• KulinerKu

    Bumi Bergetar kala Menikmati Semangkuk Bakso President

    Hari ini menjadi hari bersejarah untuk saya, setelah 14 tahun tinggal di Malang, akhirnya saya bisa mencicipi bakso President yang katanya legendaris. Bakso president terletak di Jalan Batanghari no 5, Malang. Tepatnya di belakang hotel Savana, di samping rel kereta api. Kalau sedang beruntung, bisa menikmati bakso sambil melihat kereta api melintas. Bakso president sudah ada sejak tahun 1977. Dinamai president, karena dulu letaknya di belakang bioskop president. Walau kemudian bioskop itu berubah menjadi pusat perbelanjaan, dan sekarang berubah lagi menjadi hotel, namun nama president tak berubah. Saya sering melewati kios bakso President ini, kalau hari Sabtu dan Minggu, pasti ramai sekali. Banyak mobil ber plat luar Malang yang parkir…

  • KulinerKu,  WisataKu

    Menikmati Sarapan di Santan Restaurant Hotel Horison Ciledug

    Sarapan, rutinitas pagi yang tak boleh dilewatkan. Kebiasaan yang tertanam sejak kecil. Ya, sejak kecil orang tua sudah membiasakan anak-anaknya untuk sarapan terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan di hari itu. Pagi hari, usai mandi dan berganti baju seragam sekolah, maka sarapan hangat sudah menanti di meja makan. Anak-anak akan menikmati sarapan dengan tenang. Kalau jaman dulu, banyak orang yang sarapannya terbiasa dengan nasi. Kebiasaan yang terbawa hingga dewasa, sehingga ada semacam candaan yang mengatakan “Belum sarapan kalau belum makan nasi”. Jadi walau sudah makan bubur, roti, buah, aneka kue, tetap saja bilangnya belum sarapan. Kalau saya sendiri, bukan termasuk orang yang harus makan nasi kala sarapan. Karena dari kecil, terbiasa…

  • Kesehatan,  KulinerKu

    Mengenal Manfaat Blonceng dan Aneka Olahannya

    Blonceng, masuk dalam kelompok tanaman labu. Ada yang menyebutnya labu air. Buahnya memanjang, bisa sampai 1 meter kalau media tanamannya bagus. Blonceng berwarna hijau muda, tanamannya merambat. Kalau di biarkan di tanah, kurang bagus untuk buahnya karena pertumbuhannya tidak bisa maksimal. Sehingga sebaiknya dirambatkan pada media bambu. Pertama kami menanam blonceng dulu, dirambatkan ke atap gubuk di sawah. Namun karena daunnya rimbun sekali, malah ada ular yang bersarang di situ. Akhirnya kami tak pernah lagi merambatkan tanaman ke atap gubuk. Kini, kami menanam blonceng di antara tanaman jagung. Di beri rambatan berupa bambu. Blonceng ini cepat sekali berkembangnya, cepat pula menghasilkan buah Hasil panen blonceng pertama Blonceng bisa diolah menjadi…

  • KulinerKu

    Berburu Kuliner Enak dan Murah di CFD Solo

    Hari Minggu kemarin, saya berkesempatan jalan-jalan ke CFD di kota Solo, yang berada di sepanjang jalan Slamet Riyadi. Saya memulai perjalanan dari depan stasiun purwosari, menyusuri sepanjang jalan yang dijadikan area CFD. Kalau pas di CFD gini yang saya suka adalah banyaknya penjual makanan. Lagian belum sarapan, jadi pas lah, sekalian cuci mata dan kalau cocok, mengisi perut juga. Dan ini lah sebagian makanan yang masuk dalam lensa kamera handphone saya. Intip goreng Intip adalah kerak nasi. Biasanya jaman dahulu orang memasak nasi menggunakan periuk. Setelah mendidih, api dalam tungku di matikan, tinggallah baranya saja. Nah, nasi dalam periuk akan matang dan didasarnya ada keraknya. Kerak ini lalu di jemur,…

  • KulinerKu

    Ini Penyebab Masakan Lelaki Selalu Istimewa

    Gulai kepala kakap dan kacang panjang “Karena masakan papa itu istimewa” Begitulah komentar anak-anak setiap kali semangat makan kala papanya yang yang memasak. Kalau saya yang masak, sambutan mereka biasa saja. Terus saya jadi iri gitu? Nggak juga lah. Sedih aja sih, karena masakan saya belum dapat predikat istimewa dari anak-anak. Tapi saya sadar diri kok, karena memang suami itu guru saya dalam hal masak memasak. Iya, saya isi aslinya nggak bisa masak. Saat awal-awal menikah, saya dan suami selalu ke pasar bareng. Suami yang belanja bahan-bahan untuk dimasak, memilih bahan dan juga tawar menawar. Saya ngintil aja dibelakangnya, mengamati dan jadi tukang bawa barang belanjaan.

  • KulinerKu

    Kuliner Khas Daerahku Bernama Masakan Ibu

    Suatu kali, seorang anak pulang dari perantauan. Lama tak bertemu dengan kedua orang tuanya, ada rindu diantara mereka. Sang anak pun lalu mengajak kedua orang tuanya makan di luar. Di warung makan yang cukup terkenal di daerahnya. Warung makan yang sering dilewatinya kala kecil dulu. Warung makan yang hanya mampu dia pandang dari jauh, karena untuk masuk ke situ tentu saja dia tak ada uang. Kini dia sudah bekerja. Walau belum mapan, tapi ada lah sedikit tabungan untuk menyenangkan hati kedua orang tuanya. Dengan mengajak kedua orang tuanya makan di sana, dia ingin melihat mereka berdua bahagia. Dia ingin menunjukkan, bahwa dia kini bisa dan mampu mengajak keduanya menikmati aneka…

  • KulinerKu

    Waluh Sebesar Bocah, Sayang tak Bisa Mengolah

    Waluhnya enak buat dipeluk-peluk Suatu hari suami pulang dari sawah membawa buah waluh yang sangat besar. Langsung membuat takjub anak-anak karena ukurannya yang besar. Kata suami beratnya sekitar 11 kilo. Si bocah yang antusias langsung cerita tentang halloween, dia mengira labu itu akan dibuat menjadi seperti bentuk labu yang sering di bacanya di majalah. “Muat ini, Ma kalau” kepalaku dimasukkan. Ayok, Ma buatin labu halloween buat aku” “Janganlah nak. Ini kan makanan, bukan buat mainan.” “Emang enak dimakan? Kalau gitu ayo cepat, Ma. Mama masak sekarang”

  • KulinerKu

    [Trip] Ayam Penyet Pak Tjomot, Makassar

    Ke Makassar kok bukannya makan coto, malah makan ayam penyet? Ayam penyet di Malang juga banyak, bikin sendiri di rumah juga bisa. Begitu kali ya, tanggapan spontan kalau saya bilang di Makassar kemarin, saya bukannya menikmati coto tapi malah ayam penyet. Tapi sebelum menanggapi, baiknya baca kisahnya dulu. Pasti ada dong penyebabnya kenapa saya malah makan ayam penyet di Makassar. Jadi begini. Pas malam tahun baru Imlek kemarin, kan saya kebetulan ada tugas di Makassar. Karena ada miskomunikasi antara pimpinan saya dan pihak pengundang, sehingga saya nggak dapat fasilitas makan selama di sana. Cuma dapat sarapan aja, karena memang fasilitas dari hotel. Jadilah, saya harus cari makan sendiri. kebetulan saya…

  • KulinerKu

    Mie Lendir, Manis dan Pedasnya Mantap

    Lendir, mendengar kata ini bisa jadi dalam pikiran kita terbayang “sesuatu” yang tidak baik, menjijikkan. Tapi tidak dengan yang satu ini, yaitu mie lendir. Pertama baca tulisan “mie lendir” pada beberapa warung makan di kota Tanjung Pinang. Sepanjang perjalanan dari hotel ke lokasi bertugas, banyak sekali yang jualan. Jadi penasaran dong tentunya, kok banyak yang menjual menu makan ini. Dan di suatu pagi, dikabari oleh teman di Tanjung Pinang, agar tidak usah sarapan di hotel, karena mau diajak mampir warung sebelum ke lokasi bertugas. Diajak makan, siapa yang bisa nolak.

  • KulinerKu

    Nikmatnya Gonggong Bikin Ketagihan

    Gonggong. Membaca kata ini, dalam benak saya akan segera terbayang makhluk berkaki empat yang sering menjulurkan lidah, bersuara guk…guk… jika ada yang mengusik. Ya, sedari kecil, saya tahunya kalau gonggong itu identik dengan anjing. Anjing menggonggong, kafilah berlalu…. Tapi, gonggong yang mau saya ceritakan di sini, jauh sekali dari bayangan saya diatas. Gonggong yang satu ini rasanya nikmat banget, bikin ketagihan. Bahkan sepiring besar yang disajikan, bisa saya habiskan sendiri *abaikan rasa malu.