Menjelang maghrib waktu Malang saat bis yang saya naiki memasuki area terminal Arjosari, Malang. Sore ini saya baru kembali dari menunaikan tugas ke Bangkalan, Madura. Setelah bus berhenti di area penurunan penumpang, saya pun turun, lalu mengeluarkan handphone dari saku, berniat memesan taksi online untuk mengantar ke rumah.
Pesanan sudah terkonfirmasi, saya pun menunggu di pos biru, area di kawasan terminal yang disediakan untuk penjemputan penumpang oleh ojek/taksi online. Saat menunggu, sebuah pesan masuk, dari pimpinan.
“Bu, ada kegiatan di Jakarta. Pembukaan sudah sore ini. Kegiatan inti besok pagi. Bisa berangkat ya?”
Mengeluh?
Tidak dong. Saya jawab pesan tersebut dengan 1 kata saja. SIAP!
Lalu file undangan pun dikirimkan pada saya, serta pemberitahuan bahwa surat tugas sedang berproses.
Jadi, dalam perjalanan ke rumah, di dalam taksi online, saya cari tiket pesawat ke Jakarta. Dari Malang, pesawat paling pagi ke Jakarta adalah pukul 09.15. Kalau pakai ini, bisa-bisa pas jam istirahat siang saya baru sampai lokasi acara. Telat banget, dan itu bukan ciri saya. Jadi pilihannya adalah naik pesawat pagi dari Surabaya. Penerbangan sebelum jam 7.
Ah, baru pulang, dan besok dini hari harus ke Surabaya lagi. Seandainya pemberitahuan ini disampaikan pagi atau siang, pastinya dari Madura tadi saya bisa langsung ke Juanda saja, naik pesawat malam menuju Jakarta.
Tapi menyalahkan keadaan juga tak ada gunanya. Jadi jalani saja. Masih ada waktu istirahat beberapa jam, dan juga pamitan ke anak-anak, karena besok dini hari, mamanya ini harus berangkat bertugas kembali. Resiko abdi negara, harus siap bertugas setiap saat.
Perjalanan ke Azana Suite Hotel Cilandak
Pukul 3.00 dini hari, saya sudah meninggalkan rumah. Menuju bandara Juanda, Surabaya. Jadwal pesawat saya pukul 07.00, dengan harapan sekitar jam 9 saya sudah sampai lokasi acara di Azana Suite Hotel Cilandak.
Manusia berencana dan berharap, tapi kadang kenyataan tak sesuai harapan dan rencana. Dan kenyataan pagi ini adalah pesawat delay hingga 1 jam lebih. Saya pun konfirmasi ke pihak panitia, memberitahukan bahwa saya akan terlambat ke acara karena pesawat delay.
Setelah drama delay pesawat, macet dari bandara Soekarno Hatta menuju Cilandak, jam 11 lewat belasan menit, sampailah di lokasi, Azana Suite Hotel yang berada di Jl. Pangeran Antasari No.75, RT.12/RW.13, Cilandak Baru, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Lapor ke resepsionis dan langsung diarahkan menuju ke lantai 3, menggunakan lift di sisi kanan meja resepsionis.
Keluar lift di lantai 3, berdasar papan penunjuk nama instansi, saya pun membuka pintu ruangan. Melapor bahwa dari Malang. Oleh koordinator kegiatan, dipersilakan duduk.
Belum lama duduk, langsung dikagetkan dengan pertanyaan tak terduga
“Bu Nanik ya, udah siap jadi pemateri bu?”
Hah, langsung refleks menatap Beliau, yang malah senyum-senyum melihat saya kaget. Kaget lah, karena info dari pimpinan, saya ke sini tuh sebagai peserta penyiapan materi bimtek, bukan narasumber/fasilitator.
“Tenang bu, duduk dan minum dulu. Ngajarnya bukan sekarang, sekarang persiapan materi dulu. Ngajarnya minggu depan”
Langsung menghela nafas lega. Ternyata kena prank aja, buat mencairkan suasana.
Ok lah, saya pun langsung buka laptop, bergabung dalam kelompok dimana nama saya sudah ditetapkan ada di kelompok tersebut. Mulai membaca beberapa referensi materi, berdiskusi dan menyusun materi.


Diselingi makan siang, coffe break, sholat yang ternyata mushola ada di samping ruang rapat. Lanjut kerja lagi. Lalu datanglah waktunya makan malam dan snack malam. Saya tetap di ruang rapat. Sengaja fokus kerja di situ saja, karena kalau di seling ke kamar dan udah lihat kasur, takut malah terlena dan kerjaan tidak selesai. Menjelang pukul 21.00, barulah saya masuk ke kamar.
Suite Luas dan Nyaman
Untuk menuju kamar, saya mesti turun ke lantai 1, lewat lagi depan resepsionis. Lalu naik melalui lift yang ada di sisi kiri meja resepsionis. Ini lift khusus untuk akses ke kamar, jadi mesti punya kunci untuk menuju lantai yang diinginkan. Kamar saya ada di lantai 5.
Membuka pintu kamar, langsung wow… istimewa. Sesuai namanya, Azana Suite hotel, maka kamar yang saya tempati juga tipe suite. Ada dapur lengkap dengan kompor gas, oven, kulkas dan juga wastafel.

Ada ruang tamu lengkap dengan meja dan sofa. Sebuah televisi layar datar dengan banyak pilihan channel. Bahkan ada sebuah tenda kecil warna pink dan mainan anak-anak. Cocok kalau bawa anak kecil ke sini, bisa diajak berkemah di dalam rumah.


Ada dua kamar di sini. Kamar utama dengan ukuran lebih besar. Dengan tembusan pintu langsung ke kamar mandi. Jadi kamar mandi pintunya ada dua. Satu mengarah ke kamar utama, satu lagi mengarah ke ruang tamu. Kamar utama ini sudah ditempati rekan saya. Tapi saya diijinkan untuk memotret penampakannya.

Kamar kedua, adalah kamar yang saya tempati. Lumayan besar juga. Lengkap dengan meja kerja, dengan banyak rak. Sebuah almari kayu besar untuk tempat pakaian, serta televisi layar datar yang tetap dalam kondisi mati sampai saya chekout.


Usai membersihkan diri, saya pun segera menarik selimut. Melalui malam dengan lelap. Pekerjaan dapat dilanjutkan besok pagi, namun hak istirahat bagi tubuh harus saya penuhi. Saya harus tetap menjaga kesehatan, karena masih banyak tugas-tugas lanjutan menanti.
Resto Kecil dengan Banyak Pilihan Menu
Sarapan ada di area resto di lantai lobby. Areanya tidak terlalu luas, beberapa set meja kursi tertata dengan rapi dan memudahkan para tamu untuk bergerak leluasa. Walau kecil, tapi pilihan menunya banyak, dan di tata dengan baik dan memudahkan para tamu untuk mengambilnya.
Saya tertarik dengan menu nasi liwet yang dibungkus dengan daun pisang, ditaruh dalam wajan berbahan tanah liat yang diletakkan diatas anglo, demikian juga dengan kelengkapannya. Ada tumis kacang panjang, kering tempe, kentang mustofa dan juga tofu goreng.

Pilihan buahnya yang saya suka, tidak hanya irisan semangka, melon dan pepaya, tapi ada buah-buahan lokal Indonesia lainnya. Jeruk, salak dan juga pisang berlin.

Irisan buah diletakkan dalam almari pendingin, beserta dengan salad buah dan sayur, jus, susu serta yoghurt. Penempatan ini untuk memastikan bahwa isinya selalu dalam keadaan segar saat dikonsumsi oleh para tamu.
Bagi penyuka makanan pedas, nah banyak pilihan sambalnya di sini. Silakan bisa pilih sesuai selera, mau yang merah atau yang hijau ada. Mau yang mentah atau matang juga ada.


Bagi yang suka sarapan bubur, ada pilihan bubur ayam, dengan banyak sekali topping yang bisa di pilih. Silakan meracik sendiri sesuai selera. Tapi saat itu saya memilih bubur manis saja, alias bubur kacang hijau, ketan hitam dan juga bubur sumsum. Dicampur dalam satu mangkuk, ditambah sesendok santan.


Pagi-pagi, kalau di rumah saya biasa menikmati kopi dan gorengan. Nah disini juga ada. Kopi teh yang sudah jadi, tinggal tuang dan tambah gula sesuai selera. Ada juga mesin pembuat kopi, yang memberi keleluasaan pengunjung untuk menikmati kopi jenis apa. Tinggal racik bahan, tekan tombol, jadi deh.


Selain kopi dan teh, ada pilihan air mineral, infused water dan juga jus buah. Bahkan ada jamu juga lho, cocok bagi yang suka minum jamu di pagi hari.


Anda penggemar mie instan? Ada juga dong di sini. Merk mie instan legend kebanggan kita, ada juga mie produk Korea (atau Jepang). Stand mie instan ini pas di dekat pintu masuk area resto, bersebelahan dengan stand telur dan pancake.

Sarapan ala Eropa pun pasti ada. Sereal dan aneka roti tersedia lengkap. Pokoknya pasti kenyang deh sarapan di sini, karena pilihan menunya ada banyak. Ini saya nggak motret menu makan utamanya, nasi dengan sayur dan lauknya ya.


Usai sarapan, saya kembali ke ruang rapat. Melanjutkan pekerjaan semalam yang butuh di review dan dirapikan kembali. Tepat pukul 11.30, saya meninggalkan azana suite hotel Cilandak, kembali ke Malang dengan tubuh lebih fresh karena semalam tidur nyeyak, dan memperoleh asupan sarapan bergizi dan lezat.
Ya ampun Mbak Nanik. Gak rontok apa itu badannya? Hahahaha. Jadi cuma beberapa jam aja di rumah terus langsung cus ke Jakarta ya. Kalau bukan orang yang sehat pasti lelah banget itu sampe Cilandak terus langsung ikutan bimtek. Jangan lupa badan dikasih bala bantuan vitamin ya Mbak. Biar bisa stay strong.
Lihat kamarnya jadi kagum banget. Sayang ditinggali sendiri ya Mbak. Kamar seluas dan selengkap itu. Secara ya sekelas suite. Jadi dilengkapi dengan dapur kecil, sofa, meja tamu, dan tentu saja kasur yang gede dan nyaman.
Next time ke Bekasi atau Jakarta kasih taunya jauh-jauh hari. Biar bisa ngatur waktu ketemuan. Kemarin itu sudah penuh dengan jadwal meeting dimana-mana karena memang lagi banyak progam yang harus diikuti. Mau direschedule kok gak bisa karena melibatkan banyak orang.
Sehat-sehat terus Mbak.
saya pun bakal pilih nasi liwet aja hehehe
karena rasanya lebih membumi
Jadi penasaran dengan Azana Suite Hotel, apakah semua kamarnya tipe suite?
Asyik juga bawa anak-anak ke sini untuk staycation
Bisa puas bermain dan ortunya bisa memperkuat bonding dengan mereka
Buah lokal begini pasti lebih menarik minat turis mancanegara dibanding potongan Mellon ya mbak.
Ada chiller juga jadi tetap segar.
Tapi yang menarik minat justru cobain mie instan. Hoahaha..
Btw, akhirnya tetap jadi pemateri juga mbak?
Wah Mbak Nanik, baca ini tuh serasa ikutan ikut mini staycation dadakan hehehe. Dari drama delay pesawat sampai cozy banget masuk ke suite-nya — bener-bener bikin mupeng! Kamar lengkapnya kayak mini apartment tuh serasa bisa bawa keluarga nginap lebih lama lagi qiqiqiii. Terus detail soal sarapannya bikin aku ngebayangin nikmatnya nasi liwet + kopi pagi. Makasih sudah share pengalaman nyata dan relatable banget ini, Mbak. Keep travelling dan cerita-cerita seru lainnya ya!