Mandi Hujan Menyenangkan tanpa Risau Gangguan Masuk Angin




Mandi hujan adalah aktivitas yang sangat menyenangkan kala saya kecil dulu, tanpa mikir bakal kena masuk angin setelahnya. Tak peduli di larang orang tua, kalau hujan deras datang, langsung aja lari ke halaman, loncat-loncat kegirangan. Bagaimana membuat kegiatan mandi hujan tetap menyenangkan tanpa risau akan gangguan masuk angin, akan di bahas dalam artikel ini.

Saat mandi hujan, paling senang kalau berdiri di bawah ujung dari talang air, karena bakal kena guyuran air yang lebih besar. Kayak mandi di air terjun. Aktivitas mandi hujan ini, bakal lebih menyenangkan kala dilakukan ramai-ramai dengan teman sebaya maupun dengan kakak adik.

Biasanya setelah mandi hujan, bakal kena marah. Kalau kena marah ya diamin aja. Karena setelah kena marah, biasanya bakal dapat segelas teh manis.

Kini pun sudah masuk musim penghujan, bahkan saking derasnya hujan dan lamanya waktu hujan, hingga menyebabkan musibah banjir di mana-mana. Semoga saja yang terkena musibah banjir bisa bersabar dengan kondisi yang ada.

Saat Anak Minta Ijin untuk Mandi Hujan

Balik lagi ke soal mandi hujan. Kini, saya telah menjadi ibu dari 3 orang anak. Saat hujan deras dan anak-anak pengen bilang mandi hujan, gimana reaksi saya?

Diem sejenak.

Mikir.

Nggak apa-apa lah mereka mandi hujan, merasakan kebahagiaan dan kesenangan masa kecilnya. Karena kebahagiaan anak adalah kebahagiaan saya juga. Lagian kalau mereka asyik mandi hujan, saya kan jadi bisa mengerjakan pekerjaan lain, atau malah bisa istirahat. Duduk manis sambil scroll media sosial.

Sisi hati yang lain bilang, Jangan boleh. Ntar kalau masuk angin, saya juga yang repot. Mending kalau yang masuk angin cuma 1, kalau tiga tiganya masuk angin, terus demam, terus batuk pilek? Ngadepin anak sakit itu kan repot banget. Mau ngapa-ngapain nggak tenang. Rasanya was-was terus.

Akhirnya, jiwa sok bijaksana saya yang bilang, “Ah, biarlah mereka bahagia. Bolehin aja mereka mandi hujan, tapi nggak usah lama-lama. Tapi habis mandi hujan harus segera mandi keramas, tapi…..”

Baca juga : Keceriaan Anak-anak Bermain di Sawah

Haha… ini sih namanya nggak ikhlas kasih ijin. Ijin bersyarat, padahal kan cinta saya pada mereka bertiga itu tak bersyarat.

Akhirnya saya kumpulkan mereka, saya sampaikan persyaratan yang harus dipenuhi agar mereka boleh mandi hujan. Belum selesai bilang persyaratannya, anak-anak sudah kegirangan dan lari ke halaman. Jadilah mereka mandi hujan, sementara saya menunggui saja di emper rumah. Scroll media sosial sambil mengamati keadaan.

anak mandi hujan

Tengok kiri kanan, nggak ada anak tetangga yang mandi hujan. Dan karena rumah ada di pinggir jalan, sering pengguna jalan yang kebetulan lewat, menoleh ke arah kami. Anak-anak kecil dalam mobil menatap dengan iri, para orang tua menatap dengan tatapan yang susah diartikan.

Segera Mandi Setelah Selesai mandi Hujan

Emang nggak khawatir anak-anak bakal kena masuk angin?

Khawatir banget dong. Ibu mana yang nggak khawatir anaknya terkena guyuran hujan gitu. Kena tetesan gerimis aja udah bikin khawatir, apalagi ini sengaja kena guyuran hujan deras.

Tapi kan kita ini diberi akal, diberi kemampuan untuk berpikir dan bertindak. Bisa berupaya gimana caranya untuk mencegah sebelum kejadian dan juga mengobati kalau memang kejadian. Jadi ya, tenang saja.

Babang yang pertama menyudahi acara mandi hujannya, segera ke kamar mandi, saya suruh mandi keramas. Sementara babang mandi, saya masak air, untuk membuat teh. Jadi habis mandi, segera minum teh hangat. Kakak dan Toto masih asyik teriak-teriak kesenangan.

Selesai babang mandi, gantian kakak yang menyudahi acara mandi hujannya, sama juga saya suruh mandi keramas, habis mandi minum teh hangat. Jadi tinggal Toto sendirian yang masih melanjutkan acara mandi hujannya. Biarpun mandi sendirian, dia tetap aja gembira.

Terakhir, Toto yang mandi. Toto kan paling kecil, bukannya paling rentan kena masuk angin, kok malah paling lama mandi hujannya?

Sengaja Toto yang paling akhir, biar puas mandi hujannya. Kalau dia mandi pertama, ntar selesai mandi, lihat kakaknya masih mandi hujan, bisa ribut minta mandi hujan lagi.

Tips Terhindar dari Masuk Angin saat Mandi Hujan

Alhamdulillah usai mandi hujan, sampai beberapa hari setelahnya, anak-anak tetap sehat. Berikut tips yang saya terapkan ke anak-anak agar mandi hujan tetap menyenangkan tanpa risau gangguan masuk angin :

  1. Sebelum mandi, perut mereka harus dalam kondisi kenyang. Jangan sampai mandi hujan dalam kondisi perut kosong
  2. Usai mandi hujan, segera mandi keramas. Syukur kalau ada air hangat. Karena anak-anak nggak suka mandi air hangat, akhirnya pakai air biasa saja.
  3. Oleskan minyak telon atau minyak kayu putih ke punggung dan dada anak-anak.
  4. Setelah mandi, konsumsi minuman hangat. Teh atau coklat. Kalau ada mie instan, boleh juga konsumsi mie instan kuah. Biar kondisi di dalam perut hangat
  5. Setelah itu, usahakan untuk tidur. Capek lompat-lompatan, mandi badan jadi segar, perut kenyang, biasanya kantuk pun datang. Biarkan saja mereka tidur dengan tenang
makan bersama
Makannya semangkok bertiga

Nah, itu lah beberapa tips yang saya terapkan ke anak-anak untuk membuat kegiatan mandi hujan tetap menyenangkan dan tak risau gangguan masuk angin.

Kamu, suka mandi hujan juga kala kecil? Mengijinkan atau menolak kala kini anakmu minta ijin untuk mandi hujan?

46 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *