Liburan ke Predator Fun Park




Liburan ke Predator Fun Park kali ini kami laksanakan tanggal 25 Desember 2019, bertepatan dengan libur hari Natal. Liburan tanpa perencanaan sebenarnya. Pagi-pagi anak-anak minta jalan-jalan, saya juga lagi agak jenuh di rumah dan butuh refreshing. Ya udah klop deh. Buka-buka aplikasi traveloka experience, lalu cari tempat liburan di Batu yang harganya terjangkau, terpilihkan Predator Fun Park.

Biasanya kami tuh kalau berencana liburan malah nggak kesampaian, tapi kalau mendadak gini malah bisa langsung berangkat.

Liburan ini juga sekaligus hadiah ulang tahun buat ketiga bocah yang lahir berurutan bulan. Kakak di bulan Agustus, Babang di bulan September dan Toto di bulan Oktober

Tentang Predator Fun Park

Predator Fun Park merupakan taman konservasi predator pertama di Indonesia. Berlokasi di Jalan Raya Tlekung No. 315 Batu, Jawa Timur. Memiliki berbagai macam koleksi hewan predator mulai dari ikan piranha, ikan pari, berbagai species buaya dan masih banyak lagi.

Predator fun Park merupakan taman rekreasi yang berada di bawah manajemen Jatim Park Group. Taman ini memiliki berbagai wahana permainan yang teramat menyenangkan untuk dicoba. Mulai dari permainan untuk anak anak sampai anjungan untuk berfoto dengan Buaya dan Ular.

Di sini kita juga bisa memberi makan hewan predator secara langsung. Berani kasih makan pada ikan piranha? Atau mau kasih makan pada buaya? Bisa dilakukan di sini. Tentunya dengan didampingi oleh pegawai di sana dengan tetap mentaati aturan yang ditetapkan agar kegiatan ini tak membahayakn bagi pengunjung.

Berbagai koleksi hewan predator purba juga ditampilkan disini. Tak cuma melihat koleksi hewan predator, kita juga bisa mencoba berbagai wahana yang ada, antara lain  Waterpark, Croco Train dan Extreme Trampolin, serta berbagai kuliner unik untuk membuat liburan  lebih menyenangkan.

gerbang predator fun park
Gerbang predator fun park

Jam Buka, Harga Tiket dan Prosedur Masuk Predator Fun Park

Predator Fun Park buka mulai pukul 08.30 hingga pukul 16.30 setiap harinya. Harga tiket untuk hari biasa 50 ribu, sementara untuk akhir pekan dan hari libur 70 ribu. Karena 25 Desember kemarin pas libur Natal dan bertepatan juga dengan masa liburan sekolah, harga tiketnya adalah 70 ribu per orang.

Kami sampai di Predator fun park sebelum jam buka, sekitar jam 8 lewat sudah sampai sana. Sengaja berangkatnya pagi-pagi untuk menghindari kemacetan dan juga biar bisa puas menikmati suasana di dalam. Usai mengambil tiket di loket, kami berempat duduk-duduk di bangku yang tersedia di luar, menunggu pintu masuk di buka.

Menjelang pukul 08.30 berkumandang lagu-lagu perjuangan, pertanda pintu sudah mau di buka. Namun sebelum itu ada tarian selamat datang untuk menyambut para pengunjung. Sebelum acara tarian, ada musik jedar jeder yang membuat Toto takut dan akhirnya mengajak menjauhi pintu masuk. Malah pakai acara nangis dan ngajak pulang pula. Saya pun menjauh, berusaha menenangkan dia, membujuknya supaya menunggu sebentar karena di dalam nanti bakal menyenangkan.

predator fun park
Pintu masuk berhiaskan telur buaya

Setelah tarian usai dan tak ada lagi suara musik jedar jeder, barulah Toto mau di ajak masuk. Kami pun lalu mengantri di pintu masuk. Menyerahkan gelang tanda masuk untuk di pasangkan oleh petugas. Tas kami di periksa. Setelah memastikan tak ada makanan maupun minuman di dalam tas barulah kami boleh masuk. Jadi kalau ketahuan ada makanan/minuman, akan di ambil dan di tahan di pintu masuk. Nanti setelah selesai kunjungan dan keluar, bisa diambil lagi

Mengenal Berbagai Hewan Pemangsa di Ruang Diorama

Begitu masuk, si Toto langsung ceria. Saat pertama masuk ada banyak diorama dan juga pajangan hewan-hewan predator. Kebanyakan sih buaya, tapi ada juga ular. Ada diorama suasana pasar dengan penjual dan pembelinya adalah buaya, diorama Predator idol dan masih banyak lagi. Kayaknya ini untuk menarik minat anak-anak, supaya nggak takut sama hewan predator.

predator fun park
Bergaya di replika buaya berkostum kuda lumping

Bagaimana pun, kalau dengar kata predator kan yang kebayang binatang pemangsa yang buas gitu. Yang harus di jauhi, bahkan di bunuh supaya nggak membahayakan bagi manusia.

aneka macam reptil
Aneka macam reptil

Di sini juga disajikan berbagai informasi mengenai hewan predator ini. Pokoknya anak-anak, kalau mau baca keterangan yang disertakan, pasti bakal banyak memperoleh informasi tentang hewan predator. Sebenarnya Babang pengen berlama-lama membaca, tapi Toto udah ngajak berpindah aja. Jadinya informasinya di foto saja, ntar di baca pas sudah di rumah

anatomi buaya
galeri telur buaya

Ketemu Predator Hidup

Usai dari ruang diorama, masuklah ke “alam liar”, ketemu sama predator hidup. Ada buaya, berbagai macam ular dan juga berbagai macam ikan. Tenang saja, semua hewan tersebut di tempatkan di kandang yang aman, ada batas bagi pengunjung dan juga banyak papan peringatan. Selama mematuhi peraturan, insyaallah aman.

taman buaya predator fun park
Taman buaya

Di sini, pengunjung juga boleh memberi makan pada ikan piranha lho, tapi tetap ya harus mengikuti arahan dari petugas. Ikan piranha ada di kolam besar. Jadi makanannya di taruh di pancing, baru deh di lontarkan ke dalam kolam. Nanti kelihatan ikan piran hanya akan berebut makanan itu. Umpannya adalah ikan lele.

predator fun park
Daftar di sini kalau pengen ngasih makan hewan predator

Untuk mengurangi kesan menakutkan, di beberapa titik tersedia spot untuk berfoto. Bagus nih foto-foto di situ buat nambah feed instagram. Namun karena Toto antusias lihat hewan, dan saya nggak bisa melepasnya sendirian, kami nggak bisa berfoto si semua spot. Jadinya fotoin spotnya aja.

taman predator fun park
spot selfie predator fun park

Bersenang-senang di Playground

Puas melihat-lihat hewan predator, kamu pun menuju playground. Untuk masuk ke sini harus pakai kaos kaki. Kebetulan tiga anak nggak ada yang pakai kaos kaki, akhirnya beli deh. Masuk ke playgroundnya sih gratis, karena tiketnya emang sepaket ya, beli kaos kakinya itu yang mahal, 20 ribu per pasang. Jadi 3 anak ya 60 ribu buat beli kaos kaki aja.

Di sini bisa main trampoline, mandi bola, seluncuran dan banyak lagi. Lumayan lama juga kami di playground, baru berhenti setelah anak-anak capek bermain dan mengeluh kehausan.

mandi bola

Berenang di Waterboom

Dari playground kami ke foodcourt beli minum. Niatnya beli minuman, eh nyatanya mereka minta es krim.

Usai menyantap es krim, lanjut ke waterboom. Puas-puasin mereka berendam dan mainan air.

waterboom predator fun park

Sambil nungguin mereka bertiga berendam, emaknya cari camilan. Di area waterboom ini ada yang jualan juga. Beli lah milo hangat dan tahu bakso goreng. Milo seharga 8 ribu, kalau gorengannya 10 ribu dapat 4.

kolam renang

Masih belum banyak pengunjung, jadi anak-anak bisa leluasa bermain bertiga di dalam air. Kalau haus mereka naik, setelah minum nyemplung lagi. Tadinya daripada naik turun kolam, saya bawakan minumannya ke pinggir kolam. Tapi ternyata saya ditegur oleh petugas, tindakan kayak gitu nggak boleh.

Kelamaan main di air, membuat mereka lapar. Akhirnya jajan popmie deh. Harganya 10 ribu per cup. Usai makan popmie, nyemplung lagi.

Makin siang anak-anak yang berenang di kolam juga makin banyak, setelah dirasa cukup kami pun menyudahi kegiatan main air. Usai ganti baju, melanjutkan perjalanan.

Naik Aneka Kendaraan

Selanjutnya kami menuju wahana … hihi saya lupa namanya. Yang pasti kayak odong-odong gitulah tapi ukurannya lebih besar. Nggak ada biaya tambahan kalau mau naik wahana ini.

naik odong-odong
naik odong-odong

Anak-anak sudah capek dan lapar, kamipun lalu menyudahi kunjungan ke predator fun park. Walau masih ada beberapa wahana yang belum kami masuki, antara lain family house, arena outbond, coco train, rumah hantu.

Satu lagi yang saya suka disini, tempat sampahnya ada banyak, tersebar di banyak titik dan bentuknya unik. Karena taman predator, maka tempat sampahnya juga berbentuk buaya.

tempat sampah predator fun park

Demikianlah keseruan saya menemani anak-anak ke predator fun park. Kalau suatu saat Anda mau ke sini, jangan lupa bawa baju ganti supaya bisa ikut berenang di waterboom.

54 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *