Dunia KerjaKu

Membersamai Guru SD dalam Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran

Tanggal 26 Agustus – 1 September kemarin, saya mendapat tugas untuk memfasilitasi guru-guru SD dari kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Bondowoso dalam kegiatan diklat peningkatan kompetensi pembelajaran. Diklatnya di laksanakan di Regent’s park Hotel, Malang. Dalam satu kelas jumlah pesertanya ada 40 orang

Baca juga : Pengalaman Menginap di Regent’s Park Hotel Malang

program peningkatan kompetensi pembelajaran

Salam literasi

Program peningkatan kompetensi pembelajaran (PKP) merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan, sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Program ini merupakan bagian dari program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya.

peningkatan kompetensi pembelajaran

Bersama peserta dari Bojonegoro

Kalau beberapa waktu kemarin heboh soal zonasi dalam penerimaan peserta didik di sekolah, kini ada istilah zonasi pula dalam program PKP ini. Zonasi yang dimaksud disini adalah pemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan merupakan bagian dari strategi percepatan pembangunan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan.

Zona PKP bertujuan untuk :

  • Mewujudkan pemerataan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.
  • Meningkatkan efisiensi dan efektivitas Program PKP, di mana kegiatan dilakukan secara terintegrasi dalam satu area wilayah dengan mempertimbangkan jarak, akses, dan volume guru yang ikut serta.
  • Memudahkan dalam melakukan pemetaan kompetensi, kinerja, serta aktivitas guru.
  • Memudahkan dalam melakukan pembinaan terhadap Program PKP sesuai dengan hasil pemetaan yang dilakukan.
  • Memudahkan dalam melakukan supervisi dan koordinasi Program PKP.

Ini adalah pertama kalinya saya mengajar guru SD, biasanya mengajar guru SMK. Mengajar guru SD itu menyenangkan, saya mendapat banyak pengalaman dalam mengasuh anak-anak. Belajar berbagai permainan dan juga lagu yang bisa dilakukan di dalam kelas, diintegrasikan dengan proses pembelajaran.

peningkatan kompetensi pembelajaran

Salah satu peserta sedang peer teaching

Pengalaman-pengalaman itu saya dapatkan dalam sesi peer teaching. Jadi salah satu materi dalam pelatihan ini adalah peer teaching. Guru-guru diminta untuk praktek mengajar dengan menerapkan keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Saat peer teaching inilah saya temukan semangat dan keceriaan dalam kelas. Beda sekali dengan jaman saya SD dulu, guru masuk langsung kasih materi. Kalau guru SD sekarang, masuk menyapa anak-anak, ngajak bernyanyi, ngasih permainan. Semua ini untuk mengkondisikan peserta agar siap menerima pelajaran.

Setelah anak-anak merasa nyaman, barulah guru menyampaikan materi. Karena berbasis kurikulum 2013, maka guru lebih banyak sebagai fasilitator. Guru memberikan stimulus untuk membuat siswa berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran. Dalam sesi pembelajaran inti ini pun, masih bisa diselingi dengan permainan.

keterampilan berpikir tingkat tinggi

Foto buat kenang-kenangan

Dari kegiatan ini juga, saya jadi makin tahu kalau tugas guru SD itu berat. Menyiapkan desain pembelajaran, mengelola kelas dengan jumlah siswa yang besar dan aneka ragam karakternya. Saya jadi ingat, dulu dosen saya pernah mengatakan, guru SD itu seharusnya para Doktor karena tugasnya berat dan paling susah lho mengajar anak-anak, memberikan pondasi bagi pendidikan selanjutnya.

Para peserta di kelas ini adalah Guru Inti, nantinya seletah selesai pelatihan ini, mereka harus mengajar Guru Sasaran. Pas dikasih tahu kewajiban mereka setelah selesai selesai, banyak yang jadi termangu. Saya memaklumi hal ini. Mereka terbiasa mengajar anak-anak, dan nanti diberi kepercayaan untuk mengajar rekan-rekan guru di zonasinya masing-masing. Ada yang merupakan guru senior, ada yang rekan seumuran, bahkan ada yang pesertanya nanti kepala sekolahnya sendiri. Ada yang was-was dan takut kalau menghadapi kendala di lapangan.

Saya berusaha memotivasi mereka untuk tetap bersemangat dan tak perlu takut nanti saat berhadapan dengan rekan-rekan guru di lapangan. Karena mereka yang lebih dulu tahu tentang program PKP ini. Jadi kan lebih mudah mengajarkan sesuatu pada orang yang belum tahu dibanding pada yang sudah sama-sama tahu. Untuk itu, saya pun telah berjanji, sewaktu-waktu mereka menghadapi masalah di lapangan, bisa kontak saya.

Semoga saja dengan program peningkatan kompetensi pembelajaran ini, para guru semakin terampil untuk membimbing peserta didik dalam menerapkan keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Bersama peserta dari Bondowoso

69 Comments

Setiap jejak yang Anda tinggalkan akan sangat berarti bagi sang penulis

%d bloggers like this: