Kembangkan Danamu di P2P Lending Akseleran, Imbal Hasil Hingga 21% per Tahun




Kembangkan Danamu di P2P Lending Akseleran, Imbal Hasil Hingga 21% per Tahun

Serius nih imbal hasilnya hingga mencapai 21% per tahun? Jangan bercanda ah, di masa pandemi gini, emang masih ada cara untuk mengembangkan dana dengan imbal dana yang bisa diperoleh hingga mencapai 21% per tahun?

Nggak bercanda. Ini serius. Lihat nih aku pasang tampang serius.

Emang sih ya, dimana-mana kalau kita lihat, baca atau dengar berita, gara-gara masa pandemi gini, perekonomian menurun. Perekonomian menurun lho ya, bukan macet. Jadi masih banyak sektor usaha yang terus bergerak. Masih banyak pengusaha, khususnya sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang terus menjalankan usahanya.

Lantas bagaimana dengan kita? Apa yang bisa kita lakukan untuk membantu perekonomian kembali bergerak?

Kok pesimis gitu sih. Biarpun rakyat kecil, kita bisa kok membantu roda perekonomian untuk terus bergerak. Kita bisa membantu pelaku UKM agar usaha mereka terus berjalan. Kita bisa memberikan pinjaman modal pada pelaku UKM.

Memupuk Semangat Berbagi di Masa Pandemi

Salah satu hikmah dari pandemi Covid-19 ini adalah munculnya kembali semangat berbagi di masyarakat. Semangat untuk saling membantu, semangat gotong royong yang memang sudah mendarah daging dalam diri bangsa kita.

Pihak yang ditolong pun, tentunya tak ingin terus terusan di tolong kan. Dia juga ingin suatu saat bisa menolong. Dia ingin mengembalikan apa yang telah diperolehnya di kala susah. Mengembalikan dengan sesuatu yang lebih baik dibanding yang pernah diterimanya dahulu.

Balik lagi ke masalah bunga yang hingga mencapai 21% per tahun. Jadi, kamu sekarang nggak heran kan, kalau ada pihak yang telah ditolong dalam pendanaan untuk usahanya, ingin memberikan yang lebih baik pada pihak yang telah menolongnya?

Iya, tapi gimana caranya supaya bisa ikut mengembangkan dana dan bisa dapat bunga hingga mencapai 21% per tahun ini?

Sabar. Pelan-pelan aja. Pertama, kamu harus tahu dulu sistemnya. Jadi, yuk kenalan dulu dengan P2P Lending Akseleran.

P2P Lending Akseleran

Akseleran merupakan startup yang bergerak dalam bidang Financial Technology (Fintech). Sistem kerjanya adalah dengan Peer to Peer (P2P) Lending, atau bahasa gampangnya adalah pinjam meminjam.

Jadi kan ya, banyak pelaku UKM yang kesulitan mencari modal untuk menjalankan/mengembangkan usahanya. Di sisi lain, banyak juga orang yang punya uang “nganggur” ngendap aja di tabungan.

Nah, Akseleran menjembatani dua pihak ini. Pihak yang pengen cari pinjaman untuk usahanya, dan pihak yang punya uang. Bisa dibilang, Akseleran itu marketplace. Tapi bukan pembeli dan penjual yang dipertemukan, melainkan peminjam dan pemberi pinjaman.

Udah jelas kan, apa itu Akseleran?

Ok, sudah jelas. Tapi emang aman gitu pinjam meminjam uang lewat marketplace? Aku aja beli barang di marketplace kadang nggak sesuai harapan.

Di jamin aman. Akseleran ini bukan perusahaan abal-abal. Akseleran sudah resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menjalankan usahanya. Selain itu, Akseleran juga sudah tersertifikasi ISO270001 full scope. Jadi dalam operasionalnya sangat menitikberatkan pada perlindungan terhadap konsumen.

Makin menarik nih. Tapi kan uangku nggak ada puluhan apalagi ratusan juta. Apa bisa aku pinjamkan di Akseleran?

Bisa banget, bahkan nggak perlu jutaan. Dengan Rp100 ribu pun udah bisa kok jadi lender di Akseleran. Lender, itu adalah sebutan untuk orang yang meminjamkan uang di Akseleran.

Cara Mendaftar di Akseleran

Di akseleran ini, ada istilah lender dan borrower. Lender adalah sebutan untuk pihak yang meminjamkan dana di Akseleran. Sedangkan borrower adalah pihak peminjam dana di Akseleran.

Untuk bisa menjadi lender, tentu saja kita harus memiliki akun di Akseleran. Kamu bisa langsung buka aja https://www.akseleran.co.id/daftar dan melakukan registrasi di sana. Kalau aku sih malas buka-buka web, jadi ya install saja aplikasi Akseleran di handphone android.

