Gonggong, Kuliner Khas Tanjung Pinang, Nikmatnya Bikin Ketagihan




Gonggong, Kuliner Khas Tanjung Pinang, Nikmatnya Bikin Ketagihan. Gonggong? Membaca kata ini, dalam benak saya akan segera terbayang makhluk berkaki empat yang sering menjulurkan lidah, bersuara guk…guk… jika ada yang mengusik. Ya, sedari kecil, saya tahunya kalau gonggong itu identik dengan anjing. Anjing menggonggong, kafilah berlalu….

gonggong kuliner khas tanjung pinang

Tapi, gonggong yang mau saya ceritakan di sini, jauh sekali dari bayangan saya diatas. Gonggong yang satu ini rasanya nikmat banget, bikin ketagihan. Bahkan sepiring besar yang disajikan, bisa saya habiskan sendiri *abaikan rasa malu.

Gonggong, Kuliner Khas Tanjung Pinang

Gonggong merupakan biota endemik yang hidup di perairan laut kepulauan Riau dan menjadi kuliner khas setempat yang sangat diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara karena kandungan gizi dan rasanya yang lezat.

Hewan ini sangat populer di Kepulauan Riau, bahkan dijadikan ikon kota Tanjung Pinang yang merupakan ibukota kepulauan Riau.

tugu gonggong
Tugu Gonggong, Sumber gambar Tribunnews

Ada 4 jenis gonggong yaitu gonggong ayam berukuran kecil dan berwarna hitam, gonggong cangkang tipis berwarna putih, gonggong bercangkang tebal warna putih, dan gonggong merah bercangkang tebal. Semua jenis gonggong itu bisa di makan.

gonggong kuliner khas tanjung pinang
Jenis gonggong, sumber gambar wikipedia

Nikmatnya Gonggong Bikin Ketagihan

Saya kenal makanan ini saat bertugas ke Tanjung Pinang, kepulauan Riau. Saat istirahat siang, para peserta pelatihan mengajak makan di luar. Jadilah kami ke rumah makan Mandong.

gonggong kuliner khas tanjung pinang

Menunya, macam-macam. Ada cumi, udang, ikan. Pokoknya melimpah olahan hasil laut. Berhubung tak ada masalah dengan kolesterol, hajar aja segala hasil laut itu di santap. *Abaikan niat diet.

Baca juga : Mie Lendir Khas Tanjung Pinang

Nah, diantara semua menu yang disajikan, ada satu yang asing bagi saya. Kayak siput bentuknya. Orang sana menyebutnya gonggong, sebenarnya itu adalah kerang. Kata mereka, belum sah ke tanjung pinang kalau belum menyantap gonggong.

Saya pun penasaran. Tapi bingung juga, gimana cara makannya?

Terus ada yang ngajari. Jadi pakai tusuk gigi. Tusuk aja sedikit bagian daging kerang yang ada menyembul ke permukaan, lalu tarik keluar. Maka dagingnya siap disantap. Lebih nikmat, kalau di cocol ke sambal kacang yang sudah disediakan sebagai pendamping makan gonggong.

Dagingnya kenyal tapi lembut. Gonggong ini hanya di rebus dengan sedikit garam, jadi kalau dimakan tanpa sambal, menurut saya rasanya agak tawar. Dengan dicocol sambal, rasanya jadi makin nikmat. Alhasil, menumpuklah kulit gonggong diatas piring saya.

gonggong kuliner khas tanjung pinang

Usai makan, menikmati pemandangan dari meja makan. Kantukpun mulai datang. Rumah makan madong ini letaknya di pinggir teluk. Jadi mata bisa lepas melihat ke perairan. Angin semilir, perut kenyang. Pas lah untuk bersantai. Tapi waktu istirahat siang sudah habis, jadi harus kembali ke meja kerja.

28 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *