Hai hai gimana kabar? Yang sudah kangen piknik mana suaranya? Sabar dulu ya, karena PPKM masih diperpanjang lagi sampai 30 Agustus untuk di Jawa dan sampai 6 September untuk luar Jawa. Kota Malang sendiri masih
Jantung pisang vs jantung hati, pilih yang mana? Hihi… nggak sebanding ya. Pastinya banyak yang milih jantung hati lah yaw. Jantung hati itu kekasih, orang yang dicintai, sementara jantung pisang itu kan bunga pisang, yang
“Ya ampun, lucu banget. Gemesh!” Begitulah komentar beberapa orang setiap kali saya membagikan foto Toto di blog maupun media sosial. Emang sih, saya yang tiap hari ketemu dan main sama dia aja juga gemes tiap
Dulu saat KKN, saya memiliki teman satu kelompok beretnis Tionghoa. Setiap kali dia telpon dengan ibunya yang berada di Medan, dia menggunakan bahasa yang tak saya mengerti. Katanya itu bahasa Mandarin. Saya suka mendengarkan aksennya.
Bagi kebanyakan keluarga, mencari hiburan di rumah adalah salah satu cara yang tepat untuk menciptakan suasana harmonis antara satu dengan yang lain. Pasalnya, daripada harus keluar-keluar rumah dan mengeluarkan biaya yang banyak, lebih baik kumpul
Liburan ke planet mochi? Emang ada ya planet bernama mochi? Hayo… kamu masih ingat nggak planet-planet dalam sistem tata surya kita? Sudah agak lupa sih. Tapi kayaknya nggak ada deh planet yang bernama Mochi. Apa
Hai Bun, masih adakah yang mengajarkan lagu Balonku Ada Lima pada anak-anaknya? Atau anaknya lebih lancar menyanyikan lagi yang sering didengarnya dari aplikasi berbagi video singkat yang sedang booming saat ini? Sebut saja namanya aplikasi
Ikhlas. Satu kata yang mudah untuk diucapkan, namun sulit untuk diamalkan. Banyak nasehat supaya kita selalu bekerja dengan ikhlas agar hidup lebih tenang dan bahagia. “Petani itu manusia paling ikhlas. Lihat saja dia beli pupuk
Me time di kamar 810 Redtop Hotel and Convention Center. Jauh amat sih me time nya? Hihi… sekalian lah. Kebetulan dapat tugas ke Jakarta 4 hari, dan karena masih masa pandemi gini, jadinya satu orang
Mendikbud, Nadiem Makarim telah memperbolehkan pembelajaran tatap muka sejak Januari 2021. Tentunya dengan beberapa persyaratan, antara lain guru dan tenaga kependidikan di sekolah sudah di vaksin, kapasitas kelas hanya 50% dari jumlah siswa, menerapkan protokol