Setelah install, baru deh melakukan registrasi. Siapkan KTP dan NPWP ya. Kecuali kamu sudah hafal NIK dan juga NPWP. Eh tapi tetap harus disiapkan, karena kamu harus foto selfie sambil memegang KTP.

Aku yakin, untuk urusan bikin akun kayak gini, kamu pasti udah pinter. Nggak perlu lagi lah mesti aku kasih tutorialnya.

Yang harus aku ingatkan adalah, pastikan saat mendaftar, kamu pilih sebagai lender ya. Terus, pas sampai bagian diminta memasukkan kode referral, pastikan kamu isi dengan AKSLNANIK379581.

Kalau kamu pakai kode referral itu, otomatis kamu bakal dapat bonus saldo sebesar Rp100 ribu. Lumayan banget kan. Tapi saldo ini nggak bisa langsung kamu tarik ke rekeningmu. Saldo ini harus kamu gunakan minimal satu kali untuk memberikan pinjaman. Kalau dalam waktu seminggu nggak kamu pakai, maka saldonya akan hangus.

Setelah terdaftar, kamu akan mendapatkan kode referral baru seperti punyaku di atas. Kamu bisa mendapat manfaat tambahan dari kode referral ini, yaitu jika selama enam bulan ke depan si pengguna kode referral kita melakukan top up saldo dengan uang pribadinya dan uang itu dipinjamkan melalui platform Akseleran, maka kita berhak mendapatkan 0,5 persen dari total dana yang dipinjamkan tersebut tanpa mengurangi saldo si pengguna referral. Otomatis saldo tersebut masuk ke akun Akseleran kita dan bisa kita lakukan pemberian pinjaman kembali ke UKM yang sedang menggalang dana.

Menjadi Lender di Akseleran

Setelah terdaftar sebagai lender dan memiliki saldo Rp100 ribu, mulailah saya melihat-lihat kampanye pinjaman yang ada di sana.

Kampanye pinjaman yang sedang berlangsung di akseleran

Di setiap kampanye, sudah ada informasi yang detail. Informasi ini bisa menjadi pertimbangan bagi lender untuk memberikan pinjaman. Awalnya saya sempat bingung juga, mau memberikan pinjaman pada siapa. Untungnya pihak Akseleran mengerti kebingungan saya sebagai orang baru di sini. Saya dapat email, yang memberikan tips untuk mengembangkan dana di Akseleran. Tipsnya yaitu :

1. Pertimbangkan risiko melalui credit rating

Rating di akseleran itu mulai A++ sampai E. Namun yang disetujui untuk mengajukan pinjaman hanya A++ sampai C. Semakin baik ratingnya, maka makin rendah risiko yang diterima lender

2. Memahami proteksi asuransi

Akseleran telah bekerja sama dengan Qoala/Simasnet dalam menyediakan fitur asuransi kredit. Fungsinya adalah untuk menekan risiko gagal bayar dari borrower dengan jaminan pengembalian dana hingga 85% dari tunggakan pokok apabila terjadi gagal/telat bayar.

3. Tentukan target

Agar pengembangan dana bisa maksimal, tentu saja harus menentukan pengembangan target. Di Akseleran ada fitur kalkulator finansial yang bisa kita gunakan untuk menentukan target berdasarkan proyeksi dana yang ingin didapat atau jangka waktu. Atau bisa juga berdasarkan nominal besaran pemberian pinjaman perbulan.

Berkat informasi itu, saya nggak bingung lagi. Maka dana Rp100 ribu saya pun saya pinjamkan dalam kampanye pinjaman beragunan kontraktor transmisi dan gardu listrik.

Walaupun nilai pinjaman saya kecil, cuma Rp100 ribu, saya tetap dapat kontrak kerja sama pinjam meminjam lho. Jadi semua jelas, ada dokumen hitam diatas putih.

Begitulah pengalaman saya menjadi lender di Akseleran. Saya senang karena bisa membantu UKM yang sedang membutuhkan dana. Saya juga senang karena bisa mengembangkan dana dengan cara yang mudah melalui Akseleran. Saya senang karena bisa mendapatkan bagi hasil yang lumayan tinggi, yaitu 14.5% per tahun.

Aplikasi akseleran untuk meminjamkan dana

Kamu, yang ingin membantu pelaku UKM tetap bisa menjalankan usahanya, yuk buruan bikin akun di Akseleran. Jangan lupa pakai kode referral AKSLNANIK379581 ya, biar langsung dapat saldo Rp100 ribu.

59 Comments

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan ini, ditunggu komentarnya. Please... jangan meninggalkan link hidup ya