• NaylaKu

    Dialog Pagi (2)

    Sudah setengah 7 dan saya belum mandi, masih membereskan sedikit pekerjaan di dapur. Tiba-tiba datanglah dedek ke dapur, bilang kalau ingin makan mie soto. Padahal nggak ada persediaan mie soto di rumah. Lalu dia minta ganti menu, mau telur dadar. Lha kok ya pas telur di kulkas juga habis. Saya tawarkan makan pakai rawon saja, karena memang saya masak rawon, dia bilang nggak mau. Ya sudah, kalau nggak mau saya juga nggak memaksa. Saya tengok dedek sudah kembali ke ruang tengah, lalu mengambil roti tawar dan meminta tolong papanya buat mengoleskan susu coklat diatas roti tawarnya. Jadi urusan sarapan dedek sudah beres.

  • NaylaKu,  SatriaKu

    Senin Pagi Penuh Tangis

    Senin pagi bisa jadi adalah saat yang paling membutuhkan kesabaran ekstra buat saya, perjuangan juga. Setelah sabtu minggu libur, seharian bersama anak-anak, mereka bisa pakai laptop saya buat mainan, dan tiba-tiba senin pagi saya harus kembali kerja, laptop kembali saya bawa ke kantor. Biasanya anak-anak merengek, nggak ngijinin mamanya buat ngantor, “aku mau mama dirumah aja tungguin babang”, “mama nggak usah ke kantor, pintunya dd kunci hayooo…”. Jadinya harus menjelaskan pelan-pelan ke mereka berdua. Bahwa mamanya ini punya kewajiban untuk bekerja, buat mengabdi pada negara… Nah, senin kemarin lagi-lagi kehebohan terjadi. Kebetulan tanggal 10 – 13 ini saya harus ada di Jakarta, ada tugas dari negara. Saya sudah lama nggak…

  • NaylaKu,  SatriaKu

    [Jepret] Sedang Rukun

    Belajar ngetik bersama-sama, ada pembagian wilayah babang huruf-huruf bagian bawah, dd bagian atas Mendiskusikan buku apa yang akan dibeli, babang menjelaskan pada dd gambar-gambar disampul buku Babang yang menyiram, dd yang ngelap. Nikmatnya makan sepiring berdua Babang menyentuh daun-daun putri malu, dd mengamati efeknya Bekerja sama membangun menara istana dd saaaa…..yang babang Babang mewarnai gambar dino, dd mewarnai pepohonannya Sandal babang sebagai pelindung sandal dd

  • NaylaKu,  SatriaKu,  WisataKu

    [Jepret] Jogjakarta

    babang ditutup matanya dengan kain hitam, dituntun papanya untuk melewati ringin kembar di alun-alun kidul Babang mogok ga mau jalan gara-gara papanya melepas pegangan tangannya dan jalan duluan.   Pintu masuk museum benteng vredeburg. Harga tiket masuknya murah lho, cuma 2000 rupiah untuk dewasa. Buat kedua anak saya, gratis.   Babang dan dd bergaya di depan meriam di halaman depan museum

  • NaylaKu,  SatriaKu

    Aksi Berbahaya, Jangan Ditiru

    Anak-anak mulai senang bereksperimen, melakukan hal-hal yang kadang berbayaha. Makin dilarang makin menjadi. Jadinya biarkan saja, yang penting tetap ada orang dewasa disampingnya yang selalu waspada. Si dd paling suka naik-naik ke atas galon. Berpegangan ditembok dia berusaha unruk duduk diatas galon. Jika sudah mantap duduk, maka pelan-pelan dia akan berdiri, dengan satu tangan tetap berpegangan di tembok. Was-was juga saya kalau pas melihatnya. Mencoba menahan diri untuk tidak melarangnya, walau hati ketar-ketir. Biarkan saja, biar dia belajar keseimbangan. Si babang lain lagi. Senang mengangkat kakinya merambat tembok. Pelan-pelan makin naik.Kedua tangan bertumpu diatas kasur, kepala menumpu diatas bola. Lebih tepatnya mencium bola   Setelah sukses mencium bola, dia akan…

