihannya adalah naik bus.

Malang-Bengkulu, ditempuh dengan naik bus. Perjalanan 3 hari 2 malam tentu sangat melelahkan. Apalagi bus juga penuh, jadi walau terpaksa, berdiri pun di jalani. Karena kalau menunggu bus selanjutnya, harus menunggu sehari lagi. Sampai Bengkulu, tentu saja Bapaknya sudah dimakamkan, tak mungkin menunggu kehadiran dirinya sampai berhari-hari.

Kejadian itulah yang lantas membuat lelaki itu bertekad untuk menjadi orang kaya. Bertekad tak akan lagi menempuh perjalanan darat Malang-Bengkulu dan sebaliknya. Jika ingin mudik, harus naik pesawat. Nggak sampai 3 jam sudah sampai Bengkulu (tanpa menghitung waktu transit). Beda sekali kan dengan naik bus, 3 hari banding 3 jam.

Sejak saat itu, memang kalau mudik, lelaki itu selalu naik pesawat.

Setelah menikah dengan saya dan memiliki anak, kalau mudik ke Bengkulu, kami juga selalu naik pesawat. Padahal saya itu pengen banget merasakan naik kapal. Walau cuma dekat, menyeberang Jakarta – Lampung, paling tidak kan sudah pernah ngerasain.

Dan keinginan saya untuk naik kapal, insyaallah akan terwujud akhir tahun ini. Ya, saya merencanakan mengambil cuti di akhir tahun dan mudik ke Bengkulu menempuh perjalanan darat.

Emang kuat 3 hari 2 malam naik kendaraan?

Nggak mau.

Lha terus gimana dong, katanya mau lewat darat?

Nggak mau kalau 3 hari, dan memang sekarang nggak butuh waktu sampai 3 hari. Jadi kemarin, ada saudara sepupu yang pulang ke Bengkulu, bawa mobil sendiri. Lewat tol, nggak sampai 24 jam sudah sampai di Bengkulu. Kan saya jadi mupeng pengen coba juga.

tol trans sumatera
Rancangan Tol trans sumatra

Saya sudah coba sih tol Malang-Surabaya-Solo untuk pulang ke Klaten. Berangkat pukul 7 pagi, jam 12 sudah sampai Klaten. Itu pun ada kena macet sekitar setengah jam pas keluar tol dan mulai masuk jalan raya biasa. Sempat istirahat pula di rest area. Seandainya semua lancar, sekitar 4 jam an saja Malang – Klaten. Padahal kalau lewat jalur biasa, bisa 8-10 jam, tergantung kondisi jalan.

Tentu saja anak-anak juga senang. Kalau lewat jalur biasa, lama, panas dan juga mereka jadi mabuk darat. Pas lewat tol kemarin, mereka bisa ceria dan nggak mabuk.

Jadi ya saya percaya banget kalau Malang – Bengkulu bakal bisa ditempuh dalam waktu 24 jam. Malang – Jakarta sudah terbentang jalan tol yang mulus dan lancar. Keluar Bakauheni, masih lewat tol lagi sampai Liwa. Apalagi kini juga sedang dikerjakan pembangunan jalan dari Lampung ke Bengkulu Selatan, daerah asal suami. Wah bakalan makin lancar saja perjalanan kami.

Antusias Pengen Naik Kapal yang Aman dan Nyaman

Saat anak-anak saya beritahu perihal rencana ke Bengkulu membawa mobil sendiri dan bakal naik kapal, mereka pun antusias sekali. Babang sempat bertanya-tanya, kalau pas naik kapal dan pengen pipis gimana? Apa pipisnya langsung ke laut.

Hehehe… ada-ada saja anak ini. Tapi ya maklumlah, kan belum pernah naik kapal. Jadi saya kasih tahu dia bahwa di kapal itu juga ada toilet, jadi perjalanan pasti bakal nyaman. Eh, padahal saya juga belum pernah naik kapal lho.

pelayanan kenyamanan kapal laut
Standar kenyamanan kapal laut

Masalah toilet, sudah terjawab. Terus Babang bertanya lagi, saat naik kapal itu apakah harus turun dari mobil?

Duh emang ya, anak-anak itu kalau bertanya terus aja mengejar. Satu pertanyaan selesai, disusul pertanyaan selanjutnya. Lha, saya kan juga belum pernah naik kapal, mana tahu harus turun dari mobil atau nggak.

Untungnya saya sudah follow akun instagram kemenhub, jadi bisa langsung nemu deh jawabannya. Untuk mengantisipasi pertanyaan babang yang lain, langsung aja saya suruh babang lihat akun instagram kemenhub. Biar dia cari informasi sendiri hal-hal yang berkaitan dengan moda transportasi laut ini.

Melihat banyak sekali infografis instagram kemenhub, babang jadi kepo untuk melihat satu persatu postingannya yang didominasi warna biru. Warna kesukaan dia, pantes aja betah. Selain instagram, Babang juga jadi ngepoin akun twitter kemenhub.

Kenapa Babang jadi kepo dengan akun media sosial kemenhub?

Karena semua kemudahan dan kenyamanan transportasi itu diupayakan dibawah koordinasi kementerian perhubungan. 

Jalan tol yang membentang panjang, kapal feri yang pelayanannya makin bagus, kondisi pelabuhan yang aman dan nyaman. Semua itu diupayakan untuk membuat pemakai transportasi merasa aman, dan nyaman. Selain itu juga untuk menjamin keselamatan selama di perjalanan. Sehingga perjalanan jauh tetap terasa menyenangkan dan tak membosankan.

Duh, nggak sabar rasanya nunggu bulan Desember dan merasakan bisa naik kapal laut menyeberang ke pulau Sumatra.

Kalau kamu, punya pengalaman naik kapal laut? Ceritain dong gimana rasanya naik kapal laut

15 Comments

  1. Tapi sekarang mau lewat darat, laut , udara alhamdulillah nyaman, aman, dan bisa disesuain budget apalagi ada OTA kan bisa cari promo tiker. Yang jelas semua transportasi terutama yang ekonomi berubah kualitasnya jadi lebih baik, aku malah sekarang nyarinya yang ekonomi mulu karena menurutku sudah nyaman dan harganya tentu murah

  2. Perjalanan ke Sumatra jadi menyenangkan ya Mbak. Ada lho beberapa orang yang memang malah takut naik pesawat. Nah lewat jalur darat sekarang dipermudah. Alhamdulillah ya Mbak. Wah siap menanti cerita selanjutnya nih.

  3. Semoga fasilitas dan kualitas pelayanan transportasi di Indonesia terus membaik yaa mbak. Dan semoga makin merata, ke seluruh wilayah di Indonesia.

  4. Aku ke Lampung naik kapal eksekutif yang nyaman mba dan sangat menyenangkan zekali. Skarang transportasi semakin bagus ya mba

  5. Aku belum pernah naik kapal laut.. Hehehe. Sekarang transportasi umum emang makin nyaman dan aman ya Mak. Aku sih seringnya naik kereta. Seminggu sekali bulak balik Bandung Cimahi pake kereta bawa batita nyaman banget, dan aman.

  6. MashaAllah seneng banget pastinya ya mbak, biasanya diperjalanan ke Bengkulu bisa memakan waktu berhari-hari setelah ada jalur alternatif gak ada 24 jam udah sampe

Leave a Reply to Oline Cancel reply