Pengertian dan Macam Jenis-Jenis Audit Energi

pengertian dan macam jenis audit energi

Pengertian dan macam jenis-jenis audit energi, adakah yang tahu tentang hal ini? Bagi saya sendiri, ini adalah hal yang baru. Selama ini kalau dengar kata audit, pasti yang kebayang 2 hal. Pertama audit keuangan, kedua audit ISO. Iya, karena 2 hal itu yang sering saya temui di kantor. Saya sih nggak mengalami sendiri, tapi sering dengar aja cerita teman-teman kantor di bagian keuangan dan juga bagian administrasi.

Jadi, audit energi itu apa sih, apa saja jenisnya, apa manfaatnya? Yuk baca sampai akhir tulisan ini, supaya kita mendapat pemahaman yang sama

Pengertian Audit Energi

Audit energi merupakan prosedur sistematik yang dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi konsumsi energi suatu bangunan, serta mengidentifikasi jika ada kemungkinan penghematan energi yang bisa dilakukan oleh pemilik bangunan tersebut. Audit energi yang dilakukan pada gedung-gedung perkantoran memang sangat berguna, namun tidak bisa disangkal jika proses mengaudit ini membutuhkan kerja keras yang sangat intensif.

Proses manajemen energi yang efektif haruslah berdasarkan pada tujuan yang telah ditetapkan dan harus diuraikan secara rinci tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Untuk memberi batasan suatu program manajemen energi di industri, perlu ditentukan secara teliti jenis dan jumlah energi yang digunakan di setiap tingkat proses manufaktur. Oleh karena itu, diperlukan suatu prosedur pencatatan penggunaan energi secara sistimatis dan berkesinambungan. Pengumpulan data kemudian diikuti dengan analisa dan pendefinisian kegiatan konservasi energi yang akan dilaksanakan.

Perusahaan audit energi melakukan proses audit energi dengan penuh ketelitian, karena proses ini merupakan evaluasi dari hal-hal yang sudah dilakukan, agar bisa menghasilkan yang lebih baik lagi. Ataupun jika dari hasil evaluasi tersebut terdapat kekurangan maka pada dasarnya layanan sewatama sendiri menyarankan untuk memperbaiki dari kekurangan tersebut.

Jenis Audit Energi

Jangkauan audit energi dimulai dari survei data sederhana hingga pengujian data yang sudah ada secara rinci, digabungkan dengan uji coba pabrik secara khusus, yang dirancang untuk menghasilkan data baru. Lamanya pelaksanaan suatu audit bergantung pada besar dan jenis fasilitas proses pabrik dan tujuan dari audit itu sendiri.

9 Survei awal atau Audit Energi Awal (AEA) dapat dilaksanakan dalam waktu satu atau dua hari untuk instalasi pabrik yang sederhana, namun untuk instalasi pabrik yang lebih komplek diperlukan waktu yang lebih lama. AEA terdiri dari dua bagian, yaitu :

1. Survei Manajemen Energi; Surveyor atau auditor energi mencoba untuk memahami kegiatan manajemen yang sedang berlangsung dan kriteria putusan investasi yang mempengaruhi proyek konservasi.

2. Survei Energi Teknis; Bagian teknis dari AEA secara singkat mengulas kondisi dan operasi peralatan dan pemakai energi yang penting misalnya boiler dan sistem uap serta instrumentasi yang berkaitan dengan efisiensi energi.

AEA akan dilakukan dengan menggunakan sesedikit mungkin instrumentasi portable. Auditor energi akan bertumpu pada pengalamannya dalam mengumpulkan data yang relevan dan mengadakan observasi yang tepat, sehingga memberikan diagnosa situasi energi pabrik secara cepat.

perusahaan audit energi
Audit energi awal

Itu dia jenis audit energi. Jadi penting bukan melakukan audit energi sesuai dengan standar? Tentunya jika Anda ingin mencari perusahaan audit energi bisa langsung menghubungi layanan sewatama dijamin dengan pelayanan terbaik dan membuat costumer puas.

24 Comments

  1. Nambah pengetahuan nih aku. Walaupun diajarin sih dulu desain hemat energi. Tapi kalo bisa bersinergi dengan audit energi, kan desainnya harus dihitung dengan benar, engga ngira-ngira aja, segini dah hemat. Makasih sharingnya Mbak…

  2. Bener banget ya, kalau ada perusahaan audit energi seperti Sewatama ini suatu bangunan bisa diprediksi bagaimana penggunaan energinya, masih dalam kategori wajar atau sudah melebih batas, lalu bisa mengambil keputusan juga dari hasil auditnya.

  3. Untuk perusahaan yang banyak menggunakan mesin seperti pabrik, memang wajib dilakukan Audit. Hasil rekomendasi Audit juga biasanya harus difollow up dalam waktu beberapa lama sesudah Audit berlangsung.
    Kalau tidak salah sebelum audit yang berikutnya berlangsung, diperiksa dulu bagaimana follow up audit sebelumnya.

  4. Waaa beraatt tapi penasaran. Jujur baru kali ini saya mendengar soal Audit Energi. Menarik infonya sih jd nambah wawasan 😍

  5. Perkantoran dan pemilik gedung pastinya akan sangat terbantu dengan adanya layanan dr Sewatama untuk audit energi. Sebab yg namanya audit, akan terus menerus dilakukan dalam jangka waktu tertentu ya, mba.

  6. Penting banget ini audit energi. Kalau bisa untuk perumahan, lebih enak lagi. Soalnya kita jadi bisa belajar untuk menghemat dan mengetahui energi ideal yang bisa digunakan.

    Keren mbak artikelnya.

  7. kementerian ESDM dulu punya unit semacam ini yang juga mencari data penghematan energi

    sayang dibubarkan dan dimerge , padahal asyik banget kalo mereka bagi2 hasil penelitian ya?

  8. Audit energi ini perlu untuk dilakukan agar bisa jelas terukur pemakaian energi yang dikeluarkan, dan apakah masih tersedia sehingga bisa selalu diantisipasi

  9. Wah, aku baru tahu dengan audit energi ini. Gak pernah tahu juga kalau suatu bangunan itu ada audit beginian. Dan iya, aku tahunya audit itu ya sola keuangan aja. Nambah ilmu deh BW ke sini 🙂

  10. Penting banget dilakukan audit energi seperti ini ya. Tentunya membuat perusahaan atau gedung mewah lebih berhemat lagi dan mengurangi penggunaan listrik. Btw,pastinya kerjaan dari tim harus maksimal nih karena dibutuhkan ketelitian ya untuk audit energinya.

  11. Ilmu baru ini mbak, ternyata banyak hal yang harus dihitung supaya penghematan berlaku di berbagai hal. Tujuannya memanfaatkan sesuatu secara maksimal dan mengurangi kesia-siaan, ya?

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan ini, ditunggu komentarnya. Please... jangan meninggalkan link hidup ya