  • NaylaKu

    Kalau di tv Bisa, Ma

    Sore hari, ada bunglon mampir dihalaman. Anak-anak antusias mengamati makhluk yang seperti cicak tapi badannya besar itu. Si bunglon juga anteng aja diamati sama anak-anak, padahal mereka ribut membahas tentang hewan itu Karena si bunglon diam saja, maka dd pun mulai bertanya pada saya “Dia itu nggak bisa ngomong ya, Ma” “Nggak, dek. Bunglon itu kan hewan. Hewan itu nggak bisa ngomong. Yang bisa ngomong kan manusia” “Kalau di tv bisa, Ma” *** Kadang dilema juga saat memutuskan bahwa anak-anak boleh menonton TV. Disatu sisi, dengan menonton TV mereka bisa banyak belajar. Kosakata bertambah. Mereka bisa menilai itu orang baik atau tidak. Dengan pendampingan orang tua, mereka jadi tahu mana…

  • NaylaKu,  SatriaKu

    Bermain Sambil Bekerja

    Bermain sambil bekerja, artinya porsi mainnya lebih banyak dibanding kerjanya, dan ini menurut saya paling cocok buat anak-anak. Dunia anak itu kan dunia bermain, tapi tak ada salahnya juga sambil bermain, mereka di kenalkan dengan pekerjaan sehari-hari. Anak-anak, pasti suka bermain dengan air. Survey saya dengan sampel anak-anak teman sekantor membuktikan 🙂 Rata-rata anak-anak mereka suka sekali bermain dengan air, entah berendam, semprot-semprotan, saling menyiram bahkan juga berenang. Nah, anak-anak saya pun demikian. Anak-anak saya senang sekali bermain dengan air, kalau mandi berendamnya lama, mainannya diajak pula mandi, lalu mulailah mereka berimajinasi, mainannya diajak bercakap-cakap. Di depan rumah ada kran, disambung juga dengan selang, karena biasanya digunakan untuk menyiram tanaman.…

  • NaylaKu,  PengalamanKu,  SatriaKu

    Biarkan Saja Mereka Bertengkar

    Mempunyai 2 anak dengan jarak usia hanya 1 tahun, tentu saja saya harus bersiap mendengar dan melihat mereka bertengkar, berebut mainan maupun perhatian. Rebutan mainan, lalu saling pukul hingga salah satu diantaranya menangis. Dulu, saya berusaha mencegah mereka bertengkar. Beli apa-apa selalu 2 dan sama, biar mereka nggak rebutan. Malas banget kan, udah capek seharian di kantor, di rumah harus dengar anak-anak berantem. Jika kelihatan tanda-tanda mau berantem, maka saya cepat-cepat melerai. Jika babang ingin mainan yang sedang di pegang dd, maka saya bujuk dd untuk menyerahkan mainannya pada babang dan dd mengambil mainan yang lain, demikian pula sebaliknya. Jika sudah terlanjur berantem dan salah satunya menangis, maka segera saya…

  • NaylaKu,  SatriaKu

    Obrolan Anak-anak

    Pagi hari, saya, babang dan dd seperti biasanya sedang bermain-main di taman. Capek kejar-kejaran, kami pun menggelosor diatas rerumputan. Dari jauh terdengar deru suara pesawat, anak-anak langsung bangkit dan mendongakkan kepala ke langit, menunggu pesawat melintas. Tak berapa lama, jauh diatas, terlihat pesawat melintas, anak-anak pun makin girang, da da pada pesawat. Loncat-loncat sambil melambaikan tangan “Papa di atas sana!” kata babang. “Bental agi papa tulun!” si dd menimpali. Ah, rupanya anak-anak sudah kangen dengan papanya. Yah, sudah sebulan ini papanya tak pulang. Setelah pesawat tak lagi kelihatan dan gemuruh suaranya pun tak terdengar lagi, kami kembali duduk. Lalu terjadilah dialog antara dd dengan babang. “Bang, yuk kita ke sumata”…

  • NaylaKu,  SatriaKu

    Pekerjaan Rumah

    Sabtu dan minggu, seperti biasanya, hanya ada saya, babang dan dd di rumah. Otomatis pekerjaan di rumah harus saya handle sendiri. Kadang-kadang anak-anak ingin ikutan membantu. Awalnya dulu saya larang, mereka bukannya membantu, malah bakal bikin lama. Sampai akhirnya muncul kesadaran dalam diri saya, bahwa saya tak boleh terlalu banyak melarang, karena itu akan mematikan kreatifitas mereka. Akhirnya, saya biarkan saja kalau mereka mau membantu. Saya iya kan kalau mereka bertanya untuk menawarkan bantuan. Babang paling suka kegiatan yang berhubungan dengan air. Jadi mencuci, ngepel dan menyiram tanaman adalah pekerjaan favoritnya. Suka sekali menirukan ucapan Mbak Ju, ART saya, saat sedang mengepel lantai “Mama di kamang aja ya, sangan kesini